Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Pelajar 15 Tahun di Cikarang Utara Masih Berjalan, Polisi Tegaskan Proses Hukum Belum Berhenti

Kasus Dugaan Pengeroyokan yang Tewaskan Pelajar 15 Tahun di Cikarang Utara Masih Berjalan, Polisi Tegaskan Proses Hukum Belum Berhenti

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi proses penyelidikan kepolisian. Polsek Cikarang Utara memastikan penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar pada Oktober 2025 masih terus berlanjut sesuai prosedur hukum.

Ilustrasi proses penyelidikan kepolisian. Polsek Cikarang Utara memastikan penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar pada Oktober 2025 masih terus berlanjut sesuai prosedur hukum.

INFO CIKARANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Utara memastikan penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia masih terus berjalan.

Polisi menegaskan bahwa proses hukum terhadap perkara tersebut tidak pernah dihentikan dan saat ini masih berada dalam tahap penyidikan.

Korban diketahui bernama Fizzy Alfatah (15), pelajar asal Kampung Tanah Baru, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa tragis itu terjadi di depan Toko AIMA, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Cikarang Utara, pada Sabtu, 18 Oktober 2025, sekitar pukul 02.30 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban mengalami luka akibat dugaan penganiayaan dan sempat dilarikan ke RS Bhakti Husada untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Polri guna menjalani proses autopsi sebagai bagian dari penyidikan.

Dalam perkembangan kasus tersebut, polisi telah mengamankan seorang Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) berinisial F (16) yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Karena masih berstatus di bawah umur, proses pemeriksaan dilakukan sesuai ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) dengan pendampingan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Setelah menjalani proses hukum, yang bersangkutan sempat dititipkan di UPTD Dinas Sosial Cileungsi, Bogor, sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada orang tuanya untuk menjalani pembinaan.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Noach Hendrik, S.I.K., M.A., menegaskan bahwa tidak ditahannya terduga pelaku di ruang tahanan Polsek bukan berarti perkara tersebut dihentikan.

“Dari awal proses, anak tersebut didampingi oleh Bapas. Karena masih di bawah umur, yang bersangkutan ditempatkan di UPTD Dinas Sosial dan kemudian diserahkan dalam pembinaan orang tuanya. Namun hal itu tidak menghentikan proses hukum. Penyidikan tetap berjalan di Polsek Cikarang Utara,” ujar Kompol Noach Hendrik.

Ia menjelaskan, hingga saat ini penyidik masih terus melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sebelumnya, berkas perkara telah beberapa kali dilimpahkan ke pihak kejaksaan. Namun, berkas tersebut dikembalikan melalui petunjuk P-18 dan P-19 agar dilakukan pelengkapan terhadap sejumlah administrasi maupun materi penyidikan.

Polisi memastikan seluruh petunjuk dari kejaksaan tengah dipenuhi agar berkas dapat segera dikirim kembali dan perkara memperoleh kepastian hukum.

“Proses penyidikan masih terus berjalan. Kami akan menuntaskan perkara ini sesuai prosedur hukum yang berlaku hingga memperoleh kepastian hukum,” tegas Kapolsek.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta mempercayakan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum yang sedang bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK membuka peluang pengembangan kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

    Kasus Ijon Proyek Ade Kuswara Merembet ke Tingkat Provinsi, Ketua DPD PDIP Jabar Diperiksa KPK

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kasus dugaan praktik ijon proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang kini mulai merambah lingkaran politik di tingkat provinsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, sebagai saksi dalam penyidikan perkara tersebut. Ono Surono yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat terlihat […]

  • Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu yang disita dari seorang ASN PPPK di Kabupaten Bekasi dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba yang melibatkan dua tersangka.

    Geger! ASN PPPK di Kabupaten Bekasi Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu dari Lingkungan Pemda

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Bekasi dibuat geger setelah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Pria berinisial N alias I itu diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan di kawasan Komplek Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang […]

  • Puskesmas Sukadami di Kecamatan Cikarang Selatan hingga kini belum mampu menyediakan layanan PONED dan pelayanan kesehatan 24 jam. Keterbatasan sarana prasarana dan tenaga medis menjadi kendala utama terealisasinya layanan darurat ibu dan bayi.

    Fasilitas Terbatas, Puskesmas Sukadami Cikarang Selatan Belum Layani PONED 24 Jam

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Hingga kini, Puskesmas Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, belum dapat memberikan layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) atau pelayanan kesehatan 24 jam. Keterbatasan fasilitas gedung serta tenaga medis menjadi faktor utama belum terealisasinya layanan tersebut. Kepala Puskesmas Sukadami, dr. Adi Pranaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan pembangunan gedung baru kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Pelaku peredaran obat daftar G tanpa izin berhasil diamankan Polsek Tambun Selatan bersama ratusan butir obat siap edar dan uang hasil penjualan.

    Polsek Tambun Selatan Ringkus Pengedar Obat Daftar G, Ratusan Pil Siap Edar Disita

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polsek Tambun Selatan kembali berhasil mengungkap kasus peredaran obat keras ilegal di wilayah Kabupaten Bekasi. Seorang pria berinisial UCI ANTONIO (26) berhasil diamankan petugas karena diduga mengedarkan obat daftar G tanpa izin edar. Penangkapan pelaku bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas peredaran obat-obatan ilegal di lingkungan sekitar. Menindaklanjuti informasi […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja berdialog dengan mahasiswa dalam forum terbuka di Gedung Swatantra Wibawa Mukti.

    Dikritik Mahasiswa, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pemerintah Tak Antikritik

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mendapat sorotan tajam dari elemen mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus dalam sebuah dialog terbuka di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Senin (6/4/2026). Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah kritik terhadap kinerja pemerintah daerah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah sikap yang dinilai antikritik, termasuk […]

  • Pengusaha di Kabupaten Bekasi Ketar-Ketir, Ormas Kirim Surat Minta THR Jelang Lebaran

    Pengusaha di Kabupaten Bekasi Ketar-Ketir, Ormas Kirim Surat Minta THR Jelang Lebaran

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pengusaha di Bekasi tengah dihadapkan pada keresahan baru. Bukan hanya memikirkan bonus untuk karyawan, tetapi juga menghadapi permintaan tunjangan hari raya (THR) dari sejumlah organisasi masyarakat (ormas). Fenomena ini bukan hal baru, namun tahun ini jumlah permintaan yang diterima oleh beberapa pengusaha disebut semakin banyak dan menambah […]

expand_less