Seleksi Paskibraka Kabupaten Bekasi 2026 Ketat, Peserta Tetap Dibina Meski Tak Lolos
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Sekda Kabupaten Bekasi menyapa peserta seleksi Paskibraka 2026 saat tahapan seleksi di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat.
INFO CIKARANG — Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 berlangsung ketat dan terstruktur.
Namun, panitia memastikan seluruh peserta tetap mendapatkan pembinaan, termasuk mereka yang tidak lolos ke tahap akhir.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Kesbangpol Kabupaten Bekasi, Rama B. Matandung, menegaskan bahwa seleksi ini tidak semata-mata mencari 50 peserta terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan karakter generasi muda.
“Peserta yang belum masuk 50 besar tetap akan dilibatkan dalam kegiatan kebangsaan, seperti bela negara dan upacara di lingkungan pemerintah daerah,” ujarnya dikutip Selasa, (21/4/2026).
Menurutnya, peserta yang tidak terpilih tetap memiliki ruang untuk berkembang melalui berbagai kegiatan kolaboratif bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora), serta aktivitas di tingkat sekolah maupun kecamatan.
Ia menyebut, pendekatan ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang untuk menjaga semangat nasionalisme dan kedisiplinan generasi muda di Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, bagi peserta yang lolos seleksi akhir, Kesbangpol telah menyiapkan program pemusatan latihan atau training center menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Pemusatan latihan akan dilakukan sekitar 14 hingga 15 hari pada awal Agustus. Tahun ini direncanakan berlangsung di BPTIK sebagai upaya meningkatkan kualitas pelatihan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Kesbangpol bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta pelatih dari unsur TNI dan Polri.
Pola latihan pun dirancang lebih intensif, dengan sesi pagi dan sore guna membentuk kesiapan fisik dan mental peserta.
Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan konsep formasi pengibaran bendera yang lebih variatif dan inovatif.
Bahkan, terdapat rencana untuk menambah jumlah anggota Paskibraka di masa mendatang.
“Kami mengusulkan penambahan jumlah personel dari 50 menjadi 75 hingga 100 orang, agar bisa mengakomodasi potensi dari hampir 500 sekolah di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Dengan jumlah yang lebih besar, formasi pengibaran bendera diharapkan dapat dikembangkan lebih kreatif, termasuk rencana membentuk formasi visual tokoh proklamator.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar