Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Meski Jam Belajar Dipangkas Saat Ramadhan, SDN Wanasari 01 Cibitung Justru Jadi Sekolah Percontohan

Meski Jam Belajar Dipangkas Saat Ramadhan, SDN Wanasari 01 Cibitung Justru Jadi Sekolah Percontohan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Guru SDN Wanasari 01 Cibitung mempraktikkan model pembelajaran RAMAH saat pendampingan dari BBGTK Jawa Barat selama program pembelajaran Ramadhan.

Guru SDN Wanasari 01 Cibitung mempraktikkan model pembelajaran RAMAH saat pendampingan dari BBGTK Jawa Barat selama program pembelajaran Ramadhan.

INFO CIKARANG — SDN Wanasari 01 di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi ditunjuk sebagai salah satu sekolah model dalam implementasi program Pembelajaran RAMAH selama bulan Ramadhan.

Program ini merupakan inisiatif dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Jawa Barat di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan efektif meskipun waktu belajar di sekolah lebih singkat selama Ramadhan.

Iswara Ahli Madya BBGTK Jawa Barat, Chaerun Anwar, menjelaskan bahwa pembelajaran RAMAH dirancang sebagai model pembelajaran yang tetap bermakna meski durasi belajar mengalami penyesuaian.

“Pembelajaran RAMAH memiliki lima tahapan, mulai dari rekognisi pengetahuan hingga tahap hasil belajar yang kemudian dikomunikasikan kepada teman sekelas atau bahkan dipresentasikan dalam bentuk showcase di sekolah,” ujarnya saat melakukan pendampingan di SDN Wanasari 01 Cibitung.

Menurut Chaerun, konsep tersebut memungkinkan integrasi berbagai mata pelajaran dalam satu tema pembelajaran. Dengan pendekatan ini, guru dapat menggabungkan beberapa disiplin ilmu sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.

Misalnya ketika guru mengajarkan IPS, materi tersebut dapat dikaitkan dengan pelajaran IPA, pendidikan agama, hingga numerasi.

“Numerasi tidak harus berdiri sendiri sebagai mata pelajaran terpisah. Guru bisa mengintegrasikannya melalui berbagai kegiatan, seperti membaca grafik, membuat tabulasi data, hingga aktivitas pengolahan angka yang berkaitan dengan materi pembelajaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut membuat waktu belajar yang lebih singkat selama Ramadhan tetap bermakna dan target kurikulum tetap dapat tercapai.

Program pendampingan ini dilakukan melalui lima kali pertemuan selama lima minggu, dimulai sebelum Ramadhan hingga setelah Lebaran.

Dalam proses tersebut, tim pendamping memberikan observasi, refleksi, serta umpan balik terhadap praktik pembelajaran yang dilakukan guru.

Chaerun menyebut program pembelajaran RAMAH sebenarnya telah dimulai sejak Ramadhan 2025 dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya.

Ke depan, model pembelajaran ini berpotensi diadaptasi secara lebih luas di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala SDN Wanasari 01 Cibitung, Sulistyowati, mengatakan sekolahnya terpilih menjadi sekolah model karena para guru memiliki semangat tinggi untuk mengikuti program tersebut sejak awal dibuka.

Ia menilai model pembelajaran RAMAH sangat relevan dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang sedang diterapkan di sekolahnya karena mampu mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu kegiatan belajar.

“Guru akhirnya menyadari bahwa satu mata pelajaran bisa dikaitkan dengan pelajaran lain. Misalnya saat mengajarkan Pendidikan Pancasila tentang sila pertama, itu bisa dikaitkan dengan kegiatan pesantren kilat sekaligus pembelajaran numerasi melalui pengelolaan kotak amal,” jelasnya.

Sulistyowati berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi para siswa.

“Program ini sangat bermanfaat karena tanpa biaya tambahan guru bisa meningkatkan kompetensinya melalui program yang difasilitasi pemerintah, dan dampaknya tentu akan dirasakan langsung oleh para siswa,” tutupnya.

