Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Ambruknya Beton Penyangga Tower di Mushola Tambun Bekasi, Satu Orang Tewas

Ambruknya Beton Penyangga Tower di Mushola Tambun Bekasi, Satu Orang Tewas

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
  • comment 0 komentar

Ambruknya Beton Penyangga Tower di Mushola Tambun Bekasi. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Insiden kecelakaan kerja terjadi di Desa Karang Satria, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin, 27 Januari 2025. Sebuah beton penyangga tower provider telekomunikasi yang berada di lantai dua sebuah mushola ambruk karena diduga tidak mampu menahan beban berat.

Akibat kejadian ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan beton, sementara enam orang lainnya mengalami luka-luka. Lima korban berhasil dievakuasi, sedangkan dua orang sempat terjebak di bawah puing, termasuk korban yang meninggal dunia.

Tim kepolisian bersama BPBD Kabupaten Bekasi langsung melakukan evakuasi dan membawa para korban ke rumah sakit terdekat. Namun, proses evakuasi sempat terkendala karena beratnya beban reruntuhan beton.

Penyebab dan Langkah Penanganan
Hingga saat ini, dugaan awal menyebut beton penyangga tower tidak cukup kuat menahan beban tambahan. Proses investigasi lebih lanjut tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya memastikan keamanan konstruksi, terutama pada infrastruktur yang menanggung beban berat seperti tower telekomunikasi.

Semoga proses evakuasi berjalan lancar, dan korban luka segera pulih. Investigasi yang mendalam diharapkan mampu mencegah insiden serupa di masa depan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kabupaten Bekasi memulai percepatan pembangunan infrastruktur pascabanjir untuk memulihkan aktivitas masyarakat.

    Pemkab Bekasi Evaluasi Anggaran Usai Kritik DPRD, Perbaikan Infrastruktur Pascabanjir Jadi Priorita

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai menyiapkan percepatan pembangunan infrastruktur pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah terdampak. Kerusakan infrastruktur akibat banjir dinilai cukup serius sehingga membutuhkan rekonstruksi segera untuk menunjang aktivitas masyarakat. Di tengah sorotan DPRD terkait arah kebijakan anggaran daerah, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memberi sinyal akan melakukan pergeseran anggaran […]

  • OTT KPK Bekasi berkembang, rumah Kajari Kabupaten Bekasi ikut disegel.

    OTT KPK di Bekasi Meluas, Rumah Kajari Eddy Sumarman Ikut Disegel

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bekasi terus berkembang. Setelah menyegel ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, penyidik KPK kini memperluas langkah penyidikan dengan menyegel rumah pribadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman, yang berada di kawasan Cikarang. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo […]

  • Kondisi jalan putar balik depan Citywalk Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Bekasi, rusak dengan lubang dan gelombang, membahayakan pengendara sepeda motor, Senin (2/2/2026).

    Pengendara Harus Waspada, Jalan Putar Balik Depan Citywalk Lippo Cikarang Rusak Berat

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi jalan putar balik depan Citywalk Lippo Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, kembali menuai sorotan. Jalan di titik U-turn tersebut dilaporkan berlubang, bergelombang, dan tidak rata, sehingga membahayakan pengendara yang melintas, khususnya sepeda motor, Senin (2/2/2026). Kerusakan jalan yang berada di salah satu kawasan ramai aktivitas ini membuat laju kendaraan melambat […]

  • Sebanyak 267 santri dari 18 rumah tahfizh mengikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

    267 Santri Ikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an di Cikarang, Pemkab Bekasi Tekankan Penguatan Karakter

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebanyak 267 santri penghafal Al-Qur’an dari 18 rumah tahfizh se-Kabupaten Bekasi mengikuti Wisuda Akbar Khotmil Qur’an yang digelar di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam memperkuat karakter generasi muda melalui pendekatan keagamaan. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan bahwa […]

  • Aksi maling terekam CCTV saat membobol rumah sekaligus klinik bidan di Babelan. Pelaku berhasil membawa kabur motor dan dokumen kendaraan korban.

    Rumah Sekaligus Klinik Bidan di Babelan Dibobol Maling, Motor dan BPKB Raib

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kawanan maling menyasar sebuah rumah yang juga dijadikan Klinik Bidan Ade di Kampung Kerangkeng, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Jumat dini hari (8/5/2026). Aksi para pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu terekam jelas kamera CCTV saat beraksi sekitar pukul 02.30 WIB. Berdasarkan rekaman CCTV dan informasi yang dihimpun, […]

  • Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang membantah mengetahui dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi. Ia mengaku baru menjabat sekitar sembilan bulan saat diperiksa KPK.

    Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Tahu Dugaan Suap Ijon Proyek, Sebut Baru 9 Bulan Menjabat

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang membantah mengetahui adanya praktik dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini menyeret namanya. Saat memberikan keterangan terkait pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ade mengaku masa jabatannya yang baru berjalan sekitar sembilan bulan membuat dirinya belum sepenuhnya memahami mekanisme pemerintahan daerah. Menurut […]

expand_less