Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Bangga Jadi Warga Bekasi! Sejarah dan Budaya akan Jadi Muatan Lokal

Bangga Jadi Warga Bekasi! Sejarah dan Budaya akan Jadi Muatan Lokal

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
  • comment 0 komentar

KOTA BEKASI– Dalam upaya melestarikan warisan budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi berencana menjadikan sejarah Bekasi sebagai muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Bekasi sejak usia dini kepada para pelajar.

Kepala Disparbud Kota Bekasi, Arif Maulana, mengungkapkan bahwa rencana ini akan segera dibahas bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Harapannya, kebijakan ini dapat segera diterapkan agar generasi muda lebih mengenal akar sejarah daerah mereka.

“Kami ingin sejarah Bekasi masuk sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah. Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk merealisasikan rencana ini,” ungkap Arif kepada wartawan, Senin (25/11/2024).

Melibatkan Pelajar Secara Langsung

Selain teori di kelas, siswa juga akan diajak untuk melihat langsung peninggalan dan situs sejarah di Kota Bekasi. Saat ini, Disparbud tengah melakukan inventarisasi peninggalan sejarah, baik berupa benda bersejarah maupun lokasi yang memiliki nilai historis.

“Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti sejarah Bekasi. Ini tidak hanya untuk pelestarian tetapi juga agar lebih mudah dikenalkan kepada pelajar,” tambah Arif.

Budaya dan Seni Bekasi Juga Jadi Sorotan

Tak hanya sejarah, pelajar juga akan dikenalkan dengan budaya dan seni khas Bekasi, mulai dari tarian tradisional hingga berbagai kesenian lain yang mencerminkan identitas lokal.

“Kami memiliki kekayaan budaya yang harus dipertahankan. Kesenian asli Bekasi ini nantinya juga akan menjadi bagian dari pembelajaran siswa,” ujar Arif mengakhiri pembicaraan.

Manfaat Langkah Ini untuk Generasi Muda

Pengenalan sejarah dan budaya lokal di sekolah memiliki berbagai manfaat, seperti:

1. Meningkatkan rasa bangga akan daerah asal.

2. Membangun karakter generasi muda berbasis nilai-nilai budaya.

3. Melestarikan warisan budaya lokal agar tidak punah di tengah modernisasi.

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. Tunggakan iuran JKN di Kabupaten Bekasi didominasi kepesertaan PBPU Pemda. (Istimewa)

    Tunggakan JKN Bekasi Didominasi 35 Ribu Peserta PBPU

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Besarnya tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga akhir 2025 tidak terlepas dari tingginya jumlah peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang menjadi tanggungan pemerintah daerah. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengungkapkan bahwa hingga 31 Desember 2025, kewajiban iuran PBPU Pemda tercatat mencapai Rp235,4 miliar […]

  • Benang merah korupsi Bekasi ada pada politik dan proyek.

    Kota Bekasi vs Kabupaten Bekasi: Pola Korupsi yang Berulang di Pusat Industri Penyangga Ibu Kota

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bekasi baik kota maupun kabupaten selama bertahun-tahun dikenal sebagai wilayah strategis penyangga Jakarta. Kawasan ini bukan hanya padat penduduk, tetapi juga menjadi magnet investasi, pusat industri, dan simpul proyek infrastruktur bernilai triliunan rupiah. Namun, di balik geliat ekonomi tersebut, Bekasi juga menyimpan catatan kelam soal tata kelola kekuasaan: korupsi kepala daerah yang […]

  • Kabupaten Bekasi Butuh Sawah, Bukan Tambahan Beton: Pesan Dedi Mulyadi ke Ade Kunang

    Kabupaten Bekasi Butuh Sawah, Bukan Tambahan Beton: Pesan Dedi Mulyadi ke Ade Kunang

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sawah-sawah di Kabupaten Bekasi menghadapi ancaman serius akibat pembangunan yang semakin masif. Menanggapi hal ini, calon Bupati Bekasi terpilih, Ade Kunang Kuswara, bersama wakilnya, mengadakan pertemuan dengan calon Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas langkah-langkah pelestarian sawah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan. Ade […]

  • Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan Sadis di Jembatan Sasak Besi, Babelan Kabupaten Bekasi

    Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan Sadis di Jembatan Sasak Besi, Babelan Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Infocikarang.id (Cikarang),- Polres Metro Bekasi di bawah pimpinan Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi berhasil mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jembatan Sasak Besi, Desa Babelan, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat dini hari, 20 September 2024, dan melibatkan aksi tawuran antar dua kelompok pemuda. Dalam konferensi pers yang digelar […]

  • Apindo Bekasi Bingung, Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Tekan Industri!

    Apindo Bekasi Bingung, Kenaikan PPN 12 Persen Bisa Tekan Industri!

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen yang berlaku mulai tahun 2025 mendatang bikin kalangan pengusaha, terutama di Kota Bekasi, jadi was-was. Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Bekasi, Farid Elhakamy, mengungkapkan bahwa kebijakan ini bakal memukul sektor produksi, khususnya perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor. Bahan Baku Impor Naik, […]

  • Penumpang KRL Keluhkan Jadwal Baru GAPeKa 2025, Stasiun Bekasi Makin Sesak

    Penumpang KRL Keluhkan Jadwal Baru GAPeKa 2025, Stasiun Bekasi Makin Sesak

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perubahan jadwal perjalanan KRL berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta (GAPeKa) 2025, yang mulai berlaku pada 1 Februari 2025, menuai banyak keluhan dari para penumpang. Salah satu dampak paling terasa adalah meningkatnya kepadatan penumpang di Stasiun Bekasi, terutama untuk perjalanan menuju Cikarang via Manggarai. Sebelumnya, kepadatan penumpang di Stasiun Bekasi bisa terurai pada waktu […]

expand_less