Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga yang Akan Dibantu Dedi Mulyadi Bayar Pajak Ternyata Pelaku Curanmor, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Warga yang Akan Dibantu Dedi Mulyadi Bayar Pajak Ternyata Pelaku Curanmor, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat bertemu dengan warga di wilayah Sumedang sebelum diketahui bahwa salah satu warga yang hendak dibantu pembayaran pajak kendaraan tersebut merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat bertemu dengan warga di wilayah Sumedang sebelum diketahui bahwa salah satu warga yang hendak dibantu pembayaran pajak kendaraan tersebut merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang sempat akan dibantu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) untuk pembayaran pajak sepeda motor yang menunggak, ternyata terungkap sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Fakta tersebut disampaikan dalam konferensi pers kasus curanmor hasil Operasi Jaran Lodaya 2026 di Mapolres Sumedang, Kamis (4/6/2026).

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, mengungkapkan bahwa peristiwa itu bermula saat Dedi Mulyadi bertemu dengan pelaku di Jalan Umar Wirahadikusumah, Kecamatan Ganeas.

Pertemuan tersebut terjadi ketika KDM tengah dalam perjalanan menghadiri undangan pernikahan anak Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman, di wilayah Situraja.

“Saat itu pelaku ditegur Pak KDM karena knalpot motor dan pajak kendaraan bermotornya mati. Pak KDM kemudian beriktikad baik akan membayarkan pajaknya,” ujar AKBP Sandityo dikutip Jum’at, (5/6/2026).

Pelaku bahkan sempat diminta datang ke Samsat untuk menyelesaikan administrasi pajak, yang nantinya akan dibantu pembayarannya oleh KDM sebagai bentuk kepedulian.

Namun, situasi berubah sehari setelah pertemuan tersebut. Pelaku justru diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Sumedang dalam kasus dugaan curanmor.

“Setelah proses penyelidikan, terungkap bahwa warga yang hendak dibantu Pak KDM ini adalah pelaku curanmor. Pelaku beserta barang bukti sudah kami amankan,” jelasnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan bagaimana proses hukum tetap berjalan meski sempat ada niat bantuan sosial dari pejabat daerah. Polisi memastikan kasus tersebut akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tukang Jahit Dibunuh di Cikarang, Pelaku Ditangkap di Rumah Kerabat

    Tukang Jahit Dibunuh di Cikarang, Pelaku Ditangkap di Rumah Kerabat

    • calendar_month Ming, 22 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polisi berhasil menangkap pria berinisial I (40), pelaku pembunuhan terhadap tukang jahit bernama Qodir (40) di Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pelaku ditangkap pada Jumat (20/12/2024) malam di rumah kerabatnya di wilayah Kabupaten Bekasi, setelah sempat melarikan diri dan berpindah-pindah tempat tinggal. “Pelaku (pembunuhan tukang jahit) ini berhasil kita tangkap dan sekarang […]

  • Ilustrasi aksi dugaan hipnotis yang menimpa seorang nenek di Bekasi Barat. Korban kehilangan uang dan emas senilai Rp140 juta setelah didatangi wanita tak dikenal yang mengaku hendak memberikan sembako.

    Ngaku Mau Kasih Sembako, Nenek di Bekasi Kehilangan Rp140 Juta! Diduga Jadi Korban Modus Hipnotis

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi kejahatan dengan modus yang diduga hipnotis kembali terjadi di wilayah Bekasi. Kali ini korbannya adalah seorang nenek yang kehilangan uang dan perhiasan dengan total kerugian mencapai Rp140 juta setelah didatangi seorang wanita tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Bintara 12 RT 03 RW 09, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu […]

  • Aksi perampasan kendaraan oleh matel kembali meresahkan.

    Komdigi Hapus Delapan Aplikasi Terkait Praktik Mata Elang, Akses Data Kendaraan Disorot

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Maraknya aksi perampasan kendaraan bermotor di jalan raya kembali menjadi sorotan. Praktik penarikan paksa yang kerap dikaitkan dengan kelompok mata elang (matel) dinilai makin meresahkan, terutama karena diduga memanfaatkan aplikasi digital yang menyimpan data kendaraan secara ilegal. Sejumlah pengendara mengeluhkan aksi oknum yang mengaku sebagai debt collector, namun tidak dapat menunjukkan identitas […]

  • Arus Mudik di Jalur Pantura Kabupaten Bekasi Masih Lancar, Puncaknya Diprediksi 28 Maret

    Arus Mudik di Jalur Pantura Kabupaten Bekasi Masih Lancar, Puncaknya Diprediksi 28 Maret

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Lebaran 2025, arus kendaraan di jalur Pantura Kabupaten Bekasi masih terpantau lancar. Hingga H-6 Lebaran, belum terlihat adanya lonjakan signifikan meskipun volume kendaraan mulai meningkat di waktu tertentu. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Mustofa, menyampaikan bahwa sejak dimulainya Operasi Ketupat 2025 pada 23 Maret, kondisi lalu lintas di jalur utama mudik menuju […]

  • Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat menyampaikan rencana pembangunan fasilitas PSEL Bekasi Raya di Cikarang.

    Dari Sampah Jadi Energi, Proyek PSEL Bekasi Raya Siap Groundbreaking Maret 2026

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah pusat memastikan pembangunan fasilitas waste to energy atau Pengelola Sampah Energi Listrik (PSEL) untuk wilayah Bekasi Raya akan segera dimulai. Proyek strategis nasional ini direncanakan melakukan groundbreaking pada Maret 2026 dan mencakup Kota Bekasi serta Kabupaten Bekasi. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat kunjungan kerja di Cikarang. […]

  • Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

    Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pengamen di Kabupaten Bekasi mengalami nasib sial setelah kepergok mencuri handphone di sebuah rumah warga di Kampung Bulak Temu, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, pada Minggu sore, 9 Februari 2025. Aksi mereka gagal total setelah pemilik rumah memergoki keduanya sedang berusaha membawa kabur HP. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung geram […]

expand_less