Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Ngebut Pakai Sepeda Listrik, Dua Anak di Babelan Tabrak Mobil Parkir

Ngebut Pakai Sepeda Listrik, Dua Anak di Babelan Tabrak Mobil Parkir

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi Sepeda Listrik. /Foto Istimewa

INFO CIKARANG – Insiden kecelakaan melibatkan dua anak yang mengendarai sepeda listrik terjadi di kompleks perumahan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (28/3/2025). Keduanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak mobil yang terparkir.

Kronologi Kecelakaan

Kejadian berlangsung di Gang Prambanan, Graha Prima Lama, dekat SDN Satriajaya 03, Tambun Utara. Menurut warga yang menyaksikan, sepeda listrik yang dikendarai kedua anak tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya menabrak mobil yang terparkir di bahu jalan.

“Sepertinya mereka kehilangan kendali, mungkin karena kecepatan tinggi atau tidak bisa mengontrol sepeda listriknya dengan baik,” ujar salah seorang warga setempat.

Benturan keras membuat keduanya terjatuh dan mengalami luka-luka.

Akibat kecelakaan ini, satu anak mengalami luka serius di bagian kepala, bahkan darah terlihat berceceran di lokasi kejadian. Sementara itu, anak kedua dilaporkan mengalami sesak di bagian dada, kemungkinan akibat benturan saat insiden terjadi.

Keduanya segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Pentingnya Keselamatan Berkendara dengan Sepeda Listrik

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi orang tua untuk lebih memperhatikan keselamatan anak-anak yang menggunakan sepeda listrik. Meski tampak sederhana, kendaraan ini tetap berisiko, terutama jika:

1. Dikendarai dengan kecepatan tinggi
2. Tidak digunakan di tempat yang aman
3. Pengguna belum terbiasa mengendalikannya

Orang tua sebaiknya memastikan anak-anak menggunakan helm dan menghindari kecepatan berlebihan saat berkendara. Selain itu, pengawasan ketat di area perumahan dan jalanan yang padat juga diperlukan guna mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.

Kasus Ditangani Secara Kekeluargaan

Beruntung, kejadian ini tidak berujung pada konflik. Pihak keluarga telah menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan, dan tidak ada tuntutan hukum terhadap pihak mana pun.

Namun, kejadian ini tetap menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengizinkan anak-anak mengendarai sepeda listrik, terutama di jalan yang memiliki lalu lintas padat atau kendaraan terparkir.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngobrol Seru: Dari Hobi Jadi Profesi, Yuk Ngopi Bareng di Cafe Kisah Kopi Nusantara

    Ngobrol Seru: Dari Hobi Jadi Profesi, Yuk Ngopi Bareng di Cafe Kisah Kopi Nusantara

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Halo sobat pendaki dan pecinta alam! Ada acara seru nih buat kamu yang pengin ngobrol santai bareng para pendaki senior yang sudah sukses mengubah hobi jadi profesi. Detail Acara: Tanggal: 23 Januari 2025 Waktu: 17.00 WIB sampai selesai Lokasi: CAFE KISAH KOPI NUSANTARA, Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo 8A Blok B.03, Lantai […]

  • Mulai 2 Januari 2026, makian bernuansa penghinaan berpotensi berujung pidana.

    Mulai 2 Januari 2026, Menghina Teman dengan Sebutan ‘Anjing’ Bisa Didenda hingga Rp10 Juta

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kebiasaan memaki atau menghina seseorang dengan sebutan nama binatang seperti “anjing” atau “babi” berpotensi berbuntut panjang secara hukum. Mulai 2 Januari 2026, tindakan tersebut dapat dikenai sanksi pidana denda hingga Rp10 juta seiring berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru. Pakar hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar SH., MH., menjelaskan bahwa […]

  • Pemekaran Kabupaten Bekasi: Solusi Kepadatan atau Tantangan Baru?

    Pemekaran Kabupaten Bekasi: Solusi Kepadatan atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebagai salah satu wilayah penyangga Jakarta, Kabupaten Bekasi menghadapi tantangan besar dengan luas wilayah mencapai 1.273,88 km² dan jumlah penduduk lebih dari 3,1 juta jiwa (data 2014). Tingginya kepadatan penduduk hingga 2.451 jiwa/km² menjadikan Bekasi sebagai kabupaten terpadat di Jawa Barat, melampaui Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bogor. Kondisi ini mendorong munculnya wacana […]

  • Volume Sampah di Kabupaten Bekasi Melejit Usai Lebaran, Warga Masih Kerap Buang Sembarangan

    Volume Sampah di Kabupaten Bekasi Melejit Usai Lebaran, Warga Masih Kerap Buang Sembarangan

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Saat ini, menggunungnya volume tumpukan sampah di Kabupaten Bekasi menjadi masalah serius, terutama setelah momen Lebaran berakhir. Tercatat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sejak akhir Ramadan volume sampah mulai naik. Kenaikan tumpukan sampah ini terjadi khususnya pada Kamis, 27 Maret 2025, dengan jumlah yang mencapai 849 ton. Angka ini jauh di atas […]

  • Tangis dan Kekecewaan Guru Agama Bekasi: Kuota Hilang, Nasib Terancam

    Tangis dan Kekecewaan Guru Agama Bekasi: Kuota Hilang, Nasib Terancam

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan guru agama di Kabupaten Bekasi melakukan unjuk rasa di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis, 23 Januari 2025. Aksi ini menjadi sorotan karena para guru membubuhkan stempel darah di kain putih sebagai simbol kekecewaan mereka. Para guru tersebut merupakan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 yang awalnya telah […]

  • Dedi Mulyadi sebut UMP–UMSP 2026 ideal meski beda pandangan buruh dan pengusaha

    Dedi Mulyadi Sebut Pemerintah Jabar Berdiri di Tengah Soal UMP dan UMSP 2026

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 sudah ideal, meski ada perbedaan pandangan antara pengusaha dan buruh. Pengusaha menganggap upah terlalu tinggi, sementara pekerja menilai masih rendah. “Pemerintah harus berada di tengah, akomodatif terhadap kepentingan buruh sekaligus mempertimbangkan dunia usaha agar […]

expand_less