Breaking News
light_mode

Usai Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang: Saya Mohon Maaf

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • comment 0 komentar
Ade Kuswara Kunang angkat suara usai ditetapkan tersangka KPK.

Ade Kuswara Kunang angkat suara usai ditetapkan tersangka KPK.

INFO CIKARANG — Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang akhirnya angkat suara setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap ijon proyek infrastruktur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Permintaan maaf itu disampaikan Ade secara singkat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (20/12/2025), sesaat sebelum dirinya resmi dibawa ke rumah tahanan lembaga antirasuah.

“Saya mohon maaf untuk masyarakat warga Bekasi,” ucap Ade dengan suara pelan.

Momen tersebut menjadi penampilan publik terakhir Ade sebagai kepala daerah.

Ia keluar dari ruang konferensi pers mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK, dengan kedua tangan diborgol.

Tanpa banyak bicara, Ade langsung digiring petugas menuju mobil tahanan.

Ade tidak sendiri. Ia dibawa bersama ayah kandungnya, H. M. Kunang yang juga menjabat Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan serta Sarjan, pihak swasta yang diduga menjadi pemberi suap dalam perkara ini.

KPK resmi menahan ketiga tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

“KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka,” kata Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers.

Modus Ijon Proyek Lewat Perantara Ayah

Asep menjelaskan, perkara ini bermula setelah Ade Kuswara Kunang terpilih sebagai Bupati Bekasi.

Sejak Desember 2024 hingga Desember 2025, Ade diduga menjalin komunikasi intensif dengan Sarjan, kontraktor swasta yang kerap mengerjakan proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Dalam komunikasi tersebut, Ade diduga meminta “ijon” paket proyek yakni uang muka proyek yang belum dilelang yang penyerahannya dilakukan melalui perantara, termasuk ayahnya sendiri.

“ADK rutin meminta ijon paket proyek kepada SRJ melalui perantara saudara HMK,” ujar Asep.

Berdasarkan hasil penyidikan, total dana ijon yang diduga diberikan Sarjan kepada Ade Kuswara Kunang bersama-sama dengan HM Kunang mencapai Rp 9,5 miliar. Uang tersebut diserahkan secara bertahap dalam empat kali pemberian sepanjang periode tersebut.

Dugaan Aliran Dana Tambahan

Tak hanya itu, penyidik KPK juga menemukan dugaan penerimaan lain yang diterima Ade sepanjang tahun 2025.

Dana tersebut berasal dari sejumlah pihak lain yang berkepentingan dengan proyek-proyek di Kabupaten Bekasi.

“ADK juga diduga mendapatkan penerimaan lainnya dari sejumlah pihak dengan total mencapai Rp 4,7 miliar,” ungkap Asep.

Jika digabungkan, total dana yang diduga diterima Ade Kuswara Kunang dalam perkara ini mencapai sekitar Rp 14,2 miliar.

Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Kamis (18/12/2025), penyidik turut mengamankan uang tunai sebesar Rp 200 juta dari rumah Ade. Uang tersebut diduga merupakan sisa setoran ijon tahap keempat yang belum sempat disalurkan.

Pukulan bagi Publik Bekasi

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Ade Kuswara Kunang dikenal sebagai bupati muda yang sempat membawa harapan perubahan.

Namun, perkara ini justru menempatkannya dalam pusaran praktik korupsi klasik yang selama ini menjadi momok birokrasi daerah.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedi Mulyadi pastikan pembangunan Jabar tetap berjalan di 2026.

    Dedi Mulyadi Optimis Pembangunan Jawa Barat 2026 Tetap Berjalan Meski Anggaran Defisit

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan pembangunan di Jawa Barat pada tahun 2026 tetap akan berjalan meski pemerintah provinsi menghadapi defisit anggaran. Dedi mengakui kondisi keuangan daerah saat ini tertekan akibat tingginya beban utang serta menurunnya pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Penurunan tersebut dipicu oleh perlambatan […]

  • Ekonomi tertekan, angka perceraian di Kota Bekasi meningkat.

    Tekanan Ekonomi dan Jerat Utang, Ribuan Rumah Tangga di Kota Bekasi Berakhir di Meja Hijau

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Tekanan ekonomi kian terasa nyata di Kota Bekasi. Bukan hanya tercermin dari naiknya harga kebutuhan pokok, tetapi juga dari meningkatnya angka perceraian sepanjang tahun 2025. Data Pengadilan Agama (PA) Bekasi mencatat, sebanyak 3.555 istri mengajukan gugatan cerai, mayoritas dipicu persoalan ekonomi dan jeratan utang yang membelit rumah tangga. Hingga 11 Desember 2025, […]

  • Pemkab Bekasi tegaskan penertiban bangli Kalimalang tanpa tebang pilih.

    Penertiban Tanpa Tebang Pilih, Bangunan Liar di Sepadan Kalimalang Selanjutnya Dibongkar Bertahap

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan tidak ada tebang pilih dalam penertiban bangunan liar yang berdiri di sepanjang sepadan Sungai Kalimalang. Seluruh bangunan yang melanggar aturan dipastikan akan dibongkar secara bertahap oleh petugas. Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Surya menjelaskan, penertiban bangunan liar termasuk warung remang-remang di sekitar Jalan Inspeksi Kalimalang merupakan bagian dari upaya […]

  • Seorang Lansia Meninggal Usai Antre Gas, Distribusi Dipertanyakan

    Seorang Lansia Meninggal Usai Antre Gas, Distribusi Dipertanyakan

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, bernama Yonih (62), dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kelelahan usai mengantre gas elpiji 3 kg bersubsidi. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat setempat. Kronologi Kejadian Menurut Ketua RT 001 Pamulang Barat, Saeful, almarhum berangkat dari rumah sekitar pukul 10.00 WIB untuk mengantre gas di […]

  • TPS ilegal di Kebalen ditutup permanen oleh Pemkab Bekasi.

    Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, TPS Ilegal di Babelan Resmi Ditutup

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya mengambil langkah tegas. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menutup secara permanen tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di bantaran Kali Bekasi, wilayah Kebalen, Kecamatan Babelan. Lokasi tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik pembuangan liar yang mencemari aliran sungai dan mengganggu kesehatan warga sekitar. Tumpukan sampah kerap […]

  • Curi 48 Ponsel di Mal Cikarang, Pengusaha Konter di Ciracas Ditangkap Polisi

    Curi 48 Ponsel di Mal Cikarang, Pengusaha Konter di Ciracas Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Aksi pencurian puluhan ponsel terjadi di sebuah mal kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 48 unit ponsel raib digondol pelaku dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, mengatakan pihaknya telah menangkap pelaku berinisial PS, seorang pengusaha konter ponsel di Ciracas, Jakarta Timur. “Kami berhasil […]

expand_less