Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pemkab Bekasi Ajak Masyarakat Lindungi Anak di Ruang Digital

Pemkab Bekasi Ajak Masyarakat Lindungi Anak di Ruang Digital

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Plt Kepala DP3A Kabupaten Bekasi, Titin Patimah, saat memberikan keterangan terkait upaya perlindungan anak di ruang digital di Cikarang Pusat.

Plt Kepala DP3A Kabupaten Bekasi, Titin Patimah, saat memberikan keterangan terkait upaya perlindungan anak di ruang digital di Cikarang Pusat.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat upaya perlindungan anak di era digital, menyusul terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang tata kelola sistem elektronik untuk perlindungan anak, yang dikenal sebagai PP Tunas.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi, Titin Patimah, menegaskan bahwa regulasi ini hadir sebagai respons atas meningkatnya risiko yang dihadapi anak-anak di dunia digital.

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya menyasar pemerintah, tetapi juga orang tua, pendidik, hingga platform digital.

“Tujuan utama PP Tunas ini adalah memastikan anak-anak tetap aman dan sehat saat beraktivitas di ruang digital,” ujarnya.

Titin mengungkapkan, tingginya penggunaan internet pada anak usia dini menjadi latar belakang utama lahirnya kebijakan ini.

Bahkan, tak sedikit anak yang sudah terpapar gadget sejak usia di bawah satu tahun.

Fenomena ini sering kali terjadi karena orang tua memberikan perangkat digital sebagai sarana hiburan agar anak lebih tenang.

“Ini yang harus jadi perhatian bersama, karena dampaknya bisa panjang,” katanya.

Pemkab Bekasi melalui DP3A tidak bekerja sendiri. Mereka menggandeng berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, aparat penegak hukum, hingga Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (SAPA) di tingkat desa dan kecamatan.

Langkah ini diambil untuk merespons berbagai kasus yang muncul, seperti penyebaran konten negatif di media sosial hingga konflik yang berawal dari interaksi digital.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pembentukan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) sebagai lembaga pengawas implementasi kebijakan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, menegaskan bahwa PP Tunas bukan untuk membatasi kreativitas anak.

“Justru ini untuk melindungi mereka agar tetap bisa berkembang tanpa terpapar konten negatif,” jelasnya.

Ia menambahkan, tanggung jawab besar juga berada pada penyelenggara sistem elektronik (PSE), baik pemerintah maupun swasta, untuk menghadirkan sistem yang aman, termasuk fitur verifikasi usia dan penyaringan konten.

Dalam implementasinya, peran orang tua dinilai menjadi faktor paling penting.

Pengawasan langsung dinilai tidak bisa digantikan oleh sistem teknologi semata.

Beberapa langkah yang disarankan antara lain:

Membatasi durasi penggunaan gadget

Mengawasi konten yang diakses anak

Menggunakan fitur parental control

Memberikan edukasi digital sejak dini

“Anak-anak sekarang sangat cepat beradaptasi dengan teknologi. Kalau tidak diawasi, dampaknya bisa ke kesehatan fisik, mental, hingga sosial,” tegas Yan Yan.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan kesadaran masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap generasi muda dapat tumbuh sebagai individu yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga aman dari risiko dunia digital.

“Yang paling penting adalah kesadaran bersama. Mulai dari keluarga, lingkungan, hingga masyarakat luas,” tutup Titin.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sorotan DPRD terhadap arah kebijakan anggaran Kabupaten Bekasi 2026 yang dinilai belum menyentuh kebutuhan mendesak masyarakat.

    DPRD Kabupaten Bekasi Akan Panggil Pemkab, Anggaran 2026 Dinilai Terlalu Fokus ke TPP di Tengah Kebutuhan Warga

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Rencana kebijakan anggaran Pemerintah Kabupaten Bekasi tahun 2026 menuai sorotan dari DPRD. Lembaga legislatif daerah itu menilai arah belanja daerah belum sepenuhnya mencerminkan urgensi kebutuhan masyarakat, terutama di tengah keterbatasan fiskal dan persoalan pembangunan yang masih berjalan lambat. Sorotan utama DPRD tertuju pada kebijakan pemerintah daerah yang memprioritaskan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) […]

  • Tangkapan layar video kecelakaan maut yang melibatkan seorang pemotor dan truk kontainer di wilayah Cikarang Pusat, Sabtu (23/5/2026).

    Pemotor Tewas Terlindas Kontainer di Cikarang Pusat, Diduga Melaju Kencang hingga Tabrak Truk Parkir

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kecelakaan maut terjadi di wilayah Cikarang Pusat pada Sabtu, (23/5/2026). Seorang pemotor dilaporkan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tragis yang melibatkan truk kontainer. Peristiwa tersebut sempat terekam video dan dikirim di pesan media sosial INFO CIKARANG pada Senin, (25/5/2026). Dalam rekaman itu terlihat kondisi jalan yang relatif lengang sebelum kecelakaan terjadi. Berdasarkan […]

  • Ilustrasi kondisi jalan rusak di Kabupaten Bekasi yang masih menjadi perhatian masyarakat di tengah penurunan anggaran pembangunan infrastruktur tahun 2026.

    Anggaran Perbaikan Jalan di Kabupaten Bekasi Turun Rp104 Miliar, Target Pembangunan Ikut Terkoreksi

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Anggaran pembangunan dan perbaikan jalan di Kabupaten Bekasi pada tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan. Pemerintah Kabupaten Bekasi kini hanya mengalokasikan sekitar Rp192 miliar untuk sektor infrastruktur jalan, turun Rp104 miliar dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp297 miliar. Meski anggaran menyusut, pemerintah daerah tetap menargetkan pengerjaan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. […]

  • Tabung Proyek SPAM Bekasi Terlepas Saat Uji Coba, Sempat Picu Semburan Air

    Tabung Proyek SPAM Bekasi Terlepas Saat Uji Coba, Sempat Picu Semburan Air

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga yang melintas di sekitar proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jalan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, dikejutkan oleh semburan air dari instalasi pipa yang sedang dikerjakan, Selasa pagi (17 Juni 2025). Kapolsek Lalu Lintas Pondok Gede, Iptu Parlan, menyampaikan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian berlangsung saat […]

  • DPI PERAN UMKM Resmi Berdiri di Malaysia, Ini Daftar Pengurusnya!

    DPI PERAN UMKM Resmi Berdiri di Malaysia, Ini Daftar Pengurusnya!

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dewan Pengurus Istimewa (DPI) PERAN UMKM Indonesia untuk wilayah Malaysia resmi dibentuk dan dikukuhkan! Acara pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung lancar dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Silaturahmi yang digelar di Kantor Pusat U Great Internasional, Kuala Lumpur. Pengukuhan ini menjadi tonggak awal bagi sinergi pengembangan UMKM lintas negara, khususnya antara […]

  • Produksi rambutan akhir 2025 menurun akibat faktor iklim dan pertimbangan ekonomi petani, ungkap pakar IPB Prof. Sobir.

    Rambutan Kian Langka di Pasaran, Pakar IPB Ungkap Penyebab Produksi Menurun

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernah merasa buah rambutan semakin sulit ditemukan di pasar tradisional maupun toko buah? Padahal, biasanya rambutan menjadi salah satu buah musiman yang mudah dijumpai menjelang akhir tahun. Fenomena “menghilangnya” rambutan dari pasaran ini ternyata bukan sekadar perasaan konsumen, melainkan memang terjadi secara nyata. Pakar buah tropika dari IPB University, Prof. Sobir, mengungkapkan […]

expand_less