Selain SDN Wanasari 01 Cibitung, sejumlah sekolah lain di Kabupaten Bekasi juga turut menjadi bagian dari implementasi program ini, di antaranya SDN Mekarsari 06, SMPN 2 Tambun Selatan, SDN Jatiwangi 02, SDN Sukadanau 06, serta SMAN 2 Cikarang Pusat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Situasi kawasan Bundaran Galuh Mas Karawang dipenuhi kerumunan suporter saat bentrokan The Jakmania dan Bobotoh terjadi, Minggu (10/5/2026).

    Ricuh Persib vs Persija! Bentrokan The Jakmania dan Bobotoh Pecah di Galuh Mas Karawang

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bentrokan antara suporter Persija Jakarta, The Jakmania, dan pendukung Persib Bandung, Bobotoh, pecah di kawasan Bundaran Perumnas Galuh Mas arah Tol Karawang Barat pada Minggu (10/5/2026) malam. Kericuhan terjadi di tengah berlangsungnya laga panas Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang sejak lama dikenal memiliki rivalitas tinggi di dunia sepak bola nasional. Berdasarkan […]

  • Polisi Ungkap Produksi Galon Palsu Bermerek Le Minerale di Bekasi, Isi Air Sumur Tercemar

    Polisi Ungkap Produksi Galon Palsu Bermerek Le Minerale di Bekasi, Isi Air Sumur Tercemar

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tim Kepolisian dari Polres Metro Bekasi mengungkap praktik pemalsuan air minum bermerek Le Minerale. Kegiatan ilegal ini berlangsung di sebuah depot pengisian air di wilayah Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Dalam praktiknya, air yang digunakan berasal dari sumur bor tanpa proses penyaringan layak. Depot tersebut dikelola oleh pria berinisial SST (40). Ia […]

  • Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji oleh KPK.

    Daftar Kasus Korupsi di Kementerian Agama, Ada Nama Gus Yaqut

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuka luka lama dalam tata kelola penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Kasus ini bukan peristiwa tunggal. Ia menambah daftar panjang Menteri Agama yang tersandung perkara korupsi sejak era Orde Lama […]

  • Homs di Ambang Jatuh: Konflik Suriah Memasuki Babak Baru, Damaskus Terancam

    Homs di Ambang Jatuh: Konflik Suriah Memasuki Babak Baru, Damaskus Terancam

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Situasi di Suriah semakin memanas setelah Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) mengumumkan bahwa mereka telah mendekati pusat kota Homs. Penampakan sejumlah drone di atas wilayah udara kota tersebut mempertegas bahwa serangan berskala besar sedang disiapkan. Skuadron Drone “Shaheen” Diluncurkan Menurut laporan Al-Arabiya/Al-Hadath, Sabtu (6/12), faksi-faksi bersenjata mulai melancarkan serangan ke Homs dengan menggunakan drone […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau kondisi jalan rusak di Desa Karangmulya, Bojongmangu, yang menjadi jalur penghubung antarwilayah

    Tinjau Jalan Rusak di Bojongmangu, Plt Bupati Bekasi Dorong Percepatan Perbaikan dan Fasilitas Sekolah

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi infrastruktur di Kecamatan Bojongmangu. Fokus utama dalam kunjungan tersebut adalah jalan rusak di Desa Karangmulya serta fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Dalam peninjauan tersebut, Asep menemukan ruas jalan sepanjang kurang lebih dua kilometer mengalami kerusakan cukup parah. Jalan ini […]

  • Jembatan Citarum Rampung, Akses Wisata Muaragembong Butuh Perhatian

    Jembatan Citarum Rampung, Akses Wisata Muaragembong Butuh Perhatian

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Muaragembong, salah satu wilayah di Kabupaten Bekasi, memiliki potensi wisata besar dengan pantai-pantainya yang indah seperti Pantai Beting dan Pantai Bungin. Namun, akses jalan yang belum memadai masih menjadi tantangan bagi sektor pariwisata di daerah ini. Ahmad Qurtubi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alibata Muaragembong memberikan apresiasi terkait pembangunan Jembatan Citarum […]

expand_less