Meteran PDAM Warga Kongsi Residence Diduga Digondol Maling, Aksi Malam Hari Bikin Resah
- account_circle Admin
- calendar_month Sab, 22 Agu 2026
- comment 0 komentar

Meteran PDAM milik warga di kawasan Kongsi Residence, Kongsi Hill, Cikarang Selatan, dilaporkan menjadi sasaran pencurian pada Rabu (19/8/2026) malam.
INFO CIKARANG – Warga di kawasan Kongsi Residence, Kongsi Hill, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dibuat resah menyusul laporan dugaan pencurian meteran PDAM pada Rabu (19/8/2026) malam.
Informasi mengenai kejadian tersebut disampaikan warga kepada admin. Berdasarkan laporan awal, seorang terduga pelaku disebut mengambil meteran PDAM yang terpasang di bagian luar rumah warga.
Aksi tersebut diduga dilakukan ketika kondisi lingkungan mulai sepi pada malam hari.
Meteran PDAM Jadi Sasaran
Meteran PDAM yang umumnya berada di bagian depan atau luar rumah membuat fasilitas tersebut relatif mudah dijangkau.
Warga menduga meteran air menjadi sasaran pencurian karena posisinya berada di luar bangunan dan dapat dilepas tanpa harus masuk ke dalam rumah.
Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti berapa jumlah meteran yang hilang maupun total kerugian yang dialami warga.
Kronologi lengkap mengenai bagaimana aksi tersebut dilakukan juga masih belum terhadap keamanan lingkungan.
Terlebih, fasilitas seperti meteran air berada di luar rumah sehingga dapat menjadi perhatian bagi pelaku apabila kondisi lingkungan sedang sepi.
Warga diimbau untuk turut memperhatikan kondisi fasilitas yang berada di sekitar rumah, termasuk meteran air dan instalasi lainnya.
Apabila menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan, masyarakat sebaiknya tidak melakukan tindakan sendiri dan segera berkoordinasi dengan petugas keamanan maupun pihak berwenang.
Belum Ada Keterangan Resmi
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti identitas terduga pelaku maupun apakah laporan mengenai dugaan pencurian tersebut telah disampaikan secara resmi kepada pihak kepolisian.
Jumlah korban dan meteran PDAM yang diduga hilang juga masih menunggu pendataan lebih lanjut.
Artikel ini disusun berdasarkan informasi awal dari warga. Detail kronologi, jumlah kerugian, serta perkembangan kasus masih dapat berubah setelah adanya keterangan resmi dari pihak terkait.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar