Balita 4 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh ke Sumur Tua di Serang Baru, Evakuasi Terkendala Gas Berbahaya
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 10 Jul 2026
- comment 0 komentar

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi bersama unsur terkait mengevakuasi balita yang terjatuh ke dalam sumur tua di Kampung Babakan, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Jumat (10/7/2026).
INFO CIKARANG – Peristiwa tragis terjadi di Kampung Babakan RT 013 RW 006, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jumat (10/7/2026).
Seorang balita berinisial AP (4) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur tua yang masih digunakan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga terjatuh saat berada dalam pengawasan pengasuhnya.
Balita tersebut sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan di dalam sumur yang berada tidak jauh dari lokasi ia bermain.
Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak kepolisian. Proses evakuasi dilakukan bersama sejumlah unsur terkait.
Komandan Regu Rescue Pleton 1 Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Musa, mengatakan petugas terlebih dahulu melakukan pengecekan kondisi di lokasi sebelum proses penyelamatan dilakukan.
“Kami menerima laporan adanya balita yang diduga terjatuh ke dalam sumur. Setelah dilakukan validasi bersama unsur terkait, diketahui korban telah hilang sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Petunjuk berupa sandal korban ditemukan di sekitar sumur sehingga kami menduga korban berada di dalamnya,” ujar Musa.
Proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara langsung karena petugas mendeteksi adanya gas berbahaya di dalam sumur yang dapat membahayakan keselamatan personel.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, tim menggunakan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) sebagai alat bantu pernapasan sebelum menurunkan personel ke dasar sumur.
Selain itu, proses penyelamatan juga memanfaatkan tripod, sistem katrol (block and tackle), harness, serta tali kernmantle.
“Kendala utama kami adalah adanya dugaan gas di dalam sumur. Tanpa perlengkapan yang memadai, personel tidak bisa langsung masuk. Berkat bantuan BPBD yang menyediakan SCBA, evakuasi akhirnya dapat dilaksanakan dengan aman,” kata Musa.
Setelah proses evakuasi selesai, korban berhasil diangkat dari dasar sumur. Namun, saat ditemukan kondisinya sudah tidak bernyawa.
“Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi, tetapi saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.
Musa menjelaskan sumur tersebut merupakan sumur lama yang hingga kini masih dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan keperluan rumah tangga lainnya.
Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor Serang Baru masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar