Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Kesehatan » Dinkes Bekasi Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diminta Tetap Waspada

Dinkes Bekasi Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus, Warga Diminta Tetap Waspada

  • account_circle T.T
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Dinkes Kota Bekasi memastikan belum ada temuan kasus Hantavirus. Meski begitu, warga diminta tetap waspada terhadap virus yang dibawa hewan pengerat tersebut.

Dinkes Kota Bekasi memastikan belum ada temuan kasus Hantavirus. Meski begitu, warga diminta tetap waspada terhadap virus yang dibawa hewan pengerat tersebut.

INFO CIKARANG — Kabar kematian tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius akibat infeksi Hantavirus di tengah Samudra Atlantik memicu perhatian dunia internasional.

Virus yang ditularkan melalui hewan pengerat itu kini mulai diwaspadai sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Di Kota Bekasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan hingga Jumat (8/5/2026) belum ditemukan kasus Hantavirus di wilayahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan menyusul meningkatnya perhatian global terhadap virus tersebut.

“Hantavirus belum terdeteksi di Kota Bekasi,” ujarnya.

Meski belum ditemukan kasus, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, virus ini diketahui dapat menular melalui urin, air liur, maupun kotoran tikus yang terkontaminasi.

Satia menjelaskan, Hantavirus memiliki dua jenis utama yang berbahaya bagi manusia.

Pertama adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang sistem pernapasan dan memiliki tingkat kematian cukup tinggi.

“HPS memiliki risiko kematian mencapai 40 hingga 50 persen,” katanya.

Jenis kedua adalah Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang dapat menyebabkan gangguan serius pada ginjal hingga gagal ginjal akut.

Meski tingkat kematiannya lebih rendah dibanding HPS, HFRS tetap dinilai berbahaya jika tidak segera ditangani.

Salah satu tantangan terbesar dari Hantavirus adalah gejalanya yang mirip flu biasa.

Penderita umumnya mengalami demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, hingga sakit perut.

Karena gejalanya menyerupai penyakit umum lainnya, banyak kasus berpotensi terlambat terdeteksi.

Dinkes Kota Bekasi mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, terutama area yang rawan menjadi sarang tikus, guna mengurangi risiko penyebaran penyakit zoonosis tersebut.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permukiman warga di sekitar Kali Ulu Cikarang terendam banjir setinggi sepinggang orang dewasa.

    Banjir Kali Ulu Cikarang Capai Sepinggang Orang Dewasa, Warga Berangsur Mengungsi

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi terkini Kali Ulu Cikarang masih menunjukkan banjir yang cukup parah. Genangan air dilaporkan mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa dan merendam permukiman warga di sekitarnya. Hingga saat ini, air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Akibat banjir tersebut, aktivitas warga lumpuh. Sejumlah warga terpaksa mengevakuasi diri secara bertahap ke tempat yang lebih aman, baik […]

  • Pemprov DKI Jakarta menargetkan operasional TPST Bantar Gebang Bekasi kembali normal dalam satu pekan setelah longsor di zona 4A. Penanganan longsoran dan perbaikan infrastruktur sedang dilakukan.

    Pasca Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional TPST Bantar Gebang Kembali Normal dalam Sepekan

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta menargetkan operasional di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, dapat kembali berjalan normal dalam waktu sekitar satu pekan. Target tersebut disampaikan setelah terjadinya longsor di area zona timbunan 4A TPST Bantar Gebang yang sempat mengganggu aktivitas pengolahan sampah dari Jakarta. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep […]

  • SMPN 4 Cikarang Timur Dibobol Maling Lagi! 16 Komputer dan 2 Laptop Raib

    SMPN 4 Cikarang Timur Dibobol Maling Lagi! 16 Komputer dan 2 Laptop Raib

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – SMP Negeri 4 Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, dilaporkan telah menjadi sasaran pencurian. Kali ini, 16 komputer dan 2 laptop di ruang guru raib digondol maling, dengan total kerugian yang diperkirakan lebih dari Rp250 juta. Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh Dedi, petugas keamanan sekolah, pada pagi hari, 24 Februari 2025. Saat […]

  • Dana Desa Sukadami disorot usai Kades jadi tersangka KPK.

    Dana Desa Sukadami Jadi Sorotan Usai Ayah Bupati Bekasi Nonaktif Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dana Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Desa Sukadami, HM Kunang, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. HM Kunang diketahui merupakan ayah dari Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Penetapan tersangka terhadap HM Kunang […]

  • KPK kembali periksa saksi terkait dugaan korupsi ijon proyek di Kabupaten Bekasi.

    Kasus Ijon Proyek Bekasi Kian Terbuka, KPK Periksa Mantan Sekdis Cipta Karya

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pengusutan dugaan praktik korupsi ijon proyek di Kabupaten Bekasi terus bergerak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami konstruksi perkara yang menyeret nama Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Salah satu saksi yang diperiksa adalah Beni Saputra, pihak swasta yang diketahui pernah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Cipta Karya dan […]

  • Ilustrasi terjadinya pelecehan bermodus tanya alamat.

    Hati-Hati Modus Pelecehan di Jalan Sekitar Cifest Cikarang, Korban Nyaris Jadi Sasaran Saat Jam Pulang Kerja

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Modus pelecehan di jalan kembali meresahkan warga, khususnya perempuan yang beraktivitas di kawasan Cikarang. Seorang pekerja perempuan nyaris menjadi korban pelecehan saat melintas di sekitar Cifest, Cikarang, pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, saat kondisi jalan sedang padat oleh warga yang pulang kerja dan […]

expand_less