Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Mudik Lebaran 2026, BPBD Kab Bekasi Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor di Jalur Perjalanan

Mudik Lebaran 2026, BPBD Kab Bekasi Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor di Jalur Perjalanan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Pemkab Bekasi mengimbau pemudik Ramadhan 2026 untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti banjir dan longsor di jalur mudik.

Pemkab Bekasi mengimbau pemudik Ramadhan 2026 untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti banjir dan longsor di jalur mudik.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran 2026 agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana di sejumlah jalur perjalanan.

Imbauan waspada cuaca saat mudik lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi ini disampaikan agar para pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri melintasi wilayah yang terdampak banjir maupun rawan longsor.

Menurutnya, kondisi potensi banjir dan longsor di jalur mudik Lebaran 2026 harus menjadi perhatian serius bagi para pengendara, terutama mereka yang menempuh perjalanan jarak jauh.

“Jika pemudik menemukan jalur yang terdampak banjir atau longsor, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menerobos. Pengendara disarankan berhenti di tempat aman atau mencari jalur alternatif,” ujarnya.

Selain banjir dan longsor, masyarakat juga diminta memahami langkah keselamatan apabila menghadapi kondisi darurat lainnya seperti angin puting beliung maupun gempa bumi saat berada di perjalanan.

Dalam kondisi tersebut, pengendara disarankan segera turun dari kendaraan dan mencari lokasi perlindungan yang aman, serta menjauhi bangunan tinggi, tiang listrik, maupun kabel listrik yang berpotensi membahayakan.

Dodi juga menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan mudik. Karena itu, pemudik diminta tetap mematuhi rambu lalu lintas dan tidak berkendara secara ugal-ugalan.

Selain itu, pengendara dianjurkan beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk dengan memanfaatkan rest area maupun posko mudik yang telah disediakan di sejumlah titik jalur perjalanan.

“Pemudik juga perlu menyiapkan perbekalan seperti makanan, minuman, obat-obatan, serta kotak P3K untuk mengantisipasi kebutuhan selama perjalanan,” katanya.

Untuk mendukung keamanan arus mudik, **BPBD Kabupaten Bekasi juga menyiapkan Posko Kolaborasi Arus Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 yang akan mulai beroperasi pada 15 hingga 28 Maret 2026.

Posko utama berada di Mako BPBD, sementara posko kolaborasi ditempatkan di Gedung Juang Tambun yang terintegrasi dengan Posko Operasi Ketupat Jaya 2026 milik Polres Metro Bekasi.

Posko tersebut melibatkan berbagai unsur seperti TNI, kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Basarnas, PMI, hingga relawan kebencanaan.

Pembentukan posko ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas instansi dalam memberikan pelayanan, pemantauan, serta respons cepat jika terjadi kondisi darurat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, kondisi cuaca selama periode Lebaran 2026 diperkirakan relatif kondusif.

Meski demikian, prakiraan cuaca BMKG saat arus mudik 2026 masih menunjukkan potensi hujan dengan intensitas tinggi di beberapa wilayah Indonesia.

Hal ini terjadi karena Indonesia masih berada dalam periode akhir musim hujan yang biasanya mencapai puncaknya pada Januari hingga Februari dan mulai melandai pada bulan Maret.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar perjalanan mudik dan arus balik Lebaran dapat berlangsung aman, lancar, serta selamat hingga tujuan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Lebaran 2026 Bisa 13 Hari, Pemerintah Siapkan Skema WFA untuk ASN dan Pekerja Swasta.

    Libur Lebaran 2026 Bisa 13 Hari, Pemerintah Siapkan Skema WFA untuk ASN dan Pekerja Swasta

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah resmi menyiapkan skema libur panjang Lebaran 2026 dengan mengombinasikan cuti bersama nasional dan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Melalui pengaturan ini, aparatur sipil negara (ASN) serta pekerja swasta berpeluang menikmati masa mudik dan libur yang lebih panjang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan tersebut disiapkan untuk menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Di sisi lain, […]

  • Tampilan terbaru Sport Center Sukatani yang kini lebih modern, lengkap, dan jadi ruang publik favorit warga.

    Alun-Alun Sukatani Berubah Total, Kini Jadi Sport Center Modern dan Multifungsi

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Wajah baru ruang publik di Sukatani kini mulai terasa. Area yang sebelumnya dikenal sebagai Alun-Alun Sukatani, kini telah bertransformasi menjadi sport center modern yang multifungsi dan lebih representatif bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Bekasi merealisasikan pembangunan kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya menyediakan fasilitas publik yang tidak hanya mendukung aktivitas olahraga, tetapi juga […]

  • Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Tol Cipularang Bunder, Jatiluhur, Purwakarta, Kamis pagi 22 Januari 2026.

    Sebuah Mobil Toyota Innova Alami Kecelakaan di Tol Cipularang Jatiluhur, Kondisi Ringsek Parah

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Tol Cipularang, tepatnya di kawasan Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Kamis pagi, 22 Januari 2026. Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi B 1466 FQN. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.27 WIB, saat kendaraan melaju di jalur […]

  • Pelanggaran DPT di Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi, 4 TPS Direkomendasikan Gelar PSU

    Pelanggaran DPT di Pilkada 2024 Kabupaten Bekasi, 4 TPS Direkomendasikan Gelar PSU

    • calendar_month Kam, 5 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Bekasi mulai memunculkan sejumlah dinamika. Salah satu sorotan utama datang dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bekasi yang mengeluarkan rekomendasi untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Setialaksana, Kecamatan Cabangbungin. Pelanggaran yang Ditemukan Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar […]

  • Aktivitas pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi terdampak pemadaman listrik. Sejumlah usaha mengaku mengalami penurunan produktivitas dan potensi kerugian akibat gangguan pasokan listrik.

    Listrik Padam Ganggu Aktivitas Warga dan UMKM di Kabupaten Bekasi, Pelaku Usaha Mengaku Merugi

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gangguan pasokan listrik tersebut disebut menghambat berbagai aktivitas produktif, mulai dari pekerjaan, kegiatan belajar, hingga operasional usaha. Warga mengaku kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari ketika listrik padam, terutama bagi mereka […]

  • Perang Lawan Miras! Emak-Emak Kampung Jati Baru Kalimalang Turun ke Jalan

    Perang Lawan Miras! Emak-Emak Kampung Jati Baru Kalimalang Turun ke Jalan

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Jati Baru, Kalimalang, Tambun Selatan, menggelar aksi unjuk rasa menuntut penutupan tempat-tempat penjualan minuman keras (miras) dan obat terlarang. Yang menarik, aksi ini dipimpin langsung oleh puluhan emak-emak yang geram dengan maraknya peredaran barang haram di lingkungan mereka. Dalam aksi ini, para ibu rumah tangga membentangkan baliho besar berisi protes […]

expand_less