Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Waspada Cuaca Tak Menentu, BPBD Kabupaten Bekasi Ingatkan Potensi Bencana Jelang Kemarau 2026

Waspada Cuaca Tak Menentu, BPBD Kabupaten Bekasi Ingatkan Potensi Bencana Jelang Kemarau 2026

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
BPBD Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem meski wilayah mulai memasuki musim kemarau.

BPBD Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem meski wilayah mulai memasuki musim kemarau.

INFO CIKARANG — Meski diprediksi mulai memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Bekasi diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Dodi Supriadi, menjelaskan bahwa berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Namun demikian, kondisi cuaca saat ini masih belum stabil. Hujan masih terjadi di sejumlah wilayah, sehingga risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan angin kencang tetap perlu diantisipasi.

“Walaupun sudah mulai masuk musim kemarau, kondisi di lapangan masih sering terjadi hujan. Karena itu masyarakat harus tetap siaga,” ujarnya.

Saat ini, Kabupaten Bekasi juga masih berstatus siaga darurat bencana hingga 30 April 2026.

Status tersebut mencakup berbagai potensi bencana, mulai dari banjir, cuaca ekstrem, hingga tanah longsor.

Dodi menambahkan, masa peralihan musim seperti sekarang memang rawan memicu kejadian bencana.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal penting yang tidak boleh diabaikan.

Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air guna menghadapi kemungkinan kekeringan.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membakar sampah atau lahan karena berisiko memicu kebakaran saat musim kemarau tiba.

Di sektor pertanian, petani dianjurkan untuk menyesuaikan pola tanam, menggunakan varietas tahan kekeringan, serta mengelola sumber air secara lebih efektif.

Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah munculnya penyakit akibat debu dan kekurangan air bersih.

“Pantau terus informasi cuaca dari sumber resmi agar bisa mengantisipasi kondisi yang berubah-ubah,” tambahnya.

Imbauan ini juga sejalan dengan arahan BPBD Provinsi Jawa Barat yang meminta seluruh daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bekasi Ade Kuswara Tunda Retret ke Magelang, Ini Alasannya!

    Bupati Bekasi Ade Kuswara Tunda Retret ke Magelang, Ini Alasannya!

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama tiga kepala daerah PDI Perjuangan di Jawa Barat memutuskan untuk menunda keberangkatan ke Magelang untuk mengikuti retret. Keputusan ini diambil setelah adanya instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Dalam sebuah video yang diunggah oleh Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, disebutkan bahwa kepala […]

  • Tiga Ruko Dilalap Api di Babelan, Tim Damkar Selamatkan Empat Orang

    Tiga Ruko Dilalap Api di Babelan, Tim Damkar Selamatkan Empat Orang

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berhasil menyelamatkan empat orang dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga ruko di Taman Kebalen, RT 007 RW 006, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Djoko WB, Komandan Regu Pleton VI, mengatakan keempat korban yang berhasil dievakuasi merupakan satu keluarga yang terdiri dari seorang ayah, ibu, […]

  • Pemprov Jawa Barat menghentikan izin pembangunan perumahan di kawasan rawan banjir Kabupaten Bekasi, guna menata ulang tata ruang dan menuntut tanggung jawab pengembang atas dampak banjir yang dialami warga.

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Hentikan Izin Perumahan di Wilayah Rawan Banjir Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghentikan izin pembangunan perumahan di wilayah rawan banjir Kabupaten Bekasi sebagai langkah pembenahan tata ruang dan penegakan tanggung jawab pengembang terhadap warga terdampak bencana. Kebijakan tersebut ditegaskan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyusul banjir yang kembali merendam sejumlah kawasan perumahan. Menurut Dedi Mulyadi, banjir di Kabupaten […]

  • Banjir rob kembali melanda pesisir Muara Gembong.

    Pesisir Pantai Muara Gembong Dilanda Banjir Rob, Tambak Ikan dan Permukiman Terancam Terendam

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Wilayah pesisir pantai di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, kembali dilanda banjir rob sejak Sabtu, 3 Januari 2026. Fenomena pasang air laut tersebut mengancam keberlangsungan tambak ikan milik warga serta permukiman yang berada di kawasan pesisir. Sejumlah pemilik tambak mengaku mulai khawatir dengan kondisi air laut yang terus naik. Jika rob semakin […]

  • Instruksi Transparansi Dedi Mulyadi Jadi Ujian Birokrasi Daerah, Pemkab Bekasi Pilih Rapikan Dulu Anggaran

    Instruksi Transparansi Dedi Mulyadi Jadi Ujian Birokrasi Daerah, Pemkab Bekasi Pilih Rapikan Dulu Anggaran

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar seluruh pemerintah daerah membuka penggunaan anggaran melalui media sosial bukan sekadar imbauan administratif. Kebijakan itu menjadi ujian terbuka bagi kesiapan birokrasi daerah dalam menghadapi tuntutan transparansi publik yang kian keras. Di Kabupaten Bekasi, instruksi tersebut disambut dengan sikap hati-hati. Pemerintah daerah menyatakan dukungan, namun sekaligus […]

  • PBB Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dan Tekankan Kebebasan Pers dalam Demo Nasional di Indonesia

    PBB Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dan Tekankan Kebebasan Pers dalam Demo Nasional di Indonesia

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Hak Asasi Manusia (Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights/OHCHR) mendesak pemerintah Indonesia melakukan penyelidikan cepat, menyeluruh, dan transparan atas dugaan pelanggaran HAM yang terjadi dalam demonstrasi nasional pada Agustus 2025. Juru Bicara OHCHR, Ravina Shamdasani, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekerasan […]

expand_less