Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Perang Lawan Miras! Emak-Emak Kampung Jati Baru Kalimalang Turun ke Jalan

Perang Lawan Miras! Emak-Emak Kampung Jati Baru Kalimalang Turun ke Jalan

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Emak-Emak Kampung Jati Baru Kalimalang. Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Warga Kampung Jati Baru, Kalimalang, Tambun Selatan, menggelar aksi unjuk rasa menuntut penutupan tempat-tempat penjualan minuman keras (miras) dan obat terlarang. Yang menarik, aksi ini dipimpin langsung oleh puluhan emak-emak yang geram dengan maraknya peredaran barang haram di lingkungan mereka.

Dalam aksi ini, para ibu rumah tangga membentangkan baliho besar berisi protes keras terhadap keberadaan toko-toko yang diduga menjual miras dan obat terlarang secara ilegal. Mereka menilai, jika dibiarkan, hal ini bisa merusak masa depan generasi muda.

“Jangan sampai anak-anak kita hancur gara-gara ketidakpedulian aparat! Banyak toko yang berkedok jualan kosmetik dan jamu, padahal diam-diam menjual miras dan obat terlarang,” teriak salah satu demonstran.

Tuntutan Aksi: Perda Larangan Miras Segera Diberlakukan!

Para demonstran menuntut pemerintah dan penegak hukum segera mengambil tindakan tegas, di antaranya:

1. Menindak warung dan toko yang menyalahgunakan izin usaha untuk menjual miras dan obat terlarang.

2. Menutup semua tempat yang terindikasi menjadi pusat peredaran barang haram.

3. Mendorong pemerintah daerah menerapkan Peraturan Daerah (Perda) khusus untuk pelarangan miras di Bekasi.

Mereka berharap, aksi ini bisa membuka mata pemerintah agar lebih serius dalam menegakkan hukum demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya alkohol dan narkoba.

Hingga saat ini, belum ada respons resmi dari pihak berwenang terkait tuntutan warga Kampung Jati Baru. Namun, aksi ini menjadi peringatan keras bahwa masyarakat tidak tinggal diam melihat lingkungan mereka rusak akibat maraknya peredaran miras dan obat-obatan terlarang.

Akankah pemerintah segera bertindak? Kita tunggu perkembangan selanjutnya!*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemekaran Kabupaten Bekasi: Solusi Kepadatan atau Tantangan Baru?

    Pemekaran Kabupaten Bekasi: Solusi Kepadatan atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebagai salah satu wilayah penyangga Jakarta, Kabupaten Bekasi menghadapi tantangan besar dengan luas wilayah mencapai 1.273,88 km² dan jumlah penduduk lebih dari 3,1 juta jiwa (data 2014). Tingginya kepadatan penduduk hingga 2.451 jiwa/km² menjadikan Bekasi sebagai kabupaten terpadat di Jawa Barat, melampaui Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bogor. Kondisi ini mendorong munculnya wacana […]

  • Misteri Sertifikat Tanah 11 Hektar di Bekasi: dari Darat Tiba-Tiba Pindah ke Perairan Paljaya

    Misteri Sertifikat Tanah 11 Hektar di Bekasi: dari Darat Tiba-Tiba Pindah ke Perairan Paljaya

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pagar laut di Bekasi masih menuai sorotan, dan sedikit demi sedikit fakta baru terkait masalah ini pun terkuak. Termasuk yang baru-baru ini terungkap, yakni mengenai pemindahan misterius sertifikat tanah ke area laut yang membuat heboh warga Kabupaten Bekasi. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan bahwa sertifikat […]

  • Modus Debt Collector di Cikarang: Warga Dipaksa Masuk Mobil, Kendaraan Dirampas

    Modus Debt Collector di Cikarang: Warga Dipaksa Masuk Mobil, Kendaraan Dirampas

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, bernama Endin (40), menjadi korban dugaan perampasan kendaraan oleh sekelompok debt collector. Kejadian ini terjadi pada 5 Maret 2025, saat anaknya sedang mengendarai mobil Toyota Yaris merah untuk berbelanja di Pasar Tegal Danas, Cikarang Pusat. Menurut Endin, anaknya merasa dibuntuti oleh tiga mobil tak dikenal, yang […]

  • Buruh menggelar aksi protes menolak revisi UMSK 2026 di Jawa Barat.

    Buruh Nilai Revisi UMSK 2026 Jawa Barat Langgar Aturan, Desak Dedi Mulyadi Cabut Kebijakan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Buruh menilai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait revisi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) 2026 melanggar aturan pengupahan dan mengabaikan rekomendasi kepala daerah. Revisi tersebut mencakup pemangkasan nilai serta jenis industri di 19 kabupaten dan kota. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan perubahan UMSK dilakukan […]

  • Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai berdampak pada dunia usaha di Kabupaten Bekasi, dengan pelaku industri mengeluhkan kenaikan biaya bahan bakar dan transportasi.

    Dampak Konflik Timur Tengah Mulai Terasa di Kabupaten Bekasi, Pengusaha Waspadai Kenaikan BBM dan Biaya Transportasi

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku industri di Kabupaten Bekasi. Sejumlah pengusaha mengaku mulai merasakan kenaikan biaya operasional, terutama yang berkaitan dengan bahan bakar dan transportasi. Meski belum terjadi lonjakan signifikan pada biaya logistik secara keseluruhan, sinyal awal dampak konflik global disebut sudah mulai terasa di sektor […]

  • Apindo Bekasi Bingung, Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Tekan Industri!

    Apindo Bekasi Bingung, Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Tekan Industri!

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang berlaku mulai tahun 2025 mendatang bikin kalangan pengusaha, terutama di Kota Bekasi, jadi was-was. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi, Farid Elhakamy, mengungkapkan bahwa kebijakan ini bakal memukul sektor produksi, khususnya perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor. Bahan Baku Impor Naik, […]

expand_less