Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Dari Viral ke Produktif, Patung Ikan Gabus Disulap Jadi Penggerak UMKM Tambun Utara

Dari Viral ke Produktif, Patung Ikan Gabus Disulap Jadi Penggerak UMKM Tambun Utara

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Patung Ikan Gabus di Tambun Utara kini menjadi ikon UMKM dan kuliner untuk mendorong ekonomi warga setempat.

Patung Ikan Gabus di Tambun Utara kini menjadi ikon UMKM dan kuliner untuk mendorong ekonomi warga setempat.

INFO CIKARANG — Patung Ikan Gabus yang sempat menyita perhatian publik karena berdiri di kawasan exit Tol Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, kini tak lagi sekadar objek perbincangan warganet.

Patung tersebut dialihkan fungsinya menjadi ikon kawasan UMKM dan kuliner untuk mendorong perekonomian warga setempat.

Sebelumnya, Patung Ikan Gabus ramai diperbincangkan setelah sebuah video yang diunggah akun Instagram @infobekasi ditonton lebih dari satu juta kali.

Penempatannya di tengah persimpangan jalan dekat pintu tol menuai beragam reaksi, mulai dari kritik hingga candaan di media sosial.

Seiring dilakukan evaluasi penataan kawasan, patung itu kemudian dipindahkan ke lokasi yang dinilai lebih representatif.

Di tempat baru, Patung Ikan Gabus dirancang sebagai penanda kawasan usaha mikro dan kuliner yang diharapkan mampu menarik arus pengunjung dari dan menuju Tol Gabus.

Tokoh masyarakat Tambun Utara, Drahim Sada, menilai ikan gabus bukan sekadar simbol, melainkan memiliki keterkaitan historis dengan wilayah tersebut.

Ia menyebut, kawasan Kampung Gabus pada masa lalu merupakan area rawa yang banyak ditumbuhi pohon gabusan.

“Di bawah akar pohon gabusan itu banyak ikan hidup. Dari situlah muncul sebutan ikan gabusan, yang kemudian dikenal sebagai ikan gabus,” ujar Drahim dalam keterangan resminya dikutip Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, viralnya Patung Gabus justru menjadi momentum positif untuk memperkenalkan identitas Tambun Utara kepada publik yang lebih luas.

Keberadaan exit Tol Gabus dinilai memberi keuntungan tersendiri bagi pengembangan ekonomi warga.

“Sekarang orang jadi tahu Kampung Gabus. Secara tidak langsung ini promosi wilayah sekaligus peluang bagi UMKM lokal,” katanya.

Ke depan, kawasan sekitar ikon Patung Gabus akan dikembangkan sebagai sentra kuliner dan UMKM dengan konsep Warung Gabus.

Lokasinya berada sekitar 150 meter dari exit Tol Gabus ke arah Tambelang dan ditargetkan mulai beroperasi sekitar H+10 setelah Lebaran.

Sementara itu, Camat Tambun Utara Najmuddin mengungkapkan bahwa pembangunan Patung Gabus sebelumnya tidak diusulkan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Hal itu lantaran status lahan yang belum jelas.

“Di Musrenbang tidak saya usulkan, karena status tanahnya belum jelas. Masa di tengah-tengah jalan,” ujarnya.

Najmuddin juga menilai keberadaan patung tersebut masih memunculkan pro dan kontra di masyarakat. Ia menyebut, ikon serupa di wilayah lain pun pernah mengalami penolakan.

“Apakah masyarakat setuju semua dengan gabus itu? Sayur gabus saja masih diperdebatkan. Patung lele dulu juga sampai dirobohkan,” tandasnya.

Meski menuai beragam pandangan, pengalihan fungsi Patung Ikan Gabus kini diarahkan agar lebih berdampak nyata, khususnya dalam pengembangan UMKM Tambun Utara berbasis kearifan lokal.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggunaan air tanah oleh perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi yang diduga belum membayar Pajak Air Tanah, menimbulkan potensi kehilangan PAD.

    Banyak Perusahaan di Kabupaten Bekasi Diduga Gunakan Air Tanah Tanpa Bayar Pajak, PAD Terancam

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ribuan perusahaan di Kabupaten Bekasi diduga memanfaatkan air tanah untuk operasional produksi tanpa membayar Pajak Air Tanah (PAT), menimbulkan potensi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Temuan ini mendorong pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti dan melakukan pendataan lebih akurat. Ketua Umum LSM Sniper, Gunawan, menyebut hasil investigasi lapangan menunjukkan bahwa banyak perusahaan industri […]

  • Pj. Bupati Dani Ramdan Letakkan Batu Pertama Masjid Mutiara Gading City

    Pj. Bupati Dani Ramdan Letakkan Batu Pertama Masjid Mutiara Gading City

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2024
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    InfoCikarang.id – Pj. Bupati Dani Ramdan menghadiri langsung kegiatan peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Mutiara Gading City, di Kecamatan Tarumajaya pada Jum’at (19/4/2024) Seperti dikutip dalam website bekasikab.go.id, akan ada tiga rumah ibadah antar umat beragama yang dibangun dalam lokasi yang sama. “Alhamdulillah ini yang kedua setelah di Jababeka kita rilis Taman Religi ada enam […]

  • 9 bangunan dan situs bersejarah akan jadi cagar budaya di Kabupaten Bekasi. 

    Resmi! Pemkab Bekasi Sebut 9 Situs Bersejarah Bakal Jadi Cagar Budaya

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi menetapkan sembilan bangunan dan situs bersejarah sebagai Cagar Budaya. Langkah ini menjadi upaya konkret menjaga jejak sejarah daerah di tengah pesatnya pembangunan industri dan kawasan hunian modern di Bekasi. Penetapan tersebut menandai komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan identitas dan […]

  • Kondisi rumah warga di bantaran Kali Cikarang yang rusak akibat longsor.

    Longsor di Bantaran Kali Cikarang, Empat Rumah Warga Ambrol

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bencana tanah longsor melanda kawasan bantaran Kali Cikarang, tepatnya di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat dihuni. Tergerus Arus Sungai Longsor terjadi akibat derasnya arus air yang menyebabkan erosi tanah di sekitar bantaran sungai. Kondisi ini sebenarnya sudah […]

  • Banjir Tak Kunjung Usai di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat, Warga Desak Audit Lingkungan

    Banjir Tak Kunjung Usai di Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat, Warga Desak Audit Lingkungan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Keluhan disampaikan oleh warga di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, lantaran kini wilayah mereka secara rutin disambangi banjir setiap kali hujan turun, terutama di Jalan Imam Bonjol. Keluhan ini disampaikan sejumlah warga yang menilai bahwa banjir bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan dipicu oleh perubahan tata guna lahan yang […]

  • KSPSI Jelaskan Alasan Dewan Kesejahteraan Buruh Belum Resmi Beroperasi

    KSPSI Jelaskan Alasan Dewan Kesejahteraan Buruh Belum Resmi Beroperasi

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) rupanya masih tertunda. Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa finalisasi struktur lembaga tersebut belum rampung, terutama terkait penunjukan figur yang akan memimpin lembaga baru itu. Keterlambatan ini, menurut Andi, bukan persoalan teknis biasa. Struktur yang sedang dibahas dianggap memiliki bobot besar karena DKBN […]

expand_less