Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pasutri di Cikarang Ditemukan Tewas di Kontrakan, Polisi Selidiki Motif Kematian

Pasutri di Cikarang Ditemukan Tewas di Kontrakan, Polisi Selidiki Motif Kematian

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi Pasutri di Cikarang Ditemukan Tewas di Kontrakan. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG- Warga Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan pasangan suami istri yang tewas di dalam rumah kontrakan mereka pada Selasa (25/2/2025). Korban berinisial YM (35) ditemukan tergantung di kamar mandi, sementara istrinya DS (29) tergeletak di atas kasur, tertutup selimut.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, menjelaskan bahwa kasus ini pertama kali terungkap setelah rekan korban mencoba menghubungi YM selama dua hari tanpa hasil. Karena tak kunjung mendapatkan jawaban, saksi kemudian mendatangi kontrakan korban dan melapor kepada pemilik kontrakan.

“Dicek kamarnya, terkunci dari dalam. Akhirnya pemilik kontrakan bersama saksi mendobrak pintu. Saat dibuka, istrinya ditemukan terselimuti di tempat tidur, sementara suaminya tergantung di kamar mandi,” ujar Mustofa, Rabu (26/2/2025).

Tanda-tanda Kekerasan di Tubuh Korban

Saat polisi tiba di lokasi, mereka menemukan luka lebam di tubuh DS, namun belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematiannya. Sementara itu, pada tubuh YM yang diduga mengakhiri hidupnya sendiri, ditemukan luka sayatan di lengan kiri dan pelipis kiri.

Pihak kepolisian saat ini masih menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian DS.

Menurut keterangan tetangga yang diperoleh polisi, pasangan suami istri ini sering terlibat pertengkaran sebelum akhirnya ditemukan meninggal.

“Penyebab pertengkarannya belum diketahui, tetapi memang ada beberapa kali cekcok rumah tangga antara keduanya,” tambah Mustofa.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus ini untuk memastikan apakah ada unsur kekerasan atau penyebab lain di balik kematian tragis pasangan ini.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan sekitar, terutama jika ada tanda-tanda konflik dalam rumah tangga yang berpotensi berujung pada tindakan fatal.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri pimpinan OJK dan Direktur Utama BEI sebagai sinyal positif penguatan tata kelola serta upaya menjaga kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.

    Purbaya Dorong Pansel OJK Segera Dibentuk, Mundurnya Pimpinan Dinilai Jadi Sinyal Positif bagi Kepercayaan Investor

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pengunduran diri sejumlah pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) justru dapat dimaknai sebagai sinyal positif bagi penguatan tata kelola dan pemulihan kepercayaan investor di pasar modal Indonesia. Menurut Purbaya, pemerintah bergerak cepat merespons situasi tersebut dengan mendorong pembentukan Panitia Seleksi […]

  • Kabupaten Bekasi resmi mendapat tambahan kuota haji 2026. Jumlah jamaah kini bertambah menjadi 3.573 orang.

    Kuota Haji Kabupaten Bekasi Bertambah Jadi 3.573 Jamaah pada 2026

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi resmi mendapat tambahan kuota haji untuk keberangkatan tahun 2026, dari sebelumnya 2.100 menjadi 3.573 jamaah. Penambahan signifikan ini merupakan hasil koordinasi pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah, Gubernur Jawa Barat, serta para kepala daerah se-Jawa Barat. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan bahwa penambahan kuota ini menjadi kabar […]

  • Bupati Bekasi Ajukan Revisi Perda Pajak dan Retribusi, Apa Saja yang Berubah?

    Bupati Bekasi Ajukan Revisi Perda Pajak dan Retribusi, Apa Saja yang Berubah?

    • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah menggodok perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Perubahan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam forum Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi di Cikarang, Kamis malam. Menurut Ade Kuswara, revisi perda ini dilakukan untuk menyesuaikan regulasi daerah dengan peraturan […]

  • Kecelakaan maut di Tambun Utara, satu pengendara motor perempuan tewas.

    Kecelakaan Maut di Tambun Utara, Pengendara Motor Perempuan Tewas di Lokasi

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Kampung Pulo Puter, Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jum’at 2/1/2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Insiden tersebut merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor perempuan. Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dengan truk tangki air yang melaju dari arah berlawanan. Benturan keras tak […]

  • Kenaikan PPN 12 Persen Beratkan Sektor Pariwisata di Bekasi

    Kenaikan PPN 12 Persen Beratkan Sektor Pariwisata di Bekasi

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Naiknya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen dipastikan membawa dampak signifikan pada sektor usaha pariwisata, termasuk di Kota Bekasi. Dieng Kartika Sari, seorang pengelola wahana wisata di Bekasi, mengungkapkan bahwa kebijakan ini menjadi tantangan berat, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Dieng menyatakan dengan kenaikan PPN menjadi 12 persen […]

  • Cemburu Buta Berujung Tragis: Motif Wanita Disiram Air Keras di Bekasi

    Cemburu Buta Berujung Tragis: Motif Wanita Disiram Air Keras di Bekasi

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus penyiraman air keras kembali terjadi, kali ini di Bekasi Utara, Kota Bekasi. AR (25) tega menyiram pacarnya, FR (20), dengan cairan asam sulfat karena diliputi rasa cemburu. Insiden ini terjadi pada Sabtu (7/12) malam dan langsung menarik perhatian publik. Motif Cemburu Jadi Pemicu Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol […]

expand_less