Maling Bobol Tiga Kotak Amal Masjid Al-Makmur Bekasi Utara, Uang Jamaah Raib Jutaan Rupiah
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Sel, 6 Jan 2026
- comment 0 komentar

Masjid Al-Makmur Bekasi Utara menjadi sasaran pencurian, tiga kotak amal dibobol.
INFO CIKARANG — Aksi pencurian menyasar Masjid Al-Makmur yang berlokasi di Jalan KH Moctar Tabrani, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.
Sebanyak tiga kotak amal dibobol maling dan uang sumbangan jamaah ditaksir mencapai jutaan rupiah raib.
Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) masjid. Dalam rekaman terlihat pelaku beraksi seorang diri dengan cukup santai.
Pelaku mengenakan hoodie dan celana panjang saat melancarkan aksinya di dalam area masjid.
Tak hanya menggasak uang kotak amal, pelaku juga nyaris membawa kabur sejumlah perangkat pengeras suara masjid.
Beruntung, upaya tersebut gagal meski pelaku sempat merusak kabel-kabel peralatan audio.
Perwakilan pengurus Masjid Al-Makmur, Hamdi (33), mengatakan kejadian tersebut pertama kali diketahui saat marbot hendak mengumandangkan azan Subuh.
Saat itu, marbot mendapati kondisi masjid tidak seperti biasanya.
“Waktu subuh, marbot mau menyalakan tape untuk azan. Tapi kaget karena amplifier sudah tidak ada di tempatnya,” ujar Hamdi dalam keterangannya dikutip Selasa (6/1/2026).
Merasa curiga, marbot kemudian mengecek bagian dalam masjid. Saat itulah diketahui tiga kotak amal dalam kondisi terbuka dan berantakan.
Uang sumbangan jamaah yang tersimpan di dalamnya sudah habis dibawa pelaku.
Hamdi menyebutkan, dari tiga kotak amal tersebut, total uang yang hilang ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 juta.
“Taksiran uang di dalam kotak amal kurang lebih satu setengah juta rupiah,” jelasnya.
Selain uang tunai, pelaku juga sempat mencoba membawa kabur sejumlah perangkat amplifier dan toa masjid.
Namun upaya tersebut tidak berhasil, meski pelaku telah memotong kabel-kabel peralatan suara.
“Yang disesalkan itu toa sama amplifier hampir dibawa. Kabel-kabelnya sudah dipotong-potong,” kata Hamdi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, pelaku diduga masuk ke area masjid dengan cara membobol jendela ruang Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di sisi belakang masjid.
“Masuknya dari belakang, jendela ruang TK dibobol,” ungkapnya.
Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Imam Syafii, membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut.
Ia menyatakan pihak kepolisian telah mengetahui kejadian itu dan langsung menindaklanjutinya.
“Kami sudah mengetahui kejadian tersebut. Peristiwanya terjadi tanggal 4 dini hari, sekitar jam dua atau setengah tiga,” ujar Kompol Imam Syafii.
Imam menambahkan, pihaknya telah mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk mengecek lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pengurus masjid.
Polisi juga menyarankan agar pengurus segera membuat laporan resmi ke kepolisian.
“Laporan polisi sangat penting sebagai dasar kami untuk melakukan tindakan hukum selanjutnya,” tegasnya.
Namun hingga saat ini, pengurus masjid diketahui belum membuat laporan resmi.
Oleh karena itu, pihak kepolisian kembali menerjunkan personel bersama Unit Reskrim untuk mendatangi lokasi dan mendorong pengurus agar segera melapor.
“Hari ini anggota kembali kami perintahkan ke lokasi agar pengurus masjid datang ke Polsek dan membuat laporan polisi,” pungkas Imam.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar