Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kabupaten Bekasi Dapat Alokasi Rp76 Miliar untuk Bangun Irigasi Pertanian 2026

Kabupaten Bekasi Dapat Alokasi Rp76 Miliar untuk Bangun Irigasi Pertanian 2026

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 25 Des 2025
  • comment 0 komentar
Pemkab Bekasi mendapat alokasi Rp76 miliar dari Kementerian PU untuk pembangunan saluran irigasi pertanian pada 2026.

Pemkab Bekasi mendapat alokasi Rp76 miliar dari Kementerian PU untuk pembangunan saluran irigasi pertanian pada 2026.

INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp76 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk pembangunan saluran irigasi pertanian di berbagai wilayah pada tahun 2026.

Program ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengatasi persoalan kekeringan yang kerap terjadi di sejumlah sentra pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan pembangunan irigasi menjadi kebutuhan mendesak guna memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Hal itu disampaikannya usai penandatanganan hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2026 bersama DPRD Kabupaten Bekasi.

“Ketahanan pangan membutuhkan suplai air yang mencukupi agar tanaman dapat tumbuh subur. Untuk memastikan suplai air berjalan lancar, infrastruktur air juga harus memadai,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip Kamis, (25/12/2025).

Selain dukungan dari pemerintah pusat, Pemkab Bekasi juga mengalokasikan 2,3 persen dari total APBD 2026 untuk sektor pertanian.

Angka tersebut melampaui batas minimal mandatory spending sebesar 2 persen.

“Kabupaten Bekasi menganggarkan sekitar 2,3 persen untuk sektor pertanian. Jadi kita sudah berada di atas batas minimal,” jelasnya.

Perhatian terhadap sektor infrastruktur juga diperkuat melalui alokasi anggaran sebesar 8,3 persen dari APBD 2026, lebih tinggi dibandingkan usulan awal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di angka 7,5 persen.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai program, mulai dari perbaikan jalan, penerangan jalan umum, normalisasi sungai, hingga pembangunan saluran irigasi.

“Selain itu, belanja untuk sektor kesehatan, pendidikan, dan lingkungan juga telah melampaui mandatory spending yang ditetapkan. Alhamdulillah, semua sektor prioritas mendapatkan perhatian yang cukup,” tambah Asep.

Sebagai informasi, APBD Kabupaten Bekasi tahun 2026 disepakati sebesar Rp7,7 triliun, turun sekitar Rp600 miliar dibandingkan tahun 2025.

Penurunan tersebut dipicu berkurangnya transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp1,2 triliun.

Sementara itu, Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, mengungkapkan bahwa belanja pegawai masih menjadi pos anggaran terbesar, dengan nilai mencapai Rp3,5 triliun.

“Belanja pegawai ini memang yang paling besar dari semua pembagian keuangan daerah. Dengan angka Rp3,5 triliun, itu sangat besar sekali,” ungkap Saeful.

Ia menambahkan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan fiskal.

Jika PAD tidak mengalami peningkatan signifikan, DPRD mendorong penyesuaian belanja pegawai agar sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 24 Tahun 2024, yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD.

“Kalau pendapatan tidak kita tingkatkan, maka kami mendorong agar dilakukan pemotongan belanja pegawai,” tegasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat memberikan keterangan terkait percepatan perbaikan infrastruktur pascabanjir.

    Demi Infrastruktur Mulus, Pemkab Bekasi Ajukan Perubahan Anggaran Darurat

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajukan izin perubahan perencanaan anggaran kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak akibat banjir di sejumlah wilayah. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengatakan banjir telah berdampak pada kerusakan jalan, jembatan, serta sistem drainase. Kerusakan tersebut belum tercantum dalam perencanaan anggaran sebelumnya sehingga […]

  • BMKG: Bekasi Diguyur Hujan Jumat Ini, Cek Prakiraan Cuaca 24 Januari 2025!

    BMKG: Bekasi Diguyur Hujan Jumat Ini, Cek Prakiraan Cuaca 24 Januari 2025!

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Kabupaten Bekasi akan diguyur hujan sepanjang hari pada Jumat, 24 Januari 2025. Berdasarkan data dari BMKG, hujan ringan hingga sedang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah, disertai tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Simak detail prakiraan cuacanya di bawah ini agar Anda bisa mempersiapkan hari dengan lebih baik Wilayah dengan Hujan Ringan Sebagian besar kecamatan […]

  • PHK Massal Jelang Lebaran! Yamaha dan Pabrik Sepatu Pangkas Ribuan Karyawan

    PHK Massal Jelang Lebaran! Yamaha dan Pabrik Sepatu Pangkas Ribuan Karyawan

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang Lebaran, kabar duka datang dari sektor manufaktur di Indonesia. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terjadi di beberapa pabrik besar, termasuk PT Yamaha Music Product Asia di Bekasi dan dua pabrik sepatu di Tangerang. Salah satu yang terdampak adalah PT Yamaha Music Product Asia, pabrik piano yang berlokasi di kawasan MM2100, […]

  • KPUD Kabupaten Bekasi Gelar Pengundian dan Penetapan Nomer Urut Paslon Bupati 2024

    KPUD Kabupaten Bekasi Gelar Pengundian dan Penetapan Nomer Urut Paslon Bupati 2024

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    InfoCikarang.id (Kedungwaringin),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi telah usai menggelar agenda pengundian nomor urut terhadap tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi 2024. Kegiatan pengundian nomor urut dilakukan di Kantor KPU setempat, Senin (23/9) sekitar pukul 09:00 WIB.  Penetapan nomor urut ini melalui rapat pleno terbuka […]

  • KPK belum mendalami dugaan aliran uang ke partai politik dalam perkara suap Bupati Bekasi nonaktif.

    KPK Fokus Telusuri Aliran Dana ke Kader PDIP Jabar, Belum Sentuh Partai dalam Kasus Ade Kunang

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan hingga kini belum melakukan pendalaman terkait dugaan aliran uang ke partai politik dalam perkara suap yang menjerat Bupati nonaktif Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik masih memusatkan perhatian pada dugaan penerimaan dana oleh kader PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. “Pendalaman […]

  • Developer PT Budi Langgeng Persada menyepakati delapan tuntutan warga Perum Villa Kencana Cikarang terkait penanganan banjir di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

    Developer PT Budi Langgeng Persada Setujui 8 Tuntutan Warga Villa Kencana Cikarang

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Perum Villa Kencana Cikarang (VKC) di Desa Sukajadi, Kecamatan Sukakarya, menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes atas persoalan banjir yang kerap melanda lingkungan mereka. Dalam aksi itu, warga menyampaikan berbagai tuntutan, baik melalui spanduk maupun orasi menggunakan mobil komando. Mereka mendesak pihak pengembang untuk segera mengambil langkah konkret agar banjir […]

expand_less