Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Motif Cemburu Picu Pembunuhan Sadis di Cikarang, Polisi Ungkap Kronologi

Motif Cemburu Picu Pembunuhan Sadis di Cikarang, Polisi Ungkap Kronologi

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG– Peristiwa tragis terjadi di sebuah kamar kos di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang pria berinisial MA (23) ditetapkan sebagai tersangka setelah menghabisi nyawa pacarnya, WD (21), pada Sabtu malam, 26 April 2025. Peristiwa ini menggemparkan publik karena dilakukan dengan cara yang sangat keji dan terencana.

Menurut keterangan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, MA membunuh korban saat tengah tidur lelap di kamar kos yang mereka sewa secara harian seharga Rp135.000. Pelaku menyerang dari arah belakang, mencekik korban sambil menindih tubuhnya, lalu menusuk perutnya tiga kali dengan pisau cutter, serta menyayat leher korban sebanyak dua kali. Bahkan, untuk memastikan korban benar-benar meninggal, pelaku membekap wajah korban dengan bantal.

Usai membunuh, MA membawa kabur dua unit ponsel milik korban yakni iPhone 13 dan HP Infinix, serta sepeda motor milik WD. Pelarian pelaku tak berlangsung lama. Polisi menangkap MA di rest area Mudusari, Jalan Raya Pamanukan, Subang, pada Senin malam, 28 April 2025, sekitar pukul 22.20 WIB.

Motif dari pembunuhan ini diduga karena rasa cemburu. Pelaku mengaku sakit hati karena menuduh korban berselingkuh. Hal itu menjadi dasar pembenaran atas tindakan pembunuhan yang sudah direncanakannya.

Saat ini MA resmi ditahan dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana), Pasal 339 KUHP (pembunuhan dengan pemberatan), serta Pasal 338 KUHP (pembunuhan). Ancaman hukumannya sangat berat, mulai dari pidana 20 tahun penjara, seumur hidup, hingga hukuman mati.

Kasus ini menyoroti pentingnya penanganan kekerasan dalam hubungan personal serta perlindungan terhadap perempuan dari potensi kekerasan domestik yang mematikan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nyumarno memenuhi pemeriksaan KPK usai sempat absen pada panggilan pertama.

    Sempat Mangkir, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Setelah sempat tidak hadir pada panggilan pertama, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyumarno, akhirnya memenuhi pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini turut menyeret Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Nyumarno terlihat mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, […]

  • Pemkot Bekasi tengah menyiapkan kebijakan baru terkait kepatuhan pajak kendaraan.

    Benahi Disiplin Internal, Pemkot Bekasi Siap Larang Kendaraan Nunggak Pajak Masuk Area Kantor

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kota Bekasi tengah menyiapkan sebuah kebijakan yang disebut-sebut bisa menjadi salah satu langkah paling tegas sekaligus paling memicu perdebatan dalam urusan kepatuhan pajak kendaraan. Tidak lama lagi, kendaraan yang menunggak pajak tidak akan diperbolehkan memasuki area perkantoran Pemkot Bekasi. Yang membuatnya semakin menarik, gagasan ini justru muncul setelah ditemukannya fakta bahwa […]

  • Parkir Liar di SGC Cikarang Meresahkan, Warga Keluhkan Tarif Tak Wajar

    Parkir Liar di SGC Cikarang Meresahkan, Warga Keluhkan Tarif Tak Wajar

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Masalah parkir liar di sekitar Sentra Grosir Cikarang (SGC) kembali menjadi sorotan pasca-Lebaran. Warga yang ingin berbelanja atau sekadar melintas di area tersebut mengeluhkan tarif parkir yang melonjak drastis hingga Rp5.000 per kendaraan. Kondisi ini viral setelah sebuah video menunjukkan seorang wanita ditolak saat ingin membayar Rp2.000, yang merupakan tarif normal. Petugas […]

  • Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa roti, susu, keripik tempe, dan jeruk yang dibagikan kepada siswa SDN Karangpatri 04 Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Senin (23/2/2026).

    Menu MBG di SDN Karangpatri 04 Pebayuran Dikeluhkan Orang Tua, Dinilai Kurang Layak untuk Siswa

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di SDN Karangpatri 04, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, menuai keluhan dari sejumlah orang tua murid, Senin (23/2/2026). Mereka menilai menu yang diberikan belum mencerminkan standar gizi yang layak untuk anak sekolah dasar. Berdasarkan pantauan di lokasi, menu MBG yang dibagikan kepada siswa terdiri dari roti, […]

  • Atur Penjualan Miras, Bekasi Terapkan Regulasi Ketat dan Selektif

    Atur Penjualan Miras, Bekasi Terapkan Regulasi Ketat dan Selektif

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, mengumumkan langkah tegas untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Bekasi. Menurutnya, Pemkot Bekasi bersama DPRD telah merumuskan Peraturan Daerah (Perda) baru terkait pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol, yang akan ditindaklanjuti melalui peraturan wali kota. Dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus […]

  • Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

    Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Empat unit rumah warga di Kampung Tembong Gunung, RT 011 RW 006, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, berada dalam kondisi sangat mengkhawatirkan akibat pergerakan tanah yang kian intensif. Fenomena ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras secara terus-menerus selama beberapa bulan, yang menyebabkan tanah mengalami penurunan hingga dua meter. […]

expand_less