Pemkab Bekasi Siaga Dampak Global, Fokus Perkuat PAD dan Jaga Ekonomi Daerah
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memimpin apel ASN di Cikarang Pusat, menekankan kesiapan hadapi dampak global.
INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi dampak global, khususnya di sektor energi dan bahan bakar minyak (BBM), yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa meskipun dampaknya belum terasa secara langsung, kewaspadaan tetap diperlukan sejak dini.
“Memang saat ini belum terlalu terasa, tapi kita harus siap. Banyak negara sudah terdampak, dan Indonesia juga bisa ikut merasakan dampaknya,” ujarnya dikutip dari Pemkab Kabupaten Bekasi Senin (30/3/2026).
Sebagai langkah konkret, Pemkab Bekasi berencana mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggali potensi dari berbagai sektor.
Upaya ini dilakukan untuk menutup kekurangan anggaran yang mencapai ratusan miliar rupiah akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.
“Kita akan kumpulkan dinas-dinas penghasil untuk memetakan potensi yang bisa dimaksimalkan, baik dari pajak daerah, retribusi, maupun layanan publik,” jelasnya.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain retribusi pasar, parkir, fasilitas umum, hingga pajak air tanah.
Optimalisasi ini diharapkan mampu menjaga kestabilan fiskal daerah di tengah tekanan global.
Tak hanya itu, Pemkab Bekasi juga memastikan keberlangsungan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap menjadi prioritas.
“Kami tidak ingin PPPK terdampak. Karena itu, semua harus bekerja maksimal agar pendapatan meningkat dan kekurangan anggaran bisa tertutupi,” tegas Asep.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperkuat pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok, termasuk BBM.
Koordinasi lintas dinas akan terus ditingkatkan guna mencegah gejolak di masyarakat.
“Kita tidak ingin ada kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak terkendali. Pemerintah harus hadir memastikan kondisi tetap stabil,” tambahnya.
Menghadapi tantangan tersebut, Asep mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat kolaborasi.
“Situasi memang tidak mudah, tapi dengan kerja sama dan semangat bersama, kita optimistis Bekasi tetap bisa berkembang dan masyarakatnya sejahtera,” tandasnya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar