Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bikin Geleng-geleng, Pasca Penertiban Bangli di Jalan Tanggul GCC Justru Beralih Fungsi Jadi Penampungan Sampah

Bikin Geleng-geleng, Pasca Penertiban Bangli di Jalan Tanggul GCC Justru Beralih Fungsi Jadi Penampungan Sampah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Tumpukan sampah terlihat di bekas bangunan liar Jalan Tanggul Grand Cikarang City, Cikarang Utara, yang sebelumnya telah ditertibkan aparat.

Tumpukan sampah terlihat di bekas bangunan liar Jalan Tanggul Grand Cikarang City, Cikarang Utara, yang sebelumnya telah ditertibkan aparat.

INFO CIKARANG — Penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan Tanggul Grand Cikarang City (GCC), Cikarang Utara, justru menyisakan persoalan baru.

Alih-alih tertata dan kembali berfungsi sebagaimana mestinya, area bekas bangunan yang telah dibongkar kini berubah menjadi tempat penampungan sampah liar.

Pantauan di lokasi, tepatnya di bekas bangunan Cafe Presiden yang sebelumnya ditertibkan, terlihat tumpukan sampah rumah tangga hingga sampah plastik berserakan di pinggir jalan.

Diduga, sampah tersebut dibuang oleh warga dari luar kawasan maupun pengendara yang melintas dan memanfaatkan area kosong sebagai tempat pembuangan.

Seorang warga mengaku resah dengan kondisi tersebut karena selain merusak pemandangan, bau tak sedap dari tumpukan sampah sangat mengganggu pengguna jalan.

“Sangat tidak sedap dipandang mata dan baunya mengganggu para pengguna jalan yang lewat di tanggul GCC,” ungkap seorang warga dikutip Minggu, (1/3/2026).

Warga pun meminta agar ada penertiban lanjutan terhadap pihak-pihak yang kerap membuang sampah sembarangan di sepanjang Jalan Tanggul GCC dan sekitarnya.

Menurut warga, jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai penyakit serta berdampak langsung pada kesehatan masyarakat di sekitar lokasi.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti tanggung jawab pemerintah pasca penertiban bangunan liar.

Mereka berharap langkah pembongkaran tidak berakhir sia-sia tanpa tindak lanjut yang jelas.

Pemerintah diminta segera melakukan penataan dan pemanfaatan lahan sesuai fungsi awalnya, agar area tersebut tidak kembali disalahgunakan dan justru menimbulkan masalah lingkungan baru.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi mengamankan belasan remaja usai tawuran di Babelan, satu korban mengalami luka akibat senjata tajam.

    Tawuran di Babelan, 1 Pemuda Terluka, 13 Remaja Diamankan Polisi

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi tawuran antar remaja terjadi di Jalan Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Peristiwa ini menyebabkan seorang pemuda berinisial MSM (19) mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Korban sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum diperbolehkan pulang. Kapolsek Babelan, Kompol Wito, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan setelah kejadian. Polisi melakukan […]

  • Kondisi genangan air di Jalan Diponegoro Tambun yang menyebabkan kemacetan dan motor mogok.

    Nekat Terobos Banjir, Puluhan Motor Mogok di Jalan Diponegoro Tambun

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Genangan air yang menyebabkan banjir di Jalan Diponegoro KM 39 memicu kemacetan parah pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Peristiwa ini terjadi di wilayah Setia Mekar dan langsung berdampak pada arus lalu lintas dengan puluhan kendaraan mogok bersamaan. Puluhan Motor Mogok Akibat genangan air yang cukup tinggi, banyak kendaraan […]

  • Cinta Terlarang di Koridor Kekuasaan: Antara Tanggung Jawab dan Hasrat

    Cinta Terlarang di Koridor Kekuasaan: Antara Tanggung Jawab dan Hasrat

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bau tak sedap tercium dari tubuh birokrasi Kabupaten Bekasi. Sebuah skandal yang mengguncang melibatkan oknum petinggi BUMD dan seorang legislator perempuan DPRD. Keduanya dikabarkan tertangkap tangan di sebuah hotel di Yogyakarta — bukan untuk urusan kedinasan, melainkan untuk kepentingan pribadi yang disebut-sebut terkait hubungan gelap. Informasi ini tak datang dari sumber sembarangan. […]

  • Rekaman CCTV memperlihatkan terduga pelaku pencurian sepeda motor saat beraksi di kawasan Pondok Tanah Mas, Cibitung, Selasa (26/5/2026) dini hari.

    Aksi Maling Motor di Pondok Tanah Mas Cibitung Terekam CCTV, Warga Makin Resah

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di kawasan Pondok Tanah Mas, Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, (26/5/2026) sekitar pukul 04.49 WIB. Aksi pelaku yang disebut beraksi seorang diri tersebut berhasil terekam kamera pengawas CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku tampak bergerak cepat saat menjalankan aksinya pada waktu […]

  • TPS ilegal di Kebalen ditutup permanen oleh Pemkab Bekasi.

    Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, TPS Ilegal di Babelan Resmi Ditutup

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya mengambil langkah tegas. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menutup secara permanen tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di bantaran Kali Bekasi, wilayah Kebalen, Kecamatan Babelan. Lokasi tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik pembuangan liar yang mencemari aliran sungai dan mengganggu kesehatan warga sekitar. Tumpukan sampah kerap […]

  • Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap perizinan.

    Resmi! KPK Tetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan Ayahnya Tersangka Suap Perizinan Proyek

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap perizinan proyek di Kabupaten Bekasi. Tidak sendirian, Ade juga dijerat bersama ayah kandungnya, HM Kunang, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan. Penetapan status hukum tersebut diumumkan KPK setelah rangkaian operasi senyap […]

expand_less