Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Banyak Perusahaan di Kabupaten Bekasi Diduga Gunakan Air Tanah Tanpa Bayar Pajak, PAD Terancam

Banyak Perusahaan di Kabupaten Bekasi Diduga Gunakan Air Tanah Tanpa Bayar Pajak, PAD Terancam

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Penggunaan air tanah oleh perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi yang diduga belum membayar Pajak Air Tanah, menimbulkan potensi kehilangan PAD.

Penggunaan air tanah oleh perusahaan di kawasan industri Kabupaten Bekasi yang diduga belum membayar Pajak Air Tanah, menimbulkan potensi kehilangan PAD.

INFO CIKARANG — Ribuan perusahaan di Kabupaten Bekasi diduga memanfaatkan air tanah untuk operasional produksi tanpa membayar Pajak Air Tanah (PAT), menimbulkan potensi kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Temuan ini mendorong pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti dan melakukan pendataan lebih akurat.

Ketua Umum LSM Sniper, Gunawan, menyebut hasil investigasi lapangan menunjukkan bahwa banyak perusahaan industri menggunakan air tanah, namun belum terdata sebagai wajib pajak.

“Hasil investigasi kami ada ribuan perusahaan yang menggunakan air tanah, tetapi tidak tercatat sebagai objek pajak maupun potensi baru pendapatan daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Rabu (18/2/2026).

Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, pengelolaan Pajak Air Tanah kini sepenuhnya berada di tangan pemerintah kabupaten/kota.

Pajak air tanah ditetapkan sebagai jenis pajak daerah dengan tarif maksimal 20 persen dari harga dasar air tanah.

Gunawan menegaskan pemerintah daerah perlu turun langsung ke lapangan untuk memastikan perusahaan mana yang patuh dan mana yang belum membayar pajak air tanah.

“Kalau serius ingin meningkatkan pendapatan daerah, harus berani cek langsung ke perusahaan-perusahaan,” katanya.

Menurut dia, ironis jika Kabupaten Bekasi, yang dikenal sebagai kawasan industri terbesar, memiliki target penerimaan pajak air tanah relatif kecil. Audit dan optimalisasi potensi pajak dianggap langkah krusial.

Mengacu data Bapenda Kabupaten Bekasi, jumlah wajib pajak air tanah tercatat 167 perusahaan pada 2023 dan meningkat menjadi 183 perusahaan pada 2025. Angka ini dinilai belum mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Warga dan LSM menyoroti kesenjangan ini sebagai indikasi lemahnya pendataan.

Pemerintah daerah kerap menyebut persoalan perizinan yang masih di bawah kewenangan pusat sebagai kendala, padahal fokus utama seharusnya pada pendataan pengguna air tanah.

Gunawan mencontohkan, hotel, rumah sakit, dan perusahaan industri relatif mudah diidentifikasi lewat meteran PDAM atau instalasi pengolahan air kawasan industri.

“Sangat mudah melihatnya, perusahaan yang menggunakan air tanah dan tidak,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Bekasi, Hendra, menyebut pihaknya berencana melakukan inspeksi mendadak terhadap perusahaan yang belum terdaftar sebagai wajib pajak.

“Kami pastikan akan turun ke lapangan, tapi menunggu Peraturan Gubernur Jawa Barat terkait tarif pajak air tanah,” katanya.

Hendra menambahkan, saat ini Bapenda masih fokus pada pencetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2.

Setelah itu, seluruh sektor pajak, termasuk air tanah, akan menjadi program kerja untuk mengejar target PAD.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga remaja dilaporkan tenggelam di danau belakang Grand Wisata.

    Tiga Remaja Dilaporkan Tenggelam di Danau Rawa Dekat Tol Tambun

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peristiwa tragis terjadi di sebuah danau rawa yang berada di kawasan belakang Grand Wisata, tepatnya dekat pintu Tol Tambun, Kabupaten Bekasi. Tiga remaja laki-laki berusia sekitar 15 tahun dilaporkan tenggelam pada Senin (22/12/2025) siang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketiga korban diduga tenggelam saat berada di […]

  • Skandal Korupsi BBM: Negara Rugi Rp193 Triliun, Ini Modusnya!

    Skandal Korupsi BBM: Negara Rugi Rp193 Triliun, Ini Modusnya!

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak kembali mencuat dengan angka kerugian negara yang fantastis. Rp193,7 triliun! Ya, angka ini adalah perhitungan sementara dari dugaan praktik korupsi yang terjadi selama periode 2018-2023. Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Harli Siregar, angka tersebut masih bisa bertambah seiring penyelidikan yang terus berjalan. […]

  • Petugas dan relawan melakukan gotong royong membersihkan sampah saat kegiatan Korve Gerakan Indonesia ASRI di Kalimalang, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menjelang Ramadhan.

    Ramadhan Jadi Ujian Baru, Kabupaten Bekasi Hadapi Sampah 2.250 Ton per Hari

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Lonjakan aktivitas masyarakat selama bulan Ramadhan turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Kabupaten Bekasi. Saat ini, produksi sampah di wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 3,3 juta jiwa itu mencapai 2.250 ton per hari, menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyebut rata-rata setiap warga […]

  • Showroom Ban di Jatimakmur Bekasi Hangus Terbakar, Api Baru Padam Setelah Subuh

    Showroom Ban di Jatimakmur Bekasi Hangus Terbakar, Api Baru Padam Setelah Subuh

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peristiwa kebakaran besar terjadi di sebuah showroom ban yang terletak di Jalan Raya Jatimakmur, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Jumat dini hari (6/6/2025). Kobaran api yang cepat membesar langsung melalap hampir seluruh bangunan, yang diketahui menyimpan tumpukan ban dalam jumlah besar. Menurut laporan awal, puluhan petugas dari Dinas Pemadam […]

  • Pasca penertiban Februari lalu, kawasan SGC Cikarang Utara kini steril dari PKL. Pemkab Bekasi menyiapkan Pasar Baru Cikarang sebagai solusi jangka panjang penataan pedagang. 

    Pasar Baru Cikarang Ditargetkan Rampung 2027, Pemkab Bekasi Masih Matangkan Skema Pendanaan

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Rencana pembangunan Pasar Baru Cikarang kembali menjadi perhatian publik. Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan pasar tersebut bisa direalisasikan pada 2027 sebagai solusi jangka panjang penataan pedagang di wilayah Cikarang Utara. Namun hingga kini, skema pembiayaan proyek tersebut masih dalam tahap pengkajian. Opsi pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun kerja sama […]

  • Viral Jembatan Roboh di Cibitung Bekasi, Sampah Jadi Biang Kerok

    Viral Jembatan Roboh di Cibitung Bekasi, Sampah Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Peristiwa ambruknya jembatan penghubung di kawasan Perumahan Permata Regency, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada Selasa malam (13/05/2025), menyita perhatian publik setelah video kejadiannya menyebar luas di media sosial. Berdasarkan keterangan warga dan aparat setempat, hujan deras yang mengguyur wilayah Cibitung mengakibatkan aliran sungai membawa tumpukan sampah dalam jumlah besar. Aliran […]

expand_less