Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Banyak yang Baru Tahu! Kata ‘OK’ Ternyata Singkatan, Ini Kepanjangan dan Sejarahnya

Banyak yang Baru Tahu! Kata ‘OK’ Ternyata Singkatan, Ini Kepanjangan dan Sejarahnya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Ilustrasi simbol jempol sebagai tanda persetujuan. Kata "OK" yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari ternyata memiliki sejarah panjang

Ilustrasi simbol jempol sebagai tanda persetujuan. Kata “OK” yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari ternyata memiliki sejarah panjang.

INFO CIKARANG – Kata “OK” atau “oke” sudah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Istilah ini biasa digunakan untuk menyatakan persetujuan, memastikan sesuatu benar, atau sekadar memberikan respons singkat dalam komunikasi.

Meski terdengar sederhana, ternyata tidak banyak orang yang mengetahui bahwa kata “OK” memiliki sejarah panjang dan berasal dari sebuah singkatan yang unik.

Sebelum asal-usulnya terungkap, banyak teori bermunculan mengenai sumber kata tersebut.

Ada yang mengaitkannya dengan kata “Okeh” dari bahasa suku Indian di Amerika, sementara sebagian lainnya menduga berasal dari nama merek biskuit terkenal pada masanya, yakni Orrin Kendall.

Namun penelitian yang dilakukan ahli bahasa asal Amerika Serikat, Allen Walker Read, berhasil mengungkap asal-usul sebenarnya dari kata “OK”.

Dalam studinya yang berjudul The First Stage in the History of O.K. pada tahun 1963, Read menemukan bahwa istilah tersebut pertama kali muncul pada 23 Maret 1839 melalui surat kabar Boston Post.

Saat itu, redaktur Boston Post, Charles Gordon Greene, menggunakan kata “OK” sebagai bagian dari tren singkatan yang sedang populer di kalangan masyarakat Amerika.

Pada masa tersebut, berbagai singkatan jenaka banyak digunakan dalam percakapan dan tulisan, seperti RTBS (Remains To Be Seen) hingga OMG (Oh My God).

Menariknya, “OK” merupakan singkatan dari frasa “oll korrect”, yaitu bentuk sengaja yang dibuat salah dari kalimat “all correct” yang berarti “semuanya benar” atau “baik-baik saja”.

Meski awalnya hanya digunakan sebagai lelucon bahasa, istilah tersebut justru semakin populer dan akhirnya diterima luas oleh masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, kata “OK” berkembang menjadi ungkapan universal yang dapat digunakan dalam berbagai situasi, mulai dari menyetujui sesuatu, memberikan konfirmasi, hingga merespons percakapan secara singkat.

Allen Walker Read menilai salah satu alasan utama popularitas kata tersebut adalah karena mudah diucapkan, singkat, dan dapat dipahami oleh banyak orang dari berbagai latar belakang bahasa.

Di Indonesia sendiri, istilah “OK” kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi “oke”.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “oke” diartikan sebagai ungkapan untuk menyatakan setuju, menerima, atau menyatakan bahwa sesuatu berjalan dengan baik.

Hingga kini, lebih dari 180 tahun sejak pertama kali diperkenalkan, kata “OK” tetap menjadi salah satu istilah paling populer dan paling sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari di seluruh dunia.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan tertekan, harga telur di Kota dan Kabupaten Bekasi merangkak naik.

    Pasokan Tertekan, Harga Telur di Kota dan Kabupaten Bekasi Terus Merangkak Naik

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harga telur ayam di Kota dan Kabupaten Bekasi kembali merangkak naik menjelang pergantian tahun 2026. Kenaikan ini tidak semata dipicu meningkatnya permintaan musiman Natal dan Tahun Baru, tetapi juga derasnya distribusi telur ke luar daerah yang membuat pasokan lokal semakin tertekan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikutip Infobekasi, […]

  • Heboh Kabar Buaya di Babelan, Akun Penyebar Berita Malah Menghilang, Hoax?

    Heboh Kabar Buaya di Babelan, Akun Penyebar Berita Malah Menghilang, Hoax?

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Beberapa waktu lalu, Bekasi kembali dihebohkan dengan kabar yang meresahkan bagi warga. Sebuah akun Instagram bernama @rafialfareal sempat mengunggah informasi adanya buaya masuk ke permukiman warga di Kampung Kedaung, Babelan, Bekasi. Namun, kebenaran kabar tersebut masih dipertanyakan. Akun tersebut membagikan Insta Story pada Rabu (29/1/2025) pukul 01.00 WIB, mengklaim bahwa seekor buaya […]

  • Almarhum Indra Satria Nugraha, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bekasi, meninggal dunia akibat kecelakaan di Tol Cipularang, Kamis (22/1/2026).

    Turut Berduka Cita, Kabag Kesra Setda Kabupaten Bekasi Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Tol Cipularang

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar duka menyelimuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Indra Satria Nugraha, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Jalan Tol Cipularang, tepatnya di kawasan Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis pagi, 22 Januari 2026. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar […]

  • Aksi begal terjadi di Karangbahagia, warga diminta waspada.

    Dikejar Begal di Karangbahagia, Pengendara Motor Selamat Berkat Aksi Cepat Buang Kunci

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi begal kembali terjadi di Jalan Kampung Kebon Remin Pulo Besar, RT 17/RW 006, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Selasa dini hari (30/12/2025). Korban, RK (42), seorang pengendara motor asal Kampung Kayumanis, Matraman, Jakarta Timur, selamat dari kehilangan motornya setelah mengambil langkah cepat yang cukup berani. Menