Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Calo Perizinan di Kabupaten Bekasi Bakal Kocar-kacir, Pemkab Luncurkan Sistem Digital BOSS

Calo Perizinan di Kabupaten Bekasi Bakal Kocar-kacir, Pemkab Luncurkan Sistem Digital BOSS

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Layanan perizinan digital BOSS resmi diterapkan, Pemkab Bekasi tekan praktik percaloan.

Layanan perizinan digital BOSS resmi diterapkan, Pemkab Bekasi tekan praktik percaloan.

INFO CIKARANG — Praktik percaloan dalam pengurusan perizinan di Kabupaten Bekasi dipastikan bakal semakin terdesak.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi menerapkan sistem pelayanan perizinan berbasis digital bernama Bekasi One Stop Service (BOSS).

Kehadiran sistem ini bertujuan menyederhanakan proses perizinan sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

Melalui BOSS, masyarakat dapat mengurus berbagai jenis perizinan secara mandiri tanpa harus bergantung pada jasa perantara atau calo.

Pemerintah daerah menilai digitalisasi layanan perizinan menjadi langkah strategis untuk menutup celah praktik percaloan yang selama ini kerap merugikan masyarakat dan dunia usaha.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa pelayanan perizinan merupakan wajah pemerintahan karena bersentuhan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Bekasi ingin dikenal bukan hanya karena wilayahnya yang strategis, tetapi juga karena kemudahan berusaha. Melalui Bekasi One Stop Service (BOSS), seluruh proses perizinan kami sederhanakan dan transparankan,” ujar Asep, dikutip Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, penerapan BOSS bertumpu pada tiga pilar utama. Pertama, digitalisasi penuh untuk menghapus proses manual yang kerap menjadi sumber hambatan birokrasi.

Kedua, kepastian waktu dan biaya layanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan guna menutup peluang pungutan liar.

Ketiga, integrasi layanan lintas perangkat daerah agar seluruh proses perizinan benar-benar berjalan dalam satu sistem.

“Tidak boleh lagi masyarakat bolak-balik ke banyak dinas. Semua harus terhubung dan selesai melalui satu pintu,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengawasan dan respons pelayanan, sistem BOSS juga dilengkapi pusat layanan serta call center yang beroperasi selama 24 jam.

Fitur ini memungkinkan pemantauan kendala perizinan secara real time sekaligus membuka kanal pengaduan langsung dari masyarakat.

Asep menekankan, BOSS bukan sekadar pembaruan teknologi, melainkan bagian dari transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) menuju pelayanan publik yang profesional, cepat, dan berintegritas.

“Evaluasi akan kami lakukan secara berkala dan kami terbuka terhadap masukan masyarakat. BOSS harus menjadi solusi nyata, bukan sekadar slogan,” ujarnya.

Peluncuran sistem ini mendapat respons positif dari kalangan pelaku usaha. Mereka berharap proses perizinan ke depan menjadi lebih cepat, mudah, dan bebas dari praktik percaloan.

Meski demikian, penerapan sistem digital ini juga dinilai membutuhkan sosialisasi yang masif.

Sementara itu, Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Juanda, memastikan pihaknya segera menjadwalkan sosialisasi BOSS, termasuk kepada pengelola kawasan industri dan para tenant.

“Kami akan turun langsung melakukan sosialisasi agar aplikasi ini benar-benar dipahami dan dimanfaatkan secara optimal,” katanya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi bersama aparat desa melakukan penanganan kebakaran lahan alang-alang di RT 08 RW 03, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Jumat (10/7/2026). Dua unit mobil damkar diterjunkan untuk mencegah api merambat ke area permukiman warga.

    Kebakaran Lahan Alang-alang Kembali Terjadi di Tambun Utara, Dua Unit Damkar Diterjunkan Cegah Api Merambat ke Permukiman

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kebakaran kembali melanda hamparan alang-alang di wilayah RT 08 RW 03, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (10/7/2026) siang. Hingga berita ini ditulis, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi masih berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke lahan maupun permukiman di sekitarnya. Jaka, warga sekitar, mengatakan kebakaran di […]

  • Ibu-Ibu Jadi Korban Begal di Totoang Kp Sawah, Motor Dibawa Kabur

    Ibu-Ibu Jadi Korban Begal di Totoang Kp Sawah, Motor Dibawa Kabur

    • calendar_month Rab, 30 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi kejahatan jalanan dilaporkan terjadi di wilayah Totoang, Kampung Sawah, Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang. Dikutip dari Informasi yang beredar pada Rabu, (30/9/2026) menyebutkan, seorang perempuan yang disebut sebagai warga Sambo menjadi korban dalam kejadian tersebut. Sepeda motor milik korban dilaporkan dibawa kabur oleh pelaku. Peristiwa itu sontak membuat warga sekitar […]

  • Kabupaten Bekasi resmi mendapat tambahan kuota haji 2026. Jumlah jamaah kini bertambah menjadi 3.573 orang.

    Kuota Haji Kabupaten Bekasi Bertambah Jadi 3.573 Jamaah pada 2026

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi resmi mendapat tambahan kuota haji untuk keberangkatan tahun 2026, dari sebelumnya 2.100 menjadi 3.573 jamaah. Penambahan signifikan ini merupakan hasil koordinasi pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah, Gubernur Jawa Barat, serta para kepala daerah se-Jawa Barat. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan bahwa penambahan kuota ini menjadi kabar […]

  • Penjualan kembang api lesu, omzet pedagang menurun.

    Keluh Pedagang Kembang Api di Cibarusah Sepi Pembeli Saat Tahun Baru 2026

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Imbauan Pemerintah Kabupaten Bekasi agar masyarakat tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026 berdampak langsung terhadap penurunan penjualan kembang api di wilayah Cikarang dan sekitarnya. Pantauan di sejumlah titik penjualan kembang api musiman menunjukkan kondisi lapak yang relatif sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Minimnya pembeli membuat sejumlah pedagang harus […]

  • Apindo Bekasi Bingung, Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Tekan Industri!

    Apindo Bekasi Bingung, Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Tekan Industri!

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang berlaku mulai tahun 2025 mendatang bikin kalangan pengusaha, terutama di Kota Bekasi, jadi was-was. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi, Farid Elhakamy, mengungkapkan bahwa kebijakan ini bakal memukul sektor produksi, khususnya perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor. Bahan Baku Impor Naik, […]

  • Kejari Kota Bekasi Gencar Tagih Tunggakan BPJS Perusahaan, Capai Puluhan Miliar

    Kejari Kota Bekasi Gencar Tagih Tunggakan BPJS Perusahaan, Capai Puluhan Miliar

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sejumlah perusahaan di Kota Bekasi dilaporkan mempunyai tunggakan BPJS yang mencapai puluhan miliar rupiah. Terkait dengan masalah tersebut, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi pun kini berfokus menagih iuran BPJS yang belum terbayarkan tersebut. “Kami merupakan kuasa khusus dari BPJS untuk menagih perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya,” kata Kepala Kejari Kota Bekasi, […]

expand_less