Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Sopir Angkot Dijadikan Direktur Perusahaan Oleh Sarjan demi Proyek di Kab Bekasi, Fakta Sidang Korupsi Ade Kunang Terungkap

Sopir Angkot Dijadikan Direktur Perusahaan Oleh Sarjan demi Proyek di Kab Bekasi, Fakta Sidang Korupsi Ade Kunang Terungkap

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Suasana sidang kasus dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya di PN Bandung.

Suasana sidang kasus dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya di PN Bandung.

INFO CIKARANG — Fakta mengejutkan terungkap dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi yang menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (11/5/2026), terungkap seorang sopir angkot bernama Rudin direkrut menjadi direktur perusahaan demi memuluskan proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Rudin mengaku dirinya diminta oleh Sarjan untuk menjadi direktur PT Tirta Jaya Mandiri, meski tidak memahami operasional perusahaan tersebut.

“Awalnya saya sopir angkot, kemudian diminta jadi direktur perusahaan,” ujar Rudin saat memberikan keterangan di persidangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menyebut perusahaan tersebut diduga merupakan perusahaan cangkang yang digunakan Sarjan untuk mendapatkan proyek pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi pada tahun 2024 hingga 2025.

Dalam sidang itu, Rudin mengakui dirinya hanya menjadi direktur formalitas dan tidak memiliki kendali terhadap jalannya perusahaan.

“Posisi saya hanya sebagai direktur bayangan karena tidak menjalankan kegiatan operasional perusahaan,” kata Rudin sebagaimana dibacakan kembali dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Meski demikian, Rudin mengaku beberapa kali diminta menandatangani sejumlah dokumen penting, termasuk surat perjanjian kerja hingga pencairan proyek.

Jaksa KPK juga mengungkap bahwa Sarjan diduga menggunakan sejumlah nama lain sebagai direktur perusahaan untuk memperluas peluang mendapatkan proyek di Bekasi.

Sementara itu, Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya, HM Kunang, didakwa menerima suap sebesar Rp12,4 miliar dari Sarjan.

Rinciannya, Ade disebut menerima sekitar Rp11,4 miliar, sedangkan HM Kunang menerima Rp1 miliar.

Uang tersebut diduga diberikan secara bertahap agar Sarjan memperoleh berbagai paket proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2025.

Sebelumnya, Sarjan juga telah dituntut hukuman penjara selama dua tahun tiga bulan serta denda Rp150 juta dalam perkara dugaan suap proyek tersebut.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMK Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Naik 6,84% Jadi Rp5,9 Juta

    UMK Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Naik 6,84% Jadi Rp5,9 Juta

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Setelah berlangsung hingga tengah malam, Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Bekasi akhirnya menetapkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk tahun 2026 sebesar 6,84%, dari Rp5.558.515,10 menjadi Rp5.938.885. Keputusan ini diambil dalam rapat maraton yang berlangsung di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Jum’at (19/12/2025) kemarin. Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dihadiri oleh […]

  • Warga menyaksikan kebakaran di Alfamart Mustikasari Bekasi yang diduga dipicu korsleting genset usai hujan deras.

    Alfamart di Mustikasari Terbakar Usai Hujan Deras, Diduga Korsleting Genset

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kebakaran melanda salah satu gerai Alfamart di kawasan Mustikasari, Senin (13/4/2026). Insiden tersebut diduga dipicu oleh korsleting pada mesin genset setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Peristiwa terjadi saat kondisi sekitar masih basah akibat hujan. Diduga, kelembapan tinggi memicu gangguan pada sistem kelistrikan hingga akhirnya menimbulkan percikan api yang cepat membesar. Warga […]

  • Dari Tradisi Lengser hingga Santunan Anak Yatim, Ini Rangkaian Pelantikan Bupati Bekasi

    Dari Tradisi Lengser hingga Santunan Anak Yatim, Ini Rangkaian Pelantikan Bupati Bekasi

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi akan segera memiliki pemimpin baru untuk masa bakti 2025-2030. Acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi dirancang dengan serangkaian prosesi yang khidmat dan penuh makna, melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar hingga pejabat daerah. Berikut rangkaian acara lengkapnya! 1. Penerimaan Bupati dan Wakil Bupati Acara penerimaan akan berlangsung pada […]

  • Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kegiatan ilegal berupa produksi dan peredaran narkotika skala rumahan telah ditemukan beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Aktivitas tersebut terungkap dalam rangkaian operasi selama lebih dari sebulan oleh aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi. Selama operasi yang dilakukan antara 12 April hingga 16 Mei 2025, sejumlah barang bukti berupa narkotika dan […]

  • Gempa Bekasi M4,7 Dipicu Segmen Citarum, Bukan Sesar Baribis

    Gempa Bekasi M4,7 Dipicu Segmen Citarum, Bukan Sesar Baribis

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gempa bumi yang mengguncang Bekasi dan sekitarnya pada Rabu malam (20/8/2025) sempat membuat warga panik. Awalnya dilaporkan berkekuatan Magnitudo (M) 4,9, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui data gempa tersebut menjadi M4,7. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menegaskan bahwa sumber gempa bukan berasal dari Sesar Baribis, melainkan Segmen Citarum. […]

  • Bupati Bekasi Ajukan Revisi Perda Pajak dan Retribusi, Apa Saja yang Berubah?

    Bupati Bekasi Ajukan Revisi Perda Pajak dan Retribusi, Apa Saja yang Berubah?

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah menggodok perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Perubahan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam forum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi di Cikarang, Kamis malam. Menurut Ade Kuswara, revisi perda ini dilakukan untuk menyesuaikan regulasi daerah dengan peraturan […]

expand_less