Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 Terapkan TPS Digital, Pemilih Cukup Scan QR untuk Mencoblos

Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 Terapkan TPS Digital, Pemilih Cukup Scan QR untuk Mencoblos

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi. Pemkab Bekasi mulai menerapkan sistem pemungutan suara hibrida dengan menghadirkan satu TPS Digital di setiap desa.

Ilustrasi pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi. Pemkab Bekasi mulai menerapkan sistem pemungutan suara hibrida dengan menghadirkan satu TPS Digital di setiap desa.

 INFO CIKARANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi akan menghadirkan sejumlah pembaruan dalam proses pemungutan suara.

Selain tetap mempertahankan metode pencoblosan menggunakan surat suara, pemerintah daerah juga mulai menerapkan sistem pemungutan suara hibrida melalui kehadiran satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) Digital di setiap desa.

Kebijakan tersebut diatur dalam Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor 100.3.4.2/SE-97/DPMD tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Masa Bakti 2026–2034 yang menjadi acuan seluruh tahapan Pilkades, mulai dari persiapan hingga pelantikan kepala desa terpilih.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, mengatakan pedoman teknis itu disusun untuk memastikan seluruh proses Pilkades berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta tetap menjunjung tinggi prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan TPS Digital. Dalam mekanisme tersebut, pemilih cukup memindai kode QR yang terdapat pada surat undangan menggunakan tablet Android yang telah disediakan di bilik suara. Setelah menentukan pilihan, sistem akan mencetak resi melalui printer thermal sebagai bukti, kemudian resi tersebut dimasukkan ke dalam kotak suara.

Pemkab Bekasi juga telah menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kendala teknis, seperti gangguan listrik maupun kerusakan perangkat elektronik. Prosedur pemulihan data melalui kartu SD serta penyediaan perangkat cadangan disiapkan agar proses pemungutan suara tetap dapat berlangsung.

Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan, jumlah pemilih di setiap TPS dibatasi maksimal 500 orang. Data pemilih mengacu pada data kependudukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan/atau daftar pemilih Pilkada 2024.

Pedoman tersebut juga mengatur mekanisme pencalonan kepala desa. Setiap desa wajib memiliki sedikitnya dua calon dan maksimal lima calon. Apabila jumlah pendaftar melebihi lima orang, panitia akan melakukan seleksi tambahan berdasarkan pengalaman di bidang pemerintahan, tingkat pendidikan, usia, serta hasil uji tertulis dan wawancara yang dilakukan tim independen.

Sementara apabila setelah masa perpanjangan pendaftaran hanya terdapat satu bakal calon, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama panitia dapat menetapkan skema pemilihan calon tunggal yang berhadapan dengan kolom kosong.

Selain mengatur teknis pelaksanaan, Pemkab Bekasi juga menetapkan honor bagi seluruh penyelenggara Pilkades yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi. Ketua panitia desa menerima honor Rp1,3 juta per bulan, wakil ketua Rp1,2 juta, sekretaris dan bendahara masing-masing Rp1,1 juta, serta anggota panitia Rp1 juta per bulan selama enam bulan masa kerja.

Sementara itu, Ketua KPPS memperoleh honor Rp950 ribu per TPS, anggota KPPS dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) masing-masing Rp850 ribu, petugas ketertiban TPS Rp650 ribu, dan Satlinmas desa menerima Rp200 ribu per kegiatan.

Asep meminta seluruh unsur penyelenggara, mulai dari camat, BPD, panitia desa, KPPS hingga Linmas, menjaga profesionalisme dan netralitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung agar menghasilkan kepala desa yang memperoleh legitimasi kuat dari masyarakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Seorang Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Kubangan Air

    Viral! Seorang Ayah di Bekasi Tega Lempar Anak ke Kubangan Air

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan aksi seorang pria yang tega melempar anak kecil ke kubangan air. Peristiwa ini terjadi di Bekasi, Jawa Barat, meskipun belum diketahui secara pasti kapan waktu kejadian tersebut. Kronologi Kejadian Dalam video yang beredar luas, terlihat seorang anak kecil sedang bermain air di tengah […]

  • Penggunaan air tanah oleh perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi yang diduga belum membayar Pajak Air Tanah, menimbulkan potensi kehilangan PAD.

    Banyak Perusahaan di Kabupaten Bekasi Diduga Gunakan Air Tanah Tanpa Bayar Pajak, PAD Terancam

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ribuan perusahaan di Kabupaten Bekasi diduga memanfaatkan air tanah untuk operasional produksi tanpa membayar Pajak Air Tanah (PAT), menimbulkan potensi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Temuan ini mendorong pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti dan melakukan pendataan lebih akurat. Ketua Umum LSM Sniper, Gunawan, menyebut hasil investigasi lapangan menunjukkan bahwa banyak perusahaan industri […]

  • Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja telah secara resmi ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih untuk periode 2025-2030. Pengumuman tersebut berlangsung dalam sidang paripurna di Graha Paripurna DPRD Bekasi, Senin (13/1/2025). Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, turut menghadiri acara tersebut bersama […]

  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi 5 Maret 2025: Hujan Ringan di Semua Kecamatan

    Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi 5 Maret 2025: Hujan Ringan di Semua Kecamatan

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Bekasi, jangan lupa siapkan payung! Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi diprediksi akan mengalami hujan ringan sepanjang hari pada Rabu, 5 Maret 2025. Meski hujan diperkirakan tidak terlalu deras, tingkat kelembapan udara tetap tinggi, berkisar 72% hingga 98%, yang bisa membuat udara terasa […]

  • Penjualan kembang api lesu, omzet pedagang menurun.

    Keluh Pedagang Kembang Api di Cibarusah Sepi Pembeli Saat Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Imbauan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar masyarakat tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026 berdampak langsung terhadap penurunan penjualan kembang api di wilayah Cikarang dan sekitarnya. Pantauan di sejumlah titik penjualan kembang api musiman menunjukkan kondisi lapak yang relatif sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Minimnya pembeli membuat sejumlah pedagang harus […]

  • Ledakan Dahsyat di Puchong, Kebakaran Pipa Gas Petronas Lukai Puluhan Orang

    Ledakan Dahsyat di Puchong, Kebakaran Pipa Gas Petronas Lukai Puluhan Orang

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Insiden kebakaran hebat terjadi di pipa gas milik perusahaan energi negara Petronas, Malaysia, pada Selasa (1/4/2025) di daerah pinggiran Kuala Lumpur. Insiden ini menyebabkan 33 orang terluka, dengan 6 korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Selangor, Wan Md Razali Wan Ismail, menyatakan bahwa […]

expand_less