Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Sidang Korupsi Ijon Proyek Kabupaten Bekasi Ungkap Dugaan Pembagian 48 Paket Pekerjaan, Nama Iin Farihin dan Ketua Gapeknas Disebut

Sidang Korupsi Ijon Proyek Kabupaten Bekasi Ungkap Dugaan Pembagian 48 Paket Pekerjaan, Nama Iin Farihin dan Ketua Gapeknas Disebut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Persidangan kasus dugaan korupsi dan pengaturan proyek di Kabupaten Bekasi kembali mengungkap sejumlah fakta baru. Jaksa KPK menyoroti dugaan keterkaitan antara pertemuan sejumlah pihak dengan realisasi puluhan paket pekerjaan infrastruktur.

Persidangan kasus dugaan korupsi dan pengaturan proyek di Kabupaten Bekasi kembali mengungkap sejumlah fakta baru. Jaksa KPK menyoroti dugaan keterkaitan antara pertemuan sejumlah pihak dengan realisasi puluhan paket pekerjaan infrastruktur.

INFO CIKARANG – Persidangan kasus dugaan korupsi dan pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menghadirkan sejumlah fakta baru.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Senin 8 Juni 2026, jaksa KPK menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam pengondisian proyek pemerintah pasca-Pilkada Kabupaten Bekasi.

Perkara yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya, HM Kunang, itu mengungkap adanya dugaan pembagian puluhan paket pekerjaan kepada kelompok tertentu yang sebelumnya terlibat dalam dukungan politik.

Salah satu fakta yang mencuat dalam persidangan adalah dugaan aliran dana sebesar Rp1 miliar yang dikaitkan dengan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Iin Farihin.

Meski membantah pernah menyerahkan uang tersebut kepada HM Kunang, jaksa mengungkap bahwa uang dengan nilai serupa sebelumnya telah dikembalikan ke rekening penampungan KPK.

Selain itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengaku pernah menghadiri pertemuan yang melibatkan HM Kunang, Iin Farihin, dan Ketua Gapeknas Bekasi, Alim Ginanjar, setelah Ade Kuswara memenangkan Pilkada.

Dalam kesaksiannya, Henri menyebut terdapat pesan agar para pendukung pemerintahan baru tetap mendapat perhatian.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi salah satu materi yang didalami jaksa karena dinilai berkaitan dengan dugaan pengaturan proyek pemerintah.

Jaksa juga menyoroti munculnya 48 paket pekerjaan yang disebut-sebut dikerjakan kelompok yang dikaitkan dengan Iin Farihin dan Alim Ginanjar.

Temuan itu menjadi fokus penyelidikan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara komunikasi yang terjadi sebelum proyek berjalan dengan proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Sementara itu, Ade Kuswara Kunang membantah terlibat dalam pengaturan proyek sebagaimana yang didalilkan jaksa.

Ia menegaskan sebagian besar proyek yang dipersoalkan telah melalui proses lelang sejak tahun 2024, sebelum dirinya resmi menjabat sebagai Bupati Bekasi.

Ade mengaku tidak mengetahui pihak-pihak yang mengerjakan proyek tersebut maupun proses pembagiannya.

Ia juga menyatakan baru mengetahui adanya sejumlah pertemuan antara ayahnya dengan pejabat dinas dan pihak lain setelah menjalani proses hukum di KPK.

Menurut Ade, dirinya tidak pernah membuat daftar pembagian proyek maupun mengatur paket pekerjaan untuk kelompok tertentu.

Ia menegaskan bahwa usulan pembangunan yang disampaikan selama menjabat berasal dari aspirasi masyarakat yang ditemui di lapangan.

“Saya tidak memahami seluruh kepentingan yang dibawa para pendukung saya. Saya tidak bisa memenuhi semua permintaan yang muncul karena harus mempertimbangkan aturan dan kebutuhan daerah,” ujarnya usai persidangan.

KPK sendiri mendakwa adanya praktik pengaturan proyek bernilai ratusan miliar rupiah yang diduga berlangsung sebelum dan sesudah Pilkada Kabupaten Bekasi 2024.

Persidangan dijadwalkan kembali digelar pada 22 Juni 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi lanjutan, termasuk sekretaris pribadi Ade Kuswara Kunang.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga mengambil air bersih di wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi saat musim kemarau 2026 mulai meluas. (Ilustrasi)

    Krisis Air Bersih Mulai Meluas di Kabupaten Bekasi, 7 Titik Terdampak Kekeringan Akibat Kemarau 2026

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Musim kemarau 2026 mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat sedikitnya tujuh titik di dua kecamatan mulai terdampak kekeringan. Kondisi ini menjadi tanda awal ancaman bencana hidrometeorologi yang diperkirakan akan meluas seiring meningkatnya intensitas musim kemarau dalam beberapa bulan ke depan. […]

  • Kapolres Metro Bekasi bersama Forkopimda Kabupaten Bekasi meninjau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambun menjelang Idul Fitri 2026.

    Kapolres Metro Bekasi dan Forkopimda Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Tambun Jelang Idul Fitri 2026

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Idul Fitri 2026, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok di Pasar Tambun, Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja dan dihadiri […]

  • Petugas Damkar saat mengevakuasi seekor ular sanca yang masuk ke rumah warga di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, Senin (25/5/2026).

    Ular Sanca Masuk Rumah Warga di Tambun, Petugas Damkar Langsung Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seekor ular sanca membuat geger penghuni rumah di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, setelah diketahui masuk ke dalam rumah warga pada Senin, (25/5/2026). Peristiwa tersebut sempat direkam video dan beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tengah melakukan proses evakuasi ular dengan peralatan khusus. Ular berukuran cukup besar […]

  • Harta kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang capai Rp79,1 miliar.

    Daftar Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang Versi LHKPN, Totalnya Rp79 Miliar

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Nama Ade Kuswara Kunang kembali mengemuka di ruang publik. Bukan semata karena statusnya sebagai bupati termuda Kabupaten Bekasi, melainkan lantaran laporan harta kekayaan yang tercatat mencapai Rp79,1 miliar. Bagi publik, angka dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bukan sekadar administrasi rutin. Ia kerap dibaca sebagai cermin relasi antara kekuasaan, integritas, dan […]

  • Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengusulkan perpanjangan KRL Cikarang hingga Karawang dan Cikampek.

    Waka DPR Usul KRL Cikarang Diperpanjang hingga Karawang–Cikampek

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengusulkan agar layanan KRL Commuter Line rute Cikarang diperpanjang hingga Stasiun Karawang dan Stasiun Cikampek, Jawa Barat. Usulan tersebut didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat, khususnya pekerja, di kawasan industri Cikarang–Karawang–Cikampek. “KRL hari ini memang baru sampai Cikarang. Kita ingin lanjutkan sampai Karawang dan Cikampek, karena kebutuhannya […]

  • Misteri Bocah Tewas di Tambun: Luka Bakar dan Lebam di Seluruh Tubuh

    Misteri Bocah Tewas di Tambun: Luka Bakar dan Lebam di Seluruh Tubuh

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Jati Baru, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan jasad seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun di sebuah ruko kosong. Bocah malang tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terbungkus kain sarung hitam dengan tubuh penuh luka. Penemuan ini pun langsung memicu perhatian publik dan pihak kepolisian. Menurut AKP Kukuh Setio Utama, […]

expand_less