Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Curhat Warga Cluster Setia Mekar di Tambun: Rumah 30 Tahun Dihuni, Tiba-tiba Dieksekusi!

Curhat Warga Cluster Setia Mekar di Tambun: Rumah 30 Tahun Dihuni, Tiba-tiba Dieksekusi!

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Curhat Warga Cluster Setia Mekar di Tambun. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Penolakan terhadap aksi eksekusi digaungkan oleh ratusan warga Cluster Setia Mekar, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, di eksekusi tersebut dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang Kelas II pada Kamis (30/1/2025). Salah satu korban, Asmawati (65 tahun), tak kuasa menahan tangis saat rumah yang ia tempati selama 30 tahun dieksekusi tanpa peringatan yang jelas.

Asmawati menegaskan bahwa tanahnya tidak dalam keadaan sengketa dan semua surat kepemilikan lengkap serta sah secara hukum. Namun, rumah yang ia beli sejak tahun 1980 dari seorang penjual bernama Unat, tiba-tiba dieksekusi oleh PN Cikarang bersama aparat kepolisian, TNI, dan PLN.

Dengan mata berkaca-kaca Asmawati mengingat semua kenangan dengan sang suami di rumah tersebut, yang kini sirna.

Tak hanya Asmawati, penghuni lain di Cluster Setia Mekar Residence 2 juga menolak keras tindakan eksekusi ini. Bari, salah satu warga, menyebut bahwa mayoritas penghuni memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM), bahkan bagi yang belum, mereka masih dalam proses pembayaran melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Yang membuat warga kaget, tanah yang mereka beli sebelumnya sudah dicek di Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan tidak ada indikasi sengketa atau sertifikat terblokir. Namun, pada 18 Desember 2024, Ketua RT tiba-tiba menginformasikan adanya rencana eksekusi dari PN Cikarang yang kemudian terlaksana pada 30 Januari 2025.

Dengan kecewa dia menyatakan bahwa warga tidak pernah dilibatkan dalam persidangan atau dimintai keterangan, tiba-tiba rumah mereka dieksekusi.

Lebih parah lagi, menurut Bari, setelah eksekusi diumumkan, pemenang perkara bernama Nyi Mimi Jamilah meminta warga membayar Rp4 juta per meter sebagai bentuk kompensasi. Padahal, banyak warga merasa tidak terlibat dalam sengketa hukum ini.

PN Cikarang: Keputusan Sudah Final

Menanggapi penolakan warga, Humas PN Cikarang, Isnanda Nasution, menegaskan bahwa eksekusi rumah tetap harus dilakukan karena ini merupakan delegasi dari PN Bekasi dengan putusan awal No. 128/PDT.G/1996/PN.BKS sejak 25 Maret 1997.

“Keputusan ini sudah final hingga Mahkamah Agung, jadi warga tidak bisa lagi mengajukan gugatan,” ujar Isnanda.

Namun, warga merasa hak mereka diabaikan, karena sidang keberatan atas eksekusi baru akan digelar pada 10 Februari 2025, tetapi rumah mereka sudah dieksekusi sebelum ada keputusan lebih lanjut.

Dengan rasa kecewa yang mendalam, warga berencana terus memperjuangkan hak mereka, termasuk mengajukan gugatan perlawanan atas eksekusi ini.

Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat banyak warga sudah memiliki SHM tetapi tetap dieksekusi. Apakah sertifikat hak milik masih bisa menjamin keamanan tempat tinggal?*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 Pabrik Raksasa di Cikarang: Tulang Punggung Industri Nasional

    9 Pabrik Raksasa di Cikarang: Tulang Punggung Industri Nasional

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFOCIKARANG.ID – Cikarang, pusat kawasan industri di Indonesia, terus berkembang sebagai lokasi strategis bagi berbagai perusahaan multinasional dan lokal. Kawasan ini menjadi rumah bagi ribuan pabrik yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari otomotif, elektronik, hingga makanan dan minuman. Berikut adalah daftar beberapa perusahaan besar di Cikarang beserta informasi singkat mengenai pabriknya. 1. PT Unilever […]

  • Forum BPD Kabupaten Bekasi mendesak Plt Bupati Bekasi segera menandatangani Keputusan Bupati (Kepbup) Pilkades 2026. Tanpa regulasi tersebut, pencairan anggaran Pilkades di 154 desa belum dapat dilakukan meski alokasi dana telah tersedia.

    Terancam Ada Hambatan! Kepbup Pilkades 2026 Belum Ditandatangani, Anggaran di 154 Desa Kabupaten Bekasi Terancam Tak Bisa Cair

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi tahun 2026 terancam mengalami hambatan. Hingga pertengahan Juli 2026, Keputusan Bupati (Kepbup) yang menjadi dasar pelaksanaan tahapan dan pencairan anggaran Pilkades disebut belum ditandatangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja. Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) […]

  • Pemkab Bekasi mengikuti talkshow BPSDM Kemendagri secara virtual di Command Center Diskominfosantik, membahas pentingnya kepemimpinan berintegritas dalam pemerintahan.

    Pemkab Bekasi Tegaskan Komitmen Kepemimpinan Berintegritas Lewat Talkshow BPSDM Kemendagri

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi dalam talkshow yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan yang mengangkat tema “Kepemimpinan Berintegritas antara Godaan Kekuasaan dan Amanah Rakyat” ini diikuti secara virtual dari ruang Command Center […]

  • Pemilik Toko di Pondok Gede Tewas Dibunuh, Polisi Bekasi Bekuk Pelaku

    Pemilik Toko di Pondok Gede Tewas Dibunuh, Polisi Bekasi Bekuk Pelaku

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria berusia 64 tahun yang diketahui memiliki usaha sembako di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam tokonya. Penemuan jasad tersebut terjadi pada Sabtu siang, 31 Mei 2025, dan telah memicu perhatian warga setempat. Dari keterangan resmi pihak kepolisian, diketahui bahwa korban tidak meninggal secara alami, […]

  • Massa buruh melakukan aksi konsolidasi di depan PT Multistrada, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/5/2026).

    Viral Aksi Konsolidasi Buruh di PT Multistrada Cikarang Timur, Massa Padati Depan Pabrik

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah aksi konsolidasi terjadi di kawasan PT Multistrada, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (19/5/2026). Peristiwa tersebut terekam video dan ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman video terlihat massa buruh berkumpul di depan area pabrik sambil menyampaikan aspirasi secara bersama-sama. Belum diketahui secara pasti tuntutan utama dalam aksi […]

  • Tabung Proyek SPAM Bekasi Terlepas Saat Uji Coba, Sempat Picu Semburan Air

    Tabung Proyek SPAM Bekasi Terlepas Saat Uji Coba, Sempat Picu Semburan Air

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga yang melintas di sekitar proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jalan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, dikejutkan oleh semburan air dari instalasi pipa yang sedang dikerjakan, Selasa pagi (17 Juni 2025). Kapolsek Lalu Lintas Pondok Gede, Iptu Parlan, menyampaikan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian berlangsung saat […]

expand_less