Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Ngaku Mau Kasih Sembako, Nenek di Bekasi Kehilangan Rp140 Juta! Diduga Jadi Korban Modus Hipnotis

Ngaku Mau Kasih Sembako, Nenek di Bekasi Kehilangan Rp140 Juta! Diduga Jadi Korban Modus Hipnotis

  • account_circle Admin
  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Ilustrasi aksi dugaan hipnotis yang menimpa seorang nenek di Bekasi Barat. Korban kehilangan uang dan emas senilai Rp140 juta setelah didatangi wanita tak dikenal yang mengaku hendak memberikan sembako.

Ilustrasi aksi dugaan hipnotis yang menimpa seorang nenek di Bekasi Barat. Korban kehilangan uang dan emas senilai Rp140 juta setelah didatangi wanita tak dikenal yang mengaku hendak memberikan sembako.

INFO CIKARANG – Aksi kejahatan dengan modus yang diduga hipnotis kembali terjadi di wilayah Bekasi.

Kali ini korbannya adalah seorang nenek yang kehilangan uang dan perhiasan dengan total kerugian mencapai Rp140 juta setelah didatangi seorang wanita tak dikenal.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Bintara 12 RT 03 RW 09, Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu 21 Juni 2026 siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban baru saja pulang dari RSUD Kota Bekasi.

Di depan rumah sakit, korban bertemu dengan seorang wanita yang tidak dikenalnya.

Pelaku kemudian mengajak korban mengobrol hingga akhirnya keduanya diketahui menaiki angkutan umum yang sama untuk pulang.

Dalam perjalanan, pelaku terus menjalin komunikasi dengan korban dan bahkan sempat meminta nomor telepon.

Situasi tersebut membuat korban merasa nyaman dan tidak menaruh curiga terhadap wanita tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga turun dari angkot bersama korban dan ikut berjalan menuju rumah korban.

Menurut keterangan warga sekitar, keberadaan pelaku di rumah korban tidak menimbulkan kecurigaan karena keduanya terlihat berbincang akrab layaknya kerabat atau teman lama.

“Warga mengira wanita itu masih saudara korban karena mereka terlihat ngobrol santai dan masuk rumah bersama,” ungkap seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Sesampainya di rumah, pelaku diduga mengatakan ingin memberikan bantuan sembako kepada korban.

Dalam situasi tersebut, korban diduga diminta menunjukkan sejumlah barang dan tempat penyimpanan di dalam rumah.

Tak lama kemudian, pelaku berpamitan meninggalkan rumah. Bahkan korban disebut sempat mengantar wanita tersebut hingga ke jalan raya tanpa merasa ada hal yang janggal.

Namun setelah kembali ke dalam rumah, korban mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres.

Saat memeriksa barang-barang miliknya, korban mendapati sejumlah emas dan uang tunai telah hilang. Setelah dihitung, total kerugian yang dialami mencapai sekitar Rp140 juta.

Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian warga sekitar karena diduga berkaitan dengan modus hipnotis yang kerap menyasar lansia dan masyarakat yang sedang berada dalam kondisi lengah.

Meski demikian, pihak berwenang biasanya tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah kejadian tersebut murni akibat hipnotis, manipulasi psikologis, atau modus pencurian dengan pendekatan sosial lainnya.

Warga pun diimbau untuk lebih waspada terhadap orang asing yang tiba-tiba mengajak berbincang, menawarkan bantuan, atau berusaha masuk ke dalam rumah dengan berbagai alasan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Satlantas Polres Metro Bekasi melakukan pengecekan kondisi jalan berlubang di jalur mudik wilayah Kabupaten Bekasi.

    Banyaknya Jalan Rusak di Kabupaten Bekasi, Penyelenggara Bisa Dipidana Jika Dibiarkan

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang musim mudik Lebaran, potensi kecelakaan lalu lintas kerap meningkat. Selain faktor manusia, kondisi infrastruktur jalan rusak menjadi perhatian serius di wilayah Kabupaten Bekasi. Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi telah menginventarisasi seluruh titik jalan rusak di wilayah hukum Kabupaten Bekasi menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat. Penyelenggara jalan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, […]

  • Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, mendatangi rumah terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur dan meminta kasus tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.

    Warga Cikarang Barat Sangat Kesal, Paksa Dugaan Pelaku Pelecehan Anak Tetap Diproses Hukum Meski Ada Kata Damai

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Bojongkoneng, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dibuat geram setelah muncul informasi bahwa terduga pelaku dugaan pelecehan terhadap sejumlah anak di bawah umur dikabarkan tidak lagi menjalani proses hukum setelah adanya kesepakatan damai. Kasus tersebut sebelumnya terungkap setelah salah satu korban yang masih di bawah umur memberanikan diri […]

  • Kepala Desa Ragemanunggal Endi memastikan pemutakhiran data bansos dan BLT akan dilakukan tahun ini agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.

    Kades Ragemanunggal Pastikan Pemutakhiran Data Bansos Dilakukan Tahun Ini

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Desa Ragemanunggal, Kecamatan Setu, memastikan proses pemutakhiran data penerima bantuan sosial (bansos) dari Dinas Sosial akan dilakukan pada tahun ini. Langkah tersebut bertujuan agar penyaluran bantuan lebih akurat dan tepat sasaran. Kepala Desa Ragemanunggal, Endi, mengatakan pembaruan data tersebut merupakan hasil pembahasan dalam rapat bersama pemerintah kabupaten yang membahas evaluasi serta […]

  • Bahu jalan yang kerap dipakai kendaraan perusahaan kini dikembalikan fungsinya.

    Polisi Tertibkan Parkir Liar di Cikarang Timur, Bahu Jalan Kembali Difungsikan

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aktivitas parkir liar yang kerap memicu gangguan lalu lintas di kawasan industri akhirnya ditertibkan. Jalan Raya Urip Sumoharjo KM 58,5 yang selama ini dipadati kendaraan parkir di bahu jalan, mulai kembali ditata, Senin (6/4/2026). Penertiban dilakukan langsung oleh jajaran Polsek Cikarang Timur bersama unsur Muspika. Lokasi yang disasar berada tepat di depan […]

  • Kontroversi Eksekusi Lahan di Tambun: Ada Putusan Hilang, KY Bertindak!

    Kontroversi Eksekusi Lahan di Tambun: Ada Putusan Hilang, KY Bertindak!

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komisi Yudisial (KY) mulai mengusut dugaan salah eksekusi lahan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang di Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kasus ini menuai kontroversi karena diduga ada ketidaksesuaian antara titik eksekusi dengan denah sengketa yang telah ditetapkan. Menurut Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, […]

  • Pemkab Bekasi mengimbau pemudik Ramadhan 2026 untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti banjir dan longsor di jalur mudik.

    Mudik Lebaran 2026, BPBD Kab Bekasi Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor di Jalur Perjalanan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran 2026 agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana di sejumlah jalur perjalanan. Imbauan waspada cuaca saat mudik lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi ini disampaikan agar para pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju […]

expand_less