Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tren Baru Buruh Bakal Konvoi Motor Untuk Demo, Said Iqbal Ungkap Alasannya

Tren Baru Buruh Bakal Konvoi Motor Untuk Demo, Said Iqbal Ungkap Alasannya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Ribuan buruh Jabar bakal konvoi motor menuju Istana dan DPR RI, 8 Januari 2026.

Ribuan buruh Jabar bakal konvoi motor menuju Istana dan DPR RI, 8 Januari 2026.

INFO CIKARANG – Aksi demonstrasi buruh kembali menjadi sorotan publik. Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat dipastikan akan kembali menggelar unjuk rasa di Jakarta dengan cara yang terbilang berbeda.

Mereka memilih melakukan konvoi menggunakan sepeda motor menuju Istana Negara dan Gedung DPR RI.

Rencana aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026.

Massa buruh diperkirakan datang dari sejumlah kawasan industri utama di Jawa Barat, mulai dari Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, hingga wilayah Pantura dan Priangan Timur.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, membenarkan rencana tersebut dalam konferensi pers.

Ia menyebut, pola konvoi sepeda motor bukan sekadar simbol perlawanan, melainkan bentuk adaptasi buruh terhadap kondisi ekonomi yang semakin menekan.

“Pada 8 Januari 2026, ribuan buruh dari Jawa Barat akan bergabung dengan buruh DKI Jakarta untuk kembali menggelar aksi di Istana Negara atau DPR RI. Mereka akan datang menggunakan sepeda motor,” ujar Said Iqbal.

Menurutnya, buruh berasal dari berbagai daerah, di antaranya Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Subang, Bandung Raya, Majalengka, Tasikmalaya, Banjar, hingga Cirebon.

Luasnya sebaran peserta menunjukkan bahwa persoalan upah masih menjadi kegelisahan bersama buruh lintas wilayah.

Said Iqbal menjelaskan, alasan utama buruh kembali memilih sepeda motor sebagai sarana menuju lokasi aksi adalah tingginya biaya sewa bus pariwisata.

Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus meningkat, buruh menilai opsi tersebut tidak lagi terjangkau.

“Kenapa kembali memakai sepeda motor? Karena mereka patungan dan membayar sendiri. Kalau sewa bus, biayanya jauh lebih mahal, sementara kebutuhan hidup naik, tapi upah masih murah,” tegasnya.

Ia menambahkan, keputusan tersebut mencerminkan realitas ekonomi buruh saat ini.

Meski harus menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi, buruh tetap memilih turun ke jalan demi memperjuangkan hak mereka.

Adapun tuntutan buruh dalam aksi mendatang tidak jauh berbeda dengan aksi yang digelar pada 29–30 Desember 2025 lalu.

Fokus utama masih berkaitan dengan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP), dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2026 yang dinilai belum memenuhi harapan buruh.

“Perjuangan buruh terkait UMP-UMSP Jakarta 2026 dan UMSK di sejumlah daerah Jawa Barat masih akan terus berlanjut,” ujar Said Iqbal.

Khusus untuk DKI Jakarta, buruh mendesak Gubernur Pramono Anung agar merevisi besaran UMP 2026 sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang diperkirakan mencapai Rp5,89 juta.

Buruh juga meminta agar UMSP Jakarta 2026 ditetapkan minimal 5 persen di atas KHL.

“Para buruh berharap UMP Jakarta 2026 bisa mencapai 100 persen KHL agar daya beli meningkat dan tidak tertinggal jauh dari daerah industri seperti Kabupaten Bekasi dan Karawang,” jelasnya.

Sementara itu, terkait UMSK di Jawa Barat, Said Iqbal turut menyoroti kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ia menilai revisi UMSK di 19 kabupaten/kota justru semakin merugikan buruh.

“UMSK di 19 wilayah Jawa Barat memang sudah direvisi, tetapi hasilnya makin hancur dan merugikan buruh. Kami meminta agar revisi dilakukan sesuai rekomendasi bupati dan wali kota,” tegasnya.

