Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tanggul Rusak, Warga Perumahan GCV Jayasampurna Dihantui Oleh Banjir

Tanggul Rusak, Warga Perumahan GCV Jayasampurna Dihantui Oleh Banjir

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Tanggul yang ambrol di Perumahan GCV Jayasampurna, Kabupaten Bekasi, meningkatkan risiko banjir akibat luapan Kali Cikarang.

Tanggul yang ambrol di Perumahan GCV Jayasampurna, Kabupaten Bekasi, meningkatkan risiko banjir akibat luapan Kali Cikarang.

INFO CIKARANG — Warga Perumahan Grand Cikarang Village (GCV) di Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, kembali dihantui ancaman banjir.

Salah satu titik tanggul yang dibangun pengembang untuk menahan luapan Kali Cikarang kini ambrol dan berpotensi menggenangi rumah warga.

Tandes (56), salah seorang warga, menjelaskan bahwa tanggul dibangun pengembang pada September–Oktober 2025 setelah banjir besar melanda kawasan tersebut sebanyak tiga kali pada awal tahun 2025.

“Dulu tanggul ini dibuat pengembang untuk mencegah banjir. Tanah dari bantaran kali dinaikkan untuk dijadikan tanggul,” ujarnya.

Namun, tanggul kini dalam kondisi memprihatinkan. Bagian tanggul yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah Roni ambrol, diduga karena pembangunan kurang maksimal sehingga mudah terkikis air saat hujan deras pada November 2025.

“Ambrol sedikit demi sedikit, sekarang sudah parah dan lebar. Bahkan saluran air di bawahnya juga ikut ambrol,” tambahnya.

Kondisi ini membuat warga, khususnya yang tinggal di Blok R, S, hingga N, was-was setiap kali debit air Kali Cikarang naik.

Sejak Januari 2026, debit air Kali Cikarang telah naik sebanyak tiga kali dan hampir meluap ke pemukiman warga.

Untuk mengantisipasi kerugian, warga mulai memindahkan barang berharga ke tempat lebih tinggi.

“Saya buat tempat penyimpanan di plafon rumah, barang-barang penting saya simpan di situ. Barang elektronik juga saya gantung di dinding. Kalau air sudah surut, baru saya turunkan lagi,” jelas Tandes.

Warga berharap pengembang segera memperbaiki tanggul agar risiko banjir dapat diminimalkan.

“Kami ingin tanggul ini dibangun dengan maksimal, kalau bisa pakai beton. Jadi kami tidak perlu was-was setiap kali debit air tinggi,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, pengembang belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tanggul maupun rencana perbaikan.

Warga berharap ada solusi konkret demi kenyamanan dan keamanan pemukiman mereka.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pilkada 2024, TPS Rawan di Bekasi Jadi Sorotan Utama

    Jelang Pilkada 2024, TPS Rawan di Bekasi Jadi Sorotan Utama

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    CIKARANG– Bawaslu Kabupaten Bekasi telah merilis daftar Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dinilai memiliki potensi kerawanan pada Pilkada serentak 2024. Berdasarkan pemetaan, terdapat 22 indikator kerawanan TPS yang tersebar di 23 kecamatan dan 187 desa di wilayah ini. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bekasi, Khoirudin, menyebutkan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan KPU Kabupaten […]

  • Flyover Cikarang Utara Ditutup Sementara, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif

    Flyover Cikarang Utara Ditutup Sementara, Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Jalur Flyover Martadinata dari arah barat ke timur ditutup sementara akibat kerusakan pada bagian jalan. Penutupan dilakukan untuk proses perbaikan konstruksi yang diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Satuan Lalu Lintas Cikarang Utara mengimbau para pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif selama masa perbaikan agar terhindar dari kemacetan di sekitar lokasi. Alternatif […]

  • Pembangunan jalan tanggul Kong Isah di Tambun Utara tinggal menyisakan kurang lebih 200 meter lagi.

    Sisa Sedikit Lagi, Jalan Tanggul Kong Isah Tambun Utara Ditargetkan Jadi Akses Tembus Sukawangi

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harapan warga Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, untuk memiliki jalur alternatif bebas banjir kian mendekati kenyataan. Pembangunan jalan tanggul Kong Isah di Desa Sriamur kini hanya tersisa sekitar 200 meter, sebelum benar-benar tersambung ke wilayah Kecamatan Sukawangi. Camat Tambun Utara Najmuddin menyebut, penyelesaian ruas jalan tersebut telah diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) […]

  • Kepolisian Resort Karawang Baru Menangkap 2 Pelaku Pengeroyokan Terhadap Kyai Dan Anggota Banser Kabupaten Bekasi

    Kepolisian Resort Karawang Baru Menangkap 2 Pelaku Pengeroyokan Terhadap Kyai Dan Anggota Banser Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Infocikarang.id, -kepolisian resort karawang baru menangkap 2 dari puluhan pelaku pengeroyokan terhadap kyai dan anggota banser kabupaten bekasi Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam, 10 Agustus 2024, sekitar pukul 22.00 WIB, di Jalan Raya Pasar Baru, Dusun Warudoyong, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Kapolres Karawang, AKBP Edward Zulkarnaen, dalam keterangan resminya pada Jumat, 16 Agustus 2024, […]

  • Viral! Teguran Abu Rokok Berujung Pemukulan di Kota Serang

    Viral! Teguran Abu Rokok Berujung Pemukulan di Kota Serang

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perilaku pengendara yang tidak bertanggung jawab kembali menimbulkan insiden tak menyenangkan. Kali ini, ALF (26), seorang warga Kota Serang, menjadi korban pemukulan oleh seorang pengendara mobil dengan nomor polisi B 1906 ZKW setelah dirinya menegur tindakan tidak etis pengendara tersebut. Kejadian ini bermula ketika ALF yang tengah berada di jalan harus menahan […]

  • Aksi perampasan kendaraan oleh matel kembali meresahkan.

    Komdigi Hapus Delapan Aplikasi Terkait Praktik Mata Elang, Akses Data Kendaraan Disorot

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Maraknya aksi perampasan kendaraan bermotor di jalan raya kembali menjadi sorotan. Praktik penarikan paksa yang kerap dikaitkan dengan kelompok mata elang (matel) dinilai makin meresahkan, terutama karena diduga memanfaatkan aplikasi digital yang menyimpan data kendaraan secara ilegal. Sejumlah pengendara mengeluhkan aksi oknum yang mengaku sebagai debt collector, namun tidak dapat menunjukkan identitas […]

expand_less