Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Waspada Cuaca Tak Menentu, BPBD Kabupaten Bekasi Ingatkan Potensi Bencana Jelang Kemarau 2026

Waspada Cuaca Tak Menentu, BPBD Kabupaten Bekasi Ingatkan Potensi Bencana Jelang Kemarau 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Ming, 19 Apr 2026
  • comment 0 komentar
BPBD Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem meski wilayah mulai memasuki musim kemarau.

BPBD Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem meski wilayah mulai memasuki musim kemarau.

INFO CIKARANG — Meski diprediksi mulai memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Bekasi diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Dodi Supriadi, menjelaskan bahwa berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Namun demikian, kondisi cuaca saat ini masih belum stabil. Hujan masih terjadi di sejumlah wilayah, sehingga risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin kencang tetap perlu diantisipasi.

“Walaupun sudah mulai masuk musim kemarau, kondisi di lapangan masih sering terjadi hujan. Karena itu masyarakat harus tetap siaga,” ujarnya.

Saat ini, Kabupaten Bekasi juga masih berstatus siaga darurat bencana hingga 30 April 2026.

Status tersebut mencakup berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, cuaca ekstrem, hingga tanah longsor.

Dodi menambahkan, masa peralihan musim seperti sekarang memang rawan memicu kejadian bencana.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.

Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air guna menghadapi kemungkinan kekeringan.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membakar sampah atau lahan karena berisiko memicu kebakaran saat musim kemarau tiba.

Di sektor pertanian, petani dianjurkan untuk menyesuaikan pola tanam, menggunakan varietas tahan kekeringan, serta mengelola sumber air secara lebih efektif.

Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah munculnya penyakit akibat debu dan kekurangan air bersih.

“Pantau terus informasi cuaca dari sumber resmi agar bisa mengantisipasi kondisi yang berubah-ubah,” tambahnya.

Imbauan ini juga sejalan dengan arahan BPBD Provinsi Jawa Barat yang meminta seluruh daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buron Sepekan, Tahanan Kasus Muncikari Ditangkap Saat Temui Pacar di Cikarang

    Buron Sepekan, Tahanan Kasus Muncikari Ditangkap Saat Temui Pacar di Cikarang

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kejaksaan Negeri Jakarta Utara berhasil menangkap kembali Januar Murdianto alias Jawir, seorang terdakwa kasus muncikari yang sempat melarikan diri usai sidang pada Selasa, 6 Mei 2025. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan seksi intelijen dan tindak pidana umum pada Senin, 12 Mei 2025, pukul 14.50 WIB, di kawasan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Kepala […]

  • Ilustrasi proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bekasi.

    Jelang Pemilihan BPD di Kabupaten Bekasi, Fenomena ‘Tokoh Gopek’ dan ‘Tokoh Serebu’ Jadi Sorotan

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pelaksanaan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi mulai menjadi perhatian publik. Ketika persiapan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, muncul fenomena yang ramai diperbincangkan masyarakat yakni istilah “tokoh gopek” hingga “tokoh serebu”. Istilah tersebut merujuk pada dugaan praktik politik uang yang mulai mencuat menjelang proses pemungutan suara anggota […]

  • Kronologi Kebakaran Pabrik Kardus di Mustikajaya

    Kronologi Kebakaran Pabrik Kardus di Mustikajaya

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Kebakaran melanda sebuah pabrik kardus di Jalan H. Saba, Kampung Ciketing Asem Jaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Kamis (4/9) pagi sekitar pukul 06.50 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Haryanto, mengungkapkan dugaan awal api berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan penjaga pabrik untuk menghalau nyamuk. “Informasi yang […]

  • Persidangan kasus dugaan korupsi proyek di Pengadilan Negeri Bandung yang menghadirkan sejumlah saksi pada Senin (18/5/2026).

    Kuasa Hukum Ade Kuswara Sebut Daftar Kontraktor Disusun Internal Dinas SDA BMBK Bekasi

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Persidangan dugaan kasus proyek di lingkungan Dinas SDA BMBK Kabupaten Bekasi kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Senin (18/5/2026). Dalam sidang ketiga tersebut, kuasa hukum Ade Kuswara Kunang menyampaikan bahwa daftar perusahaan kontraktor yang selama ini dikaitkan dengan arahan terdakwa Sarjan disebut bukan berasal dari Ade Kuswara Kunang. Kuasa hukum Ade […]

  • Puncak Hujan 2024, BPBD Bekasi Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

    Puncak Hujan 2024, BPBD Bekasi Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang. Berdasarkan analisis BMKG, puncak musim penghujan diperkirakan terjadi pada akhir Desember 2024 hingga Januari 2025. Dodi Supriadi selaku Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada […]

  • Pemkab Bekasi prioritaskan pembangunan jalan dan pengairan pada 2026.

    APBD 2026 Kabupaten Bekasi Tembus Rp7,7 Triliun, Jalan dan Irigasi Masih Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan arah kebijakan anggaran tahun 2026 masih menitikberatkan pada pembangunan fisik dasar, khususnya infrastruktur jalan dan pengairan. Hal itu tercermin dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang totalnya mencapai Rp7,7 triliun. Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama DPRD menuntaskan pembahasan dan menyepakati hasil evaluasi […]

expand_less