Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » SiLPA Pemprov Jabar Tersisa Rp504 Ribu, Dedi Mulyadi Soroti Target Pendapatan yang Terlalu Tinggi

SiLPA Pemprov Jabar Tersisa Rp504 Ribu, Dedi Mulyadi Soroti Target Pendapatan yang Terlalu Tinggi

  • account_circle T.T
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Dedi Mulyadi paparkan capaian pembangunan Jawa Barat 2025.

Dedi Mulyadi paparkan capaian pembangunan Jawa Barat 2025.

INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memaparkan capaian pembangunan dan kondisi keuangan daerah Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun anggaran 2025.

Dalam pemaparannya kepada publik, Dedi menegaskan bahwa realisasi belanja pembangunan telah mencapai 100 persen, meski di sisi lain masih terdapat persoalan serius pada sektor pendapatan daerah.

Menurut Dedi, sejak awal perencanaan, target pendapatan daerah dipasang terlalu tinggi, sehingga meskipun realisasi pendapatan berhasil mencapai sekitar 94 persen, angka tersebut belum mampu sepenuhnya menutup kebutuhan belanja pembangunan yang telah direncanakan.

“Belanja pembangunan kita sudah tuntas. Tapi persoalannya ada di target pendapatan yang sejak awal terlalu optimistis,” ujar Dedi Mulyadi.

SiLPA Terkecil Sepanjang Sejarah

Kondisi tersebut berdampak langsung pada Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan data terakhir, sisa dana yang tersimpan di kas daerah hanya sekitar Rp504 ribu, angka yang dinilai sangat kecil jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dedi membandingkan kondisi tersebut dengan periode sebelumnya, di mana sisa dana di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) biasanya masih berada di kisaran Rp1,7 triliun hingga Rp1,8 triliun pada akhir tahun anggaran.

“Ini mungkin salah satu SiLPA terkecil yang pernah terjadi di Jawa Barat,” ungkapnya.

Masih Ada Tunda Bayar Rp621 Miliar

Selain persoalan minimnya SiLPA, Gubernur Jawa Barat juga menyoroti adanya kewajiban pembayaran kegiatan pembangunan yang masih tertunda.

Berdasarkan catatan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, nilai tunda bayar tersebut mencapai sekitar Rp621 miliar.

Meski demikian, Dedi memastikan kewajiban tersebut telah masuk dalam perencanaan pembayaran pada awal tahun 2026.

Ia menyebut, pada Januari 2026 diperkirakan akan masuk pendapatan sekitar Rp2 triliun ke kas daerah.

“Pendapatan di Januari ini kita perkirakan cukup besar, sehingga kewajiban-kewajiban yang tertunda bisa segera diselesaikan,” jelasnya.

Prioritas Belanja Rutin dan Pegawai

Dari dana yang masuk tersebut, sebagian besar akan dialokasikan untuk belanja rutin, di antaranya gaji pegawai, uang persediaan perangkat daerah, tunjangan penghasilan pegawai (TPP), serta pembayaran bagi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Setelah seluruh kewajiban rutin tersebut dipenuhi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkirakan masih tersisa dana sekitar Rp800 miliar yang dapat digunakan untuk melanjutkan pembayaran kegiatan pembangunan.

Sementara itu, posisi kas daerah pada awal Januari 2026 tercatat berada di kisaran Rp24 miliar.

Pembayaran Kegiatan Mulai 5 Januari

Dengan kondisi kas tersebut, Dedi Mulyadi optimistis sebagian kewajiban pembangunan dapat segera dibayarkan, bahkan mulai Senin, 5 Januari 2026.

Ia menilai, secara keseluruhan, tingkat realisasi pembangunan di Jawa Barat tergolong sangat tinggi.

Namun demikian, Dedi menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap perencanaan pendapatan daerah, agar ke depan tidak kembali terjadi ketimpangan antara target pendapatan dan realisasi di lapangan.

“Ke depan, perencanaan harus lebih realistis. Pembangunan berjalan baik, tapi pendapatan harus disesuaikan dengan kondisi riil,” pungkasnya.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERAN UMKM Dukung Penuh Program Pemerintah Naikkan Kelas Pelaku Usaha Kecil

    PERAN UMKM Dukung Penuh Program Pemerintah Naikkan Kelas Pelaku Usaha Kecil

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ketua Dewan Pengurus Pusat Perkumpulan Andalan Nahdliyin Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PERAN UMKM), Endy Lesmana, menyatakan dukungan penuhnya terhadap program pemerintah yang mendorong pelaku UMKM naik kelas. Ia menegaskan, organisasinya siap menjalankan kebijakan tersebut secara terstruktur dan menyeluruh. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Silaturahmi Halal bi Halal Nasional dan Pengukuhan DPP […]

  • 6 Titik Banjir di Kabupaten Bekasi: Air Capai 60 Cm, Warga Diminta Waspada

    6 Titik Banjir di Kabupaten Bekasi: Air Capai 60 Cm, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa (28/1/2025) malam menyebabkan banjir di enam kecamatan di Kabupaten Bekasi pada Rabu (29/1/2025). Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Babelan, Tambun Utara, Sukawangi, Tambelang, Sukatani, dan Sukakarya. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan […]

  • Riset Terbaru: Kebiasaan Gen Z dan Milenial dengan Ponsel, Sudah Berapa Kali Hari Ini?

    Riset Terbaru: Kebiasaan Gen Z dan Milenial dengan Ponsel, Sudah Berapa Kali Hari Ini?

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Berapa kali kamu cek ponsel hari ini? Kalau jawabannya sering, jangan khawatir—kamu enggak sendirian. Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa rata-rata orang Amerika memeriksa ponsel mereka 205 kali sehari, atau setiap lima menit sekali. Jika dijumlahkan, waktu ini setara dengan 2,5 bulan dalam setahun hanya untuk menatap layar ponsel. Menurut penelitian dari Review, […]

  • Pesisir Bekasi Kembali Terendam, Solusi Tanggul Laut Dipercepat?

    Pesisir Bekasi Kembali Terendam, Solusi Tanggul Laut Dipercepat?

    • calendar_month Sen, 16 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir rob kembali melanda Kabupaten Bekasi pada Minggu (15/12/2024), menggenangi tiga kecamatan yaitu Muaragembong, Tarumajaya, dan Babelan. Fenomena ini dipicu oleh pasang air laut yang meningkat seiring cuaca ekstrem di wilayah pesisir Jawa Barat. Ketinggian Air Capai 1 Meter Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengungkapkan bahwa ketinggian […]

  • Ledakan dan kebakaran terjadi di SPBE Cimuning, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam, dengan api setinggi tiga meter yang menyebar ke area sekitar.

    Kronologi Ledakan SPBE Cimuning Bekasi, Ternyata Begini Awalnya

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ledakan disertai kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Kobaran api dilaporkan mencapai ketinggian sekitar tiga meter dan menyebar ke area sekitar. Peristiwa ini diduga diawali oleh kebocoran gas sebelum ledakan SPBE Cimuning Bekasi, yang sempat tercium warga di sekitar lokasi. Seorang warga, Topik, mengatakan […]

  • Kebakaran hanguskan tiga ruko di kawasan Pasar Baru Bekasi.

    Disambar Petir Saat Hujan, Tiga Ruko di Bekasi Timur Dilalap Api

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kebakaran melanda tiga unit rumah toko (ruko) di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, tepatnya di sekitar kawasan Pasar Baru, pada Jumat, 26 Desember 2025. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB dan diduga kuat dipicu sambaran petir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Api menghanguskan satu ruko yang digunakan sebagai toko […]

expand_less