Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KPK Beberkan Alasan Tak Tahan Gus Yaqut Meski Jadi Tersangka Korupsi

KPK Beberkan Alasan Tak Tahan Gus Yaqut Meski Jadi Tersangka Korupsi

  • account_circle T.T
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Gus Yaqut belum ditahan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi kuota haji.

Gus Yaqut belum ditahan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka korupsi kuota haji.

INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Agama era Presiden Joko Widodo, yakni Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menjadi tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji.

KPK sudah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) kasus korupsi kuota haji ini di awal Januari 2026, di mana disebutkan Gus Yaqut sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penetapan Gus Yaqut sebagai tersangka kasus tersebut.

“Benar,” kata Fitroh Jumat, (9/1/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, untuk lebih jelas dan lengkapnya Mas Jubir (Juru Bicara) akan menyampaikan secara rinci,” kata Asep.

Meski demikian, KPK belum menahan Gus Yaqut usai ditetapkan jadi tersangka korupsi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji pada Jumat 9/1/2026.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, penahanan belum dilakukan karena proses penyidikan terus berjalan.

Namun Budi menambahkan, penetapan tersangka sudah berdasarkan alat bukti yang ditemukan.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengakui adanya perbedaan pendapat di antara pimpinan KPK dalam menentukan tersangka dugaan korupsi kuota haji.

Menurut Fitroh dinamika perbedaan pendapat tersebut merupakan hal yang biasa dan lazim dalam penanganan perkara.

“Itu biasa dalam sebuah dinamika. Hal seperti itu terjadi di setiap kasus, tidak hanya kasus kuota haji,” kata Fitroh.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, sebelumnya mengungkapkan bahwa aliran dana haram dari praktik jual beli kuota ini mengalir secara berjenjang dari bawah hingga ke level tertinggi.

“Kalau di kementerian, ujungnya ya menteri,” kata Asep beberapa waktu lalu.

Penyidik menduga uang hasil korupsi tersebut berasal dari kesepakatan bawah tangan antara pihak Kementerian Agama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau biro perjalanan wisata.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang pria nyaris diamuk massa usai coba bawa mobil warga di Bekasi Utara

    Pria Diduga ODGJ Nyaris Diamuk Warga Usai Coba Bawa Mobil di Bekasi Utara

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang pria nyaris menjadi korban amuk massa setelah ketahuan mencoba membawa sebuah mobil milik warga di kawasan Duta Harapan, Kelurahan Harapan Baru, Kota Bekasi Utara, Rabu siang (10/12/2025). Beruntung, situasi berhasil dikendalikan sebelum emosi warga meluap. Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafii, mengatakan peristiwa bermula ketika sebuah mobil yang terparkir di area […]

  • Pengajian rutin digelar PN Jakarta Pusat setiap Rabu sebagai bagian dari pencegahan korupsi.

    Demi Mencegah Praktik Korupsi, PN Jakpus Gelar Pengajian Rutin

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menggelar pengajian rutin setiap hari Rabu sebagai bagian dari pembinaan rohani guna mencegah praktik korupsi di lingkungan peradilan. Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah penguatan integritas bagi seluruh aparatur pengadilan. Ketua PN Jakarta Pusat, Husnul Khotimah, mengatakan kegiatan pengajian terbuka bagi seluruh pegawai, termasuk insan pers […]

  • Warga Harjamekar Digusur Tanpa Ganti Rugi, Harap Ada Relokasi dan Perhatian Pemerintah

    Warga Harjamekar Digusur Tanpa Ganti Rugi, Harap Ada Relokasi dan Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Belasan warga di Kampung Tanah Baru, RT 007 RW 003, Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mengalami penggusuran yang dilakukan oleh pihak swasta, yakni Jababeka, pada Jumat (11 April 2025). Sayangnya, proses penggusuran ini berlangsung tanpa adanya relokasi, ganti rugi, atau kompensasi atas bangunan yang sudah lama mereka tempati. Setidaknya ada […]

  • Penyerangan Sekuriti di Cikarang Berakhir Tragis, Salah Satu Pelaku Tewas Akibat Tertusuk Teman Sendiri

    Penyerangan Sekuriti di Cikarang Berakhir Tragis, Salah Satu Pelaku Tewas Akibat Tertusuk Teman Sendiri

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peristiwa mengenaskan terjadi di kawasan Jalan Ganesa Boulevard, Desa Pasiranji, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, 13 Mei 2025. Seorang pria berinisial SA (34), warga Desa Setialaksana, Cabangbungin, tewas bersimbah darah setelah secara tidak sengaja tertusuk oleh temannya sendiri saat hendak melakukan penyerangan terhadap seorang petugas keamanan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, SA […]

  • Libur Nataru, timbulan sampah di Kota Bekasi tembus 55 ton.

    DLH Kota Bekasi Catat Timbulan Sampah Nataru Capai 55 Ton, Pengendalian Dinilai Optimal

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mencatat total timbulan sampah selama momen libur Natal 2025 dan pergantian Tahun Baru 2026 (Nataru) mencapai 55 ton. Meski aktivitas masyarakat meningkat, pengelolaan sampah dinilai berjalan terkendali. Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan langkah pengendalian sampah telah dilakukan sejak perayaan Natal hingga malam pergantian tahun. Pada […]

  • Proses evakuasi pohon tumbang di Jalan Pilar Sukatani yang menyebabkan kemacetan panjang.

    Pohon Tumbang di Jalur Pilar Sukatani, Lalu Lintas Sempat Lumpuh

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kemacetan panjang terjadi di Jalan Pilar Sukatani akibat pohon tumbang pada Rabu (01/04/2026) sekitar pukul 21.05 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, tepatnya di dekat SPBU Sukaraya. Pohon Tumbang Picu Kemacetan Pohon berukuran besar yang tumbang menutup sebagian badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas […]

expand_less