Aksi konvoi buruh ini diprediksi kembali menarik perhatian publik, sekaligus menjadi penanda bahwa persoalan pengupahan masih menjadi isu krusial di tengah tekanan ekonomi dan naiknya biaya hidup.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngeri! Mobil di Cikarang Barat Terhempas 30 Meter Akibat Angin Puting Beliung

    Ngeri! Mobil di Cikarang Barat Terhempas 30 Meter Akibat Angin Puting Beliung

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Angin puting beliung disertai hujan deras melanda Kampung Telajung, Desa Telajung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Senin (17/3/2025) malam. Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB ini menyebabkan kerusakan parah di puluhan rumah, satu sekolah terdampak, dan dua mobil mengalami kerusakan serius. Salah satu mobil bahkan terhempas sejauh 30 meter akibat […]

  • Pemotor terpaksa masuk Gerbang Tol Tarumajaya akibat banjir yang melumpuhkan jalan di Kabupaten Bekasi, Senin pagi.

    Akibat Hujan Deras dan Terjebak Banjir, Pemotor Terpaksa Masuk ke Jalan Tol Tarumajaya 

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak pagi hari menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan utama. Kondisi tersebut membuat ratusan pengendara sepeda motor terjebak dan kesulitan melanjutkan perjalanan. Demi menghindari risiko keselamatan, para pemotor akhirnya terpaksa merangsek masuk ke Gerbang Tol Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada Senin (12/1/2026) pagi. Masuknya ratusan sepeda […]

  • Emak-Emak Babelan Protes Bank Emok: Minta Utang Dihapus, Kepala Desa Cari Solusi

    Emak-Emak Babelan Protes Bank Emok: Minta Utang Dihapus, Kepala Desa Cari Solusi

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Puluhan warga Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mendatangi kantor kepala desa untuk mengadukan kesulitan mereka, Selasa pagi. Warga yang mayoritas adalah emak-emak ini menyuarakan keluhan terkait kesulitan membayar cicilan pinjaman kepada rentenir atau yang kerap disebut Bank Emok. Mereka berharap adanya penghapusan utang sekaligus penutupan pinjaman yang dinilai semakin memberatkan, […]

  • KPK perdalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di bank daerah.

    KPK Dalami Dugaan Dana Non-Anggaran dalam Kasus Iklan BUMD, Ridwan Kamil Diperiksa

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperdalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di salah satu bank milik pemerintah daerah. Penyidik kini menitikberatkan penelusuran pada dugaan aliran dana non-budgeter melalui pendekatan follow the money, termasuk memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa pemeriksaan terhadap Ridwan Kamil dilakukan […]

  • Bupati Bekasi Dukung Sekolah Rakyat, Ini Kata Ade Kuswara Kunang

    Bupati Bekasi Dukung Sekolah Rakyat, Ini Kata Ade Kuswara Kunang

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menunjukkan komitmen penuh terhadap Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Kementerian Sosial. Program ini bertujuan memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu, termasuk di Kabupaten Bekasi. Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menegaskan bahwa Pemkab Bekasi siap memfasilitasi pembangunan Sekolah Rakyat sebagai […]

  • Sidang perkara dugaan korupsi proyek pemerintah daerah digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, dengan terdakwa pengusaha asal Bekasi, Sarjan.

    KPK Ungkap Dugaan Suap Rp11,4 Miliar ke Bupati Bekasi, Pengusaha Sarjan Mulai Disidang

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kasus dugaan suap proyek pemerintah di Kabupaten Bekasi mulai disidangkan. Pengusaha asal Bekasi, Sarjan, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Senin (9/3/2026). Dalam sidang tersebut, jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi membacakan surat dakwaan yang mengungkap dugaan praktik suap terkait proyek pembangunan di Kabupaten Bekasi. Jaksa menyebut Sarjan diduga memberikan […]

expand_less