Kali Bekasi Meluap, Banjir Rendam Empat Desa di Tambun Utara Kabupaten Bekasi
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Kam, 12 Feb 2026
- comment 0 komentar

Luapan Kali Bekasi menyebabkan banjir di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, dengan empat desa terdampak: Karang Satria, Satria Jaya, Satria Mekar, dan Sriamur.
KABUPATEN BEKASI – Luapan Kali Bekasi menyebabkan banjir di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (12/2/2026).
Sedikitnya empat desa terdampak, yakni Desa Karang Satria, Satria Jaya, Satria Mekar, dan Sriamur.
Ratusan warga terpaksa mengungsi secara mandiri setelah air masuk ke permukiman.
Banjir terjadi sejak Kamis dini hari akibat meningkatnya debit air kiriman dari hulu Sungai Bekasi yang tidak mampu lagi ditampung aliran sungai.
Air bercampur lumpur menggenangi rumah warga di sepanjang bantaran Kali Bekasi dengan ketinggian bervariasi antara 30 sentimeter hingga satu meter.
Kepala Seksi Ketertiban Umum Satpol PP Kecamatan Tambun Utara, Abdul Rahman, menyebut sekitar 100 kepala keluarga terdampak banjir dan memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Akibat luapan Kali Bekasi ada empat desa yang terdampak, yaitu Desa Karang Satria, Satria Jaya, Satria Mekar, dan Sriamur. Ada sekitar 100 KK terdampak. Ketinggian air di jalan sekitar 40 sentimeter, sedangkan di permukiman mulai 40 sentimeter sampai satu meter. Para korban melakukan evakuasi secara mandiri,” ujar Abdul.
Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi Jalan Raya Pisangan yang merupakan jalur utama penghubung antar kecamatan.
Ketinggian air di ruas jalan tersebut sempat mencapai satu meter sebelum berangsur surut hingga sekitar 40 sentimeter.
Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami mati mesin saat nekat menerobos genangan, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.
Petugas Satpol PP bersama aparat terkait melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan dan kecelakaan.
Dampak banjir juga dirasakan di sektor pendidikan. Sejumlah sekolah yang terendam terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar karena ruang kelas tergenang air.
Banjir juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Sukawangi, tepatnya di Desa Sukamekar, setelah tanggul Kali Bekasi dilaporkan jebol.
Warga setempat secara swadaya menutup tanggul yang rusak menggunakan karung berisi tanah untuk menahan aliran air.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, membenarkan adanya genangan banjir di sejumlah wilayah.
Ia menyebut banjir sempat terjadi di Tambun Utara dan Babelan pada Rabu (11/2/2026) malam, namun berangsur surut pada Kamis.
“Semalam ada beberapa desa di wilayah Tambun Utara dan Babelan yang tergenang, tapi pagi menjelang siang sudah surut,” kata Dodi.
Menurutnya, kondisi air laut yang tengah surut turut mempercepat aliran air sungai menuju hilir.
Meski demikian, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama jika hujan deras terjadi di wilayah hulu Sungai Bekasi.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran Kali Bekasi agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan,” pungkasnya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar