Driver Ojol Asal Karangbahagia Diduga Dihipnotis, Motor Dibawa Kabur di Kumejing
- account_circle Admin
- calendar_month 14 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Driver Ojol Asal Karangbahagia Diduga Dihipnotis, Motor Dibawa Kabur di Kumejing
INFO CIKARANG – Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Kampung Pelaukan, Desa Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, diduga menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis. Sepeda motor miliknya raib setelah dibawa seorang penumpang di wilayah Kampung Kumejing, Desa Sukaindah, Kecamatan Sukakarya.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui bernama Muhamad Hasan, warga Kampung Pelaukan, Karangbahagia. Saat kejadian, Hasan disebut sedang menjalankan aktivitasnya sebagai pengemudi ojek online dan mengantarkan seorang penumpang menuju lokasi yang telah ditentukan.
Setelah tiba di wilayah Kumejing, situasi kemudian berubah. Penumpang tersebut diduga meminta Hasan menyerahkan sepeda motor yang digunakannya dengan alasan tertentu.
Dalam kondisi yang oleh korban diduga seperti berada di bawah pengaruh hipnotis, Hasan disebut tidak menyadari sepenuhnya situasi yang sedang terjadi. Ia kemudian menyerahkan kunci kendaraan kepada penumpang tersebut.
Sepeda motor pun dibawa pergi oleh orang yang sebelumnya menggunakan jasa korban.
Tidak lama berselang, Hasan baru menyadari bahwa kendaraan miliknya tidak lagi berada di tempat. Orang yang membawa sepeda motor tersebut juga tidak kembali sehingga korban diduga mengalami kerugian.
Kejadian itu membuat Hasan terpukul. Korban disebut sempat menangis dan mengalami syok setelah mengetahui sepeda motornya telah dibawa pergi.
Hingga saat ini, keberadaan orang yang membawa kendaraan tersebut maupun sepeda motor milik korban belum diketahui.
Belum diketahui pula secara pasti bagaimana modus yang digunakan dalam kejadian tersebut. Dugaan hipnotis masih berdasarkan kondisi yang dialami korban dan perlu dibuktikan melalui penyelidikan lebih lanjut.
Masyarakat, khususnya pengemudi ojek online, diimbau meningkatkan kewaspadaan ketika berhadapan dengan penumpang yang baru dikenal.
Pengemudi juga disarankan tidak menyerahkan kendaraan maupun kunci kepada orang lain, terlebih kepada penumpang, meskipun terdapat alasan tertentu yang disampaikan secara mendadak.
Apabila menemukan informasi mengenai keberadaan sepeda motor korban atau mengetahui kejadian yang berkaitan dengan kasus tersebut, masyarakat diharapkan segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan maupun identitas orang yang diduga membawa sepeda motor korban.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar