Polres Metro Bekasi Tegaskan Tak Ada Peluang Premanisme Terjadi di Pasar Baru Cikarang Pasca Relokasi SGC
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Polres Metro Bekasi memperketat pengawasan Pasar Baru Cikarang pasca penertiban pasar tumpah SGC. Layanan aduan dibuka untuk cegah pungli dan premanisme.
INFO CIKARANG – Jajaran Polres Metro Bekasi menegaskan tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme di kawasan Pasar Baru Cikarang, menyusul penertiban pasar tumpah di simpang Sentra Grosir Cikarang.
Langkah antisipasi diperkuat guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti pungutan liar, intimidasi, maupun praktik premanisme yang kerap muncul di pusat aktivitas ekonomi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menegaskan, kepolisian membuka akses pengaduan seluas-luasnya kepada masyarakat agar setiap indikasi pelanggaran hukum dapat segera ditindaklanjuti.
“Untuk mengantisipasi tidak adanya aksi premanisme, kami jajaran Polres Metro Bekasi sudah membagikan layanan pengaduan melalui layanan darurat 110 dan Curhat Langsung Bunda Kapolres (CLBK) di 0813-8399-0086. Silakan masyarakat melaporkan apabila ada aksi-aksi tersebut,” ujar Sumarni dalam keterangannya dikutip, Jumat (20/2/2026).
Patroli Rutin di Jam Rawan
Selain membuka kanal pengaduan, Polres Metro Bekasi juga mengerahkan Tim Patroli Printis Presisi secara berkala di kawasan Pasar Baru Cikarang.
Patroli dilakukan pada jam-jam rawan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan pedagang dapat beraktivitas tanpa tekanan dari pihak tertentu.
“Jajaran kami juga beberapa kali melakukan monitoring. Dari Patroli Printis Presisi secara periodik melakukan patroli di kawasan tersebut,” kata Sumarni.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, situasi keamanan di Pasar Baru Cikarang dinilai relatif aman dan terkendali.
Meski demikian, upaya preventif tetap diutamakan agar tidak ada celah bagi oknum yang mencoba memanfaatkan situasi pasca relokasi pedagang.
“Kami ingin memastikan pedagang merasa aman dan nyaman. Jangan sampai ada yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara-cara melanggar hukum,” tegasnya.
Sumarni juga menyampaikan bahwa proses penertiban pasar tumpah di kawasan SGC sejauh ini berjalan lancar.
Pedagang, warga sekitar, serta pihak terkait dinilai kooperatif dan mendukung penataan kawasan.
“Alhamdulillah warga masyarakat, pedagang, dan rekan-rekan di sekitar kawasan SGC sangat membantu. Para pedagang juga sudah pindah ke lokasi yang telah ditentukan di Pasar Baru Cikarang,” ujarnya.
Relokasi pedagang dari bahu jalan, badan jalan, hingga trotoar diharapkan dapat mengurangi kemacetan serta mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.
“Kami minta ketertiban ini tetap dijaga. Jangan lagi ada kesemrawutan sehingga arus lalu lintas bisa lebih lancar,” pungkas Sumarni.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar