Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Belasan Tahun Dikeluhkan, TPS Ilegal di Tambun Utara Akhirnya Ditutup Usai Aduan Warga

Belasan Tahun Dikeluhkan, TPS Ilegal di Tambun Utara Akhirnya Ditutup Usai Aduan Warga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 14 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Kondisi TPS ilegal di Tambun Utara yang ditutup setelah lama dikeluhkan warga karena bau dan dampak kesehatan.

Kondisi TPS ilegal di Tambun Utara yang ditutup setelah lama dikeluhkan warga karena bau dan dampak kesehatan.

INFO CIKARANG — Keluhan warga soal TPS ilegal di Tambun Utara Bekasi akhirnya mendapat respons langsung dari pemerintah daerah. Setelah bertahun-tahun beroperasi, lokasi pembuangan sampah tersebut kini resmi dihentikan sementara.

Penutupan dilakukan setelah Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, turun langsung ke lokasi di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Selasa (14/4/2026).

Warga sebelumnya mengeluhkan keberadaan TPS ilegal yang disebut menimbulkan bau menyengat dan berdampak pada kesehatan lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah hari ini saya berkunjung ke Desa Sriamur atas pengaduan masyarakat. Karena dampaknya sudah dirasakan warga, terutama terkait kesehatan akibat udara yang tidak baik, maka untuk sementara kita tutup dulu pembuangan sampah di sini,” kata Asep.

Tak hanya menghentikan aktivitas, pemerintah juga langsung bergerak melakukan penanganan awal dengan mengangkut sampah yang selama ini menumpuk di lokasi.

Keberadaan TPS ilegal di Desa Sriamur ini diketahui bukan hal baru. Aktivitas pembuangan disebut sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan maksimal.

“Ini sudah lama, kurang lebih belasan tahun, bahkan sebelum saya menjabat sudah ada aktivitas di sini,” ungkap Camat Tambun Utara, Najmudin.

Sebagai langkah lanjutan, pengawasan akan diperketat untuk mencegah aktivitas serupa kembali terjadi.

“Nanti sampahnya diangkut, kemudian kita lakukan pengawasan. Kalau masih ada yang membuang sampah sembarangan, tentu akan dikoordinasikan dengan Dinas LH untuk penindakan sesuai aturan,” jelasnya.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan skema penanganan yang lebih berkelanjutan. Salah satunya membuka peluang pengelolaan sampah berbasis usaha, namun dengan syarat harus memenuhi aturan yang berlaku.

“Kalau masyarakat ingin usaha pengolahan limbah, silakan. Tapi harus sesuai aturan, tidak mencemari lingkungan, dan perizinannya harus jelas,” ujar Asep.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan sampah di Kabupaten Bekasi saat ini sudah berada dalam kondisi darurat, sehingga perlu langkah serius dan kolaboratif.

“Kita sudah bekerja sama dengan pihak swasta untuk pengolahan sampah, termasuk pemanfaatan sebagai bahan baku industri dan rencana pembangunan PSEL. Harapannya dalam beberapa tahun ke depan, persoalan sampah bisa teratasi secara bertahap,” tambahnya.

Selain penanganan dari pemerintah, masyarakat juga didorong untuk ikut berperan dalam mengurangi beban sampah, salah satunya melalui pemilahan dari rumah dan pembentukan bank sampah.

“Yang paling bagus sebenarnya masyarakat mulai dari lingkungan terdekat, seperti membuat bank sampah. Ini bisa mengurangi beban pemerintah sekaligus memberi nilai ekonomi,” tutup Asep.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi aksi penipuan berkedok bantuan sosial yang menyasar warga lanjut usia di Kabupaten Bekasi.

    Modus Tawarkan Bansos Presiden, Warga Cibitung Tertipu hingga Kehilangan Emas Rp18 Juta

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi penipuan dengan modus menawarkan bantuan sosial kembali terjadi di Kabupaten Bekasi. Kali ini, seorang warga di Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat menjadi korban hingga mengalami kerugian belasan juta rupiah. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026. Pelaku diketahui seorang perempuan berhijab yang datang menggunakan sepeda motor dan mendatangi rumah korban. […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat bertemu dengan warga di wilayah Sumedang sebelum diketahui bahwa salah satu warga yang hendak dibantu pembayaran pajak kendaraan tersebut merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Warga yang Akan Dibantu Dedi Mulyadi Bayar Pajak Ternyata Pelaku Curanmor, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang sempat akan dibantu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) untuk pembayaran pajak sepeda motor yang menunggak, ternyata terungkap sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Fakta tersebut disampaikan dalam konferensi pers kasus curanmor hasil Operasi Jaran Lodaya 2026 di Mapolres Sumedang, Kamis (4/6/2026). Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo […]

  • Kondisi banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi dan memaksa ribuan warga terdampak.

    Banjir Rendam Kabupaten Bekasi, Hampir 15 Ribu KK Terdampak di 17 Kecamatan

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kabupaten Bekasi kembali dikepung banjir. Hingga Senin pagi, 19 Januari 2026, bencana hidrometeorologi tersebut telah berdampak pada 14.855 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 39 desa pada 17 kecamatan. Luapan air yang belum surut memaksa ribuan warga mengungsi demi menyelamatkan diri. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, sebanyak 1.336 […]

  • Akrab dengan Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Ingatkan Soal Jalan Rusak!

    Akrab dengan Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Ingatkan Soal Jalan Rusak!

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tampak akrab dengan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, saat menghadiri retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram Dedi (@dedimulyadi71), mantan Bupati Purwakarta itu bahkan merangkul Ade dan menyebutnya sebagai sosok adik. “Ini dengan adik saya ini, […]

  • Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Surya Wijaya saat menjelaskan rencana revisi Perda Ketertiban Umum di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

    Sanksi Kurungan Dihapus, Pemkab Bekasi Beralih ke Denda untuk Pelanggar Ketertiban

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai mengkaji ulang aturan soal ketertiban umum. Salah satu perubahan yang cukup mencolok adalah rencana penghapusan sanksi kurungan bagi pelanggar. Revisi ini dilakukan terhadap Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini. Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya, mengatakan penyesuaian […]

  • Ilustrasi aksi begal. Kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, seorang pengendara motor menjadi korban saat pulang kerja malam hari.

    Aksi Begal di Babelan, Motor Korban Dibawa Kabur

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian dengan kekerasan atau begal kembali meresahkan warga Babelan, Kabupaten Kabupaten Bekasi. Seorang warga menjadi korban saat hendak pulang kerja pada Senin malam, (3/3/2026), sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Buni Bakti. Korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri tiba-tiba dipepet oleh tiga orang pelaku yang berboncengan menggunakan […]

expand_less