Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Pemprov Jabar Larang Penanaman Sawit Alihkan ke Teh, Kopi, dan Karet

Pemprov Jabar Larang Penanaman Sawit Alihkan ke Teh, Kopi, dan Karet

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Pemprov Jabar larang penanaman kelapa sawit di seluruh wilayah.

Pemprov Jabar larang penanaman kelapa sawit di seluruh wilayah.

INFO CIKARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi melarang penanaman kelapa sawit di seluruh wilayah Jawa Barat. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK yang ditandatangani Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada 29 Desember 2025.

Larangan itu dikeluarkan karena tanaman sawit dinilai tidak sesuai dengan daya dukung lingkungan dan karakter wilayah Jawa Barat yang relatif sempit serta memiliki fungsi ekologis penting.

“Pengembangan komoditas perkebunan harus selaras dengan kondisi wilayah dan menjaga keseimbangan lingkungan,” demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.

Berlaku untuk Masyarakat dan Perusahaan

Dalam kebijakan tersebut, Pemprov Jabar secara tegas melarang penanaman sawit baru, baik yang dilakukan oleh masyarakat, badan usaha, maupun pihak lainnya.

Larangan ini berlaku menyeluruh di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Selain menghentikan penanaman baru, pemerintah provinsi juga mengatur kebun sawit yang sudah terlanjur ada.

Lahan-lahan tersebut diminta untuk dialihkan secara bertahap ke komoditas lain yang dinilai lebih sesuai.

Dialihkan ke Komoditas Ramah Lingkungan

Penggantian tanaman sawit harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain:

Merupakan komoditas unggulan Jawa Barat atau unggulan daerah setempat

Sesuai dengan kondisi agroekologi wilayah

Mendukung pelestarian lingkungan, konservasi tanah dan air

Meminimalkan risiko kerusakan lingkungan

Pemprov Jabar merekomendasikan sejumlah komoditas alternatif seperti teh, kopi, karet, serta tanaman perkebunan lain yang dinilai lebih ramah lingkungan.

“Komoditas tersebut lebih sejalan dengan karakter alam Jawa Barat dan berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan,” tulis Pemprov Jabar dalam kebijakan itu.

Jaga Fungsi Ekologis

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk menjaga fungsi ekologis Jawa Barat, sekaligus menata kembali arah pembangunan sektor perkebunan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang.

Pemprov Jabar berharap langkah tersebut dapat mendorong pengembangan perkebunan yang berkelanjutan dan tetap memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMSK 2025 Tak Kunjung Ditentukan, Ribuan Buruh Kepung DPRD Kabupaten Bekasi

    UMSK 2025 Tak Kunjung Ditentukan, Ribuan Buruh Kepung DPRD Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Cikarang kembali memanas! Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 23 Desember 2024, di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Jalan Wibawa Mukti, Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Apa yang Dituntut Buruh? Aksi ini dilatarbelakangi keputusan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, yang dianggap […]

  • Menguak Perbedaan Pagar Laut Bekasi dan Tangerang: Konservasi vs Kontroversi

    Menguak Perbedaan Pagar Laut Bekasi dan Tangerang: Konservasi vs Kontroversi

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Keberadaan pagar laut di dua wilayah pesisir, yakni Bekasi, Jawa Barat, dan Tangerang, Banten, tengah menjadi perhatian publik. Meski tampak serupa, fungsi dan dampak keduanya berbeda. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan, yang menegaskan perbedaan signifikan antara kedua kasus tersebut. “Pemasangan pagar di Bekasi bertujuan untuk konservasi […]

  • Petugas Polsek Cikarang Barat menunjukkan barang bukti dalam kasus pembunuhan Faisal Anwar alias Kodok. Polisi memastikan pelaku telah ditangkap, sementara perempuan bernama Mondi hanya berstatus sebagai saksi.

    Terungkap! Polisi Sebut Pembunuhan Anak Punk di Cikarang Barat Dipicu Dendam, Mondi Dipastikan Hanya Saksi

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang anak punk, Faisal Anwar alias Kodok (31), di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, akhirnya menemui titik terang. Polisi berhasil mengungkap motif di balik aksi penusukan tersebut sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai keterlibatan seorang perempuan bernama Mondi. Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus […]

  • Bupati Bekasi Gaspol di 100 Hari Pertama, Ini Program Prioritasnya!

    Bupati Bekasi Gaspol di 100 Hari Pertama, Ini Program Prioritasnya!

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang & Asep Surya Atmaja, langsung tancap gas dengan program prioritas 100 hari kerja. Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bekasi, mereka menegaskan bahwa program ini sudah disinkronkan dengan perangkat daerah dan kecamatan. Salah satu kebijakan menarik yang langsung mencuri perhatian adalah pemberian insentif bagi […]

  • Ratusan warga Perum Cinity Blok H Asoka mengikuti pawai obor tarhib Ramadan yang digelar DKM Masjid Al Hidayah.

    Pawai Obor Tarhib Ramadhan Meriahkan Perum Cinity, Santri TPQ hingga Warga Tumpah Ruah

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa kental di Perum Cinity Blok H Asoka, saat ratusan warga mengikuti pawai obor dalam rangka tarhib Ramadhan, Sabtu malam. Kegiatan ini digelar oleh Divisi PHBI dan Divisi Dakwah DKM Masjid Al Hidayah sebagai bentuk syiar Islam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Pawai obor tersebut diikuti oleh […]

  • Jembatan Citarum Rampung, Akses Wisata Muaragembong Butuh Perhatian

    Jembatan Citarum Rampung, Akses Wisata Muaragembong Butuh Perhatian

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Muaragembong, salah satu wilayah di Kabupaten Bekasi, memiliki potensi wisata besar dengan pantai-pantainya yang indah seperti Pantai Beting dan Pantai Bungin. Namun, akses jalan yang belum memadai masih menjadi tantangan bagi sektor pariwisata di daerah ini. Ahmad Qurtubi selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alibata Muaragembong memberikan apresiasi terkait pembangunan Jembatan Citarum […]

expand_less