Breaking News
light_mode

Penataan Pasar Baru Cikarang, Relokasi Pedagang Disertai Pengawasan Terpadu untuk Cegah Pungli

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan pencegahan pungutan liar dalam relokasi pedagang pasar tumpah Cikarang menuju Pasar Baru.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menekankan pencegahan pungutan liar dalam relokasi pedagang pasar tumpah Cikarang menuju Pasar Baru.

INFO CIKARANG — Pelaksanaan tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memberikan penegasan tegas terkait upaya pencegahan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses relokasi pedagang pasar tumpah di Cikarang.

Relokasi ini memindahkan pedagang dari bahu jalan RE Martadinata dan Kapten Sumantri ke dalam area Pasar Baru Cikarang, dengan tujuan menciptakan tata kelola pasar yang lebih tertib dan transparan.

Asep menekankan bahwa perpindahan pedagang ke pasar resmi harus menjadi momentum untuk membersihkan oknum yang selama ini diduga mengambil keuntungan sepihak.

“Pengawasannya akan terus kita lakukan. Hari ini di sini ada TNI, Polri, ada pihak Kecamatan, Desa, dan saya sendiri yang turun langsung. Kita awasi terus,” tegasnya dalam keterangan resminya dikutip Sabtu, (14/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kekhawatiran pedagang mengenai biaya-biaya tidak resmi di lokasi baru tidak perlu muncul.

Dengan berjualan di dalam pasar resmi, ruang gerak praktik pungli dipastikan semakin sempit.

“Insyaallah, namanya sudah di dalam pasar, jangan sampai ada lagi pungli. Semuanya harus sesuai aturan,” ujarnya.

Relokasi ini melibatkan sekitar 500 lapak (dolak) yang telah dipindahkan ke dalam Pasar Baru Cikarang. Sebagian pedagang sudah mulai beraktivitas, sementara sisanya dijadwalkan menyusul.

“Alhamdulillah hari ini saya meninjau pemindahan relokasi pedagang pasar tumpah dari jalan raya ke tempat semula di Pasar Baru Cikarang. Tadi ada 500 dolak. Besok kita rapikan lagi, termasuk bikin jalan air di depan dan akan kita cor karena agak tergenang,” jelas Asep.

Dalam proses relokasi, Asep juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri, aparatur desa dan kecamatan, para pedagang, sesepuh, serta organisasi masyarakat yang turut mendukung kelancaran kegiatan ini.

Selain memastikan relokasi berjalan lancar, Pemkab Bekasi berencana mengevaluasi kondisi konstruksi Pasar Ramayana, yang tercatat telah mengalami kebakaran sebanyak tiga kali.

Menurut Asep, pihaknya akan menelaah apakah bangunan masih layak digunakan atau perlu diperbaiki atau bahkan dibongkar.

“Kalau memang masih bagus, kita perbaiki. Kalau sudah jelek, mungkin kita bongkar. Kita khawatir konstruksinya, karena sudah tiga kali kebakaran, besinya bisa memuai. Nanti kita telaah dengan dinas terkait,” ujarnya.

Terkait dampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Asep menyebutkan ada potensi dari sektor parkir, kebersihan, dan listrik.

Namun ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan relokasi berjalan tertib.

“Hari ini yang penting relokasi dulu. Setelah pindah dan tertata, sambil jalan insyaallah bisa meningkatkan PAD, apalagi ini di dalam pasar, bukan di luar,” katanya.

Fasilitas penunjang, seperti tempat sampah dan area parkir, juga telah disiapkan. Jalan yang sebelumnya tergenang air akan segera dirapikan.

Asep menekankan pentingnya hak pejalan kaki dan kendaraan agar tidak terganggu oleh aktivitas perdagangan.

“Yang penting pedagang pindah dulu supaya hak pejalan kaki dan kendaraan punya hak masing-masing,” ujarnya.

Selain mengurai potensi pungli, relokasi ini diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan yang sebelumnya sering terjadi akibat pedagang berjualan di badan jalan.

“Kalau sudah di dalam, insyaallah tidak macet. Kemarin macet di luar, sekarang sudah di dalam. Kalau masih macet berarti memang banyak kendaraan,” pungkas Asep.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Jembatan Imah Buruh kembali dibuka secara terbatas.

    Jembatan Cikarang Imah Buruh Dibuka Terbatas, Jalur Motor Jadi Solusi Darurat Atasi Macet

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Jembatan Cikarang Imah Buruh yang sempat ditutup total akhirnya kembali dibuka secara terbatas pada Senin pagi (15/12/2025). Pembukaan ini dilakukan menyusul kemacetan panjang yang terjadi di sejumlah ruas jalan kawasan industri, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja. Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di akses menuju dan keluar kawasan industri […]

  • Empat Emiten Dinilai Paling Siap Mengeksekusi Proyek PSEL

    Empat Emiten Dinilai Paling Siap Mengeksekusi Proyek PSEL

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG –  Elemen asing mulai bidik proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Danantara atau Waste to Energy (WTE). Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P. Roeslani, mengungkap telah mengantongi deretan investor asing. Dia mengemukakan sejumlah negara besar, mulai dari Jepang hingga Belanda, ikut tertarik untuk terlibat dalam pengembangan proyek tersebut. “Besar-besar sih, boleh saya […]

  • Jelang Ramadhan, Vaksinasi Massal Dikebut! Pemkab Bekasi Lawan PMK

    Jelang Ramadhan, Vaksinasi Massal Dikebut! Pemkab Bekasi Lawan PMK

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah meningkatkan langkah antisipatif guna menekan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Dalam beberapa pekan terakhir, kasus PMK menunjukkan tren peningkatan berdasarkan hasil pengawasan di lapangan. Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dwiyan Wahyudiharto, menyatakan bahwa vaksinasi menjadi langkah utama […]

  • Aktivitas pedagang di sekitar SGC Cikarang kerap memicu kemacetan dan akan direlokasi secara bertahap oleh Pemkab Bekasi.

    PLT Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja Siapkan Relokasi Pasar Tumpah SGC, Jalan Tumaritis Jadi Lokasi Baru

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan langkah konkret untuk mengatasi kemacetan kronis akibat pasar tumpah di kawasan Sentra Grosir Cikarang (SGC). Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan pedagang kaki lima yang selama ini berjualan di badan jalan akan direlokasi secara bertahap mulai Februari 2026. Asep Surya Atmaja mengatakan, rencana relokasi tersebut […]

  • Dedi Mulyadi Bongkar Bangunan Liar dan Bantu Warga: Mau kan Nggak Banjir Lagi?

    Dedi Mulyadi Bongkar Bangunan Liar dan Bantu Warga: Mau kan Nggak Banjir Lagi?

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, semakin serius dalam menanggulangi masalah banjir di Kabupaten Bekasi. Saat mengunjungi wilayah Tambun Utara, ia menegaskan akan membongkar bangunan liar yang berdiri di sepanjang Kampung Gabus, mulai dari Desa Srimukti hingga Srijaya di Kecamatan Tambun Utara. Tujuannya adalah memastikan aliran sungai kembali lancar demi mencegah banjir. Dedi, […]

  • Gedung KPK di Jakarta. Penyidik memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus korupsi.

    Rumah Pemberi Suap Korupsi Sarjan Digeledah KPK, Dokumen dan Flash Disk Diamankan

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Sarjan (SRJ), tersangka dugaan pemberi suap dalam perkara korupsi proyek di Kabupaten Bekasi. Dari penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik berupa flash disk. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penggeledahan dilakukan pada Rabu (24/12/2025) sebagai bagian dari rangkaian penyidikan kasus dugaan suap […]

expand_less