Bertahun-tahun Jadi ‘Ujian’ Warga Saat Berangkat Kerja, Underpass Tambun Kembali Dikeluhkan
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 31 Agu 2026
- comment 0 komentar
INFO CIKARANG – Berangkat kerja bagi sebagian warga Tambun ternyata bukan sekadar soal mengejar waktu. Kondisi lalu lintas di Underpass Tambun disebut menjadi salah satu persoalan yang harus mereka hadapi hampir setiap hari.
Keluhan mengenai kondisi tersebut kembali muncul di media sosial. Seorang pengguna Threads bernama elssus menyampaikan keresahannya pada Senin (31/8/2026).
Ia menilai persoalan di kawasan tersebut bukan baru terjadi sekali atau dua kali. Menurutnya, kondisi serupa telah dirasakan warga selama bertahun-tahun.
“Salah satu struggle warga Tambun tiap berangkat kerja. Bertahun-tahun. Ga ada petugas, ga ada lampu lalu lintas, ga ada pengaturan. Kok bisa ya begini terus? Sengaja dibiarin?” tulisnya.
Setiap Pagi Jadi Perjuangan Warga
Bagi warga yang menggunakan Underpass Tambun sebagai jalur menuju tempat kerja, kondisi lalu lintas pada jam sibuk menjadi persoalan tersendiri.
Volume kendaraan yang meningkat pada pagi hari membuat pergerakan kendaraan menjadi lebih padat. Ketika tidak dibarengi pengaturan yang memadai, pengendara harus menghadapi situasi lalu lintas yang dinilai kurang tertib.
Kondisi tersebut tentu menjadi semakin melelahkan bagi masyarakat yang harus melewati jalur yang sama setiap hari.
Bukan hanya waktu tempuh yang menjadi perhatian, tetapi juga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Warga Pertanyakan Minimnya Pengaturan
Hal yang paling disoroti dalam keluhan tersebut adalah minimnya pengaturan lalu lintas di lokasi.
Pengunggah mempertanyakan keberadaan petugas maupun fasilitas pengatur arus kendaraan seperti lampu lalu lintas.
Pertanyaan mengenai kondisi tersebut kemudian bermuara pada satu hal: mengapa persoalan yang disebut telah berlangsung bertahun-tahun belum juga mendapatkan solusi yang dirasakan warga?
Keluhan di media sosial itu menunjukkan adanya harapan agar kondisi Underpass Tambun mendapat perhatian lebih serius, terutama pada waktu-waktu ketika kepadatan kendaraan mencapai puncaknya.
Bukan Sekadar Soal Macet
Bagi masyarakat, persoalan lalu lintas tidak selalu berhenti pada kemacetan.
Ketika kendaraan bergerak tanpa pengaturan yang jelas, potensi konflik antar-pengguna jalan juga dapat meningkat. Pengendara yang terburu-buru bisa mengambil celah secara sembarangan, sementara kendaraan dari arah berbeda harus saling menyesuaikan.
Karena itu, pengaturan di titik dengan volume kendaraan tinggi menjadi penting untuk menjaga arus tetap tertib.
Warga berharap persoalan tersebut tidak hanya menjadi keluhan yang berulang di media sosial, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui evaluasi kondisi lalu lintas di lapangan.
Menunggu Perhatian dari Pihak Terkait
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak berwenang mengenai keluhan yang disampaikan pengguna Threads tersebut maupun mengenai rencana penanganan lalu lintas di Underpass Tambun.
Kondisi di lapangan juga perlu menjadi dasar evaluasi untuk menentukan apakah diperlukan penempatan petugas, rekayasa lalu lintas, penambahan fasilitas pengaturan, atau langkah lainnya.
Sementara itu, masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diimbau tetap mengutamakan keselamatan, tidak saling menyerobot, dan mengikuti ketentuan lalu lintas yang berlaku.
Keluhan warga ini menjadi pengingat bahwa jalur yang digunakan masyarakat setiap hari membutuhkan pengelolaan yang mampu mengikuti tingginya aktivitas dan volume kendaraan.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar