Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga Protes Pembongkaran Bangunan Liar di Kalimalang, Klaim Bayar Iuran Bulanan

Warga Protes Pembongkaran Bangunan Liar di Kalimalang, Klaim Bayar Iuran Bulanan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar
Warga protes pembongkaran bangunan liar di Kalimalang.

Warga protes pembongkaran bangunan liar di Kalimalang.

INFO CIKARANG — Pembongkaran ratusan bangunan liar di bantaran Sungai Kalimalang, Kabupaten Bekasi, diwarnai protes warga.

Sejumlah penghuni bangunan menolak penertiban dengan alasan selama ini mereka merasa telah membayar iuran bulanan kepada pihak yang mengaku sebagai petugas.

Sebanyak 170 bangunan liar diratakan menggunakan alat berat oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi, dengan pengamanan dari unsur TNI dan Polri dari Polres Metro Bekasi, pada Selasa (16/12/2025).

Berdasarkan data di lapangan, sekitar 70 persen bangunan liar tersebut diketahui digunakan sebagai warung remang-remang.

Saat proses pembongkaran berlangsung, sejumlah warga menyampaikan keberatan dan menolak penertiban.

Salah satu warga, Deden, mengaku dirinya dan warga lain selama ini rutin membayar iuran bulanan.

Ia menyebut pungutan tersebut diklaim sebagai biaya keamanan.

“Kita membayar per wanita Rp100 ribu setiap bulan. Informasi yang kami dapat, bangunan di bagian belakang juga diduga membayar iuran sampai Rp2 juta per bulan,” ujar Deden dalam keterangannya dikutip Rabu, (17/12/2025).

Warga menduga pungutan tersebut dilakukan oleh oknum yang mengaku berasal dari Satpol PP Kabupaten Bekasi, sehingga mereka merasa memiliki legitimasi untuk menempati bangunan tersebut.

Namun, tudingan itu langsung dibantah oleh Kepala Bidang Satpol PP Kabupaten Bekasi, Ganda S. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memungut iuran dari bangunan liar di bantaran Kalimalang.

“Orang yang dimaksud bukan anggota Satpol PP Kabupaten Bekasi. Informasi yang kami terima, yang bersangkutan adalah oknum wartawan,” tegas Ganda.

Ganda juga menambahkan bahwa proses penertiban telah dilakukan sesuai prosedur.

Satpol PP, kata dia, sebelumnya telah melayangkan surat peringatan secara bertahap kepada para pemilik bangunan liar.

“Sudah kami kirimkan surat peringatan, mulai dari peringatan pertama hingga peringatan terakhir sebelum dilakukan penertiban,” jelasnya.

Pembongkaran bangunan liar ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menertibkan bantaran sungai guna menjaga fungsi aliran air dan mencegah risiko banjir.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iring-iringan suporter Viking melakukan konvoi kemenangan Persib Bandung di kawasan Cikarang, Sabtu (23/5/2026).

    Konvoi Viking Birukan Jalanan Cikarang, Euforia Persib Juara Super League Viral di Media Sosial

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Euforia kemenangan Persib Bandung di ajang Super League 2026 mulai terasa hingga ke wilayah Kabupaten Bekasi. Pada Sabtu, 23 Mei 2026, iring-iringan konvoi suporter Viking tampak memadati sejumlah ruas jalan di kawasan Cikarang. Momen tersebut ramai diperbincangkan usai sebuah video diunggah akun Instagram @riscaaa dan memperlihatkan ratusan suporter Persib turun ke jalan […]

  • Ilustrasi pembagian daging kurban kepada masyarakat saat Hari Raya Idul Adha di Kabupaten Bekasi.

    Bolehkah Daging Kurban Dijual? Ini Penjelasan Hukum Islam yang Masih Banyak Disalahpahami

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Hari Raya Idul Adha, pertanyaan mengenai boleh atau tidaknya menjual daging kurban kembali ramai diperbincangkan masyarakat. Tidak sedikit warga yang masih bingung terkait hukum menjual bagian hewan kurban, baik daging, kulit, maupun bagian lainnya. Dalam ajaran Islam, hewan kurban yang disembelih saat Idul Adha merupakan bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada […]

  • Warga Pilar Desak BPN Kabupaten Bekasi Satset Brantas Mafia Tanah

    Warga Pilar Desak BPN Kabupaten Bekasi Satset Brantas Mafia Tanah

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Kabupaten Bekasi – Forum Warga Pilar Tertindas (Fowapti) mengultimatum BPN Kabupaten Bekasi jangan bermain mata dengan mafia tanah. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fowapti Maskuri pada Kamis (03/10/2024). Hal tersebut disebabkan ketika pihaknya tidak puas atas penjelasan yang dikeluarkan BPN Kabupaten Bekasi pada Senin 30 September 2024 kemarin, padahal warga kesana atas perintah surat dari […]

  • PPN 12% Mulai 2025, Apa Saja Barang dan Jasa yang Kena Dampaknya?

    PPN 12% Mulai 2025, Apa Saja Barang dan Jasa yang Kena Dampaknya?

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% mulai 1 Januari 2025. Kenaikan ini merupakan bagian dari UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yang bertujuan meningkatkan penerimaan negara dan menjaga stabilitas ekonomi. Barang dan Jasa Premium Jadi Sasaran Utama Tenang, nggak semua barang dan jasa bakal […]

  • Warga Kampung Buni Asih mengeluhkan pemagaran akses jalan oleh PT Villa Desta yang diduga dilakukan tanpa musyawarah dengan masyarakat sekitar.

    Akses Jalan Warga Kp. Buni Asih Diduga Dipagari oleh PT Villa Desta

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Buni Asih mengeluhkan adanya pemagaran akses jalan yang selama ini digunakan sebagai jalur utama aktivitas masyarakat. Pemagaran tersebut diduga dilakukan oleh pihak PT Villa Desta tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu dengan warga sekitar. Akses jalan tersebut diketahui telah digunakan warga selama bertahun-tahun untuk keperluan sekolah, bekerja, hingga distribusi hasil usaha […]

  • Streamer YouTube Resbob akhirnya angkat suara usai dikecam publik

    Resbob Minta Maaf Usai Ucapan Kontroversial soal Viking dan Sunda, Kasus Tetap Bergulir ke Ranah Hukum

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Streamer YouTube Resbob atau Adimas Firdaus akhirnya angkat suara setelah ucapannya saat siaran langsung menuai kecaman publik. Dalam live streaming yang viral di media sosial, Adimas diduga melontarkan kalimat bernada penghinaan terhadap pendukung Persib Bandung (Viking) serta masyarakat Sunda. Melalui sebuah video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Adimas menyampaikan permintaan […]

expand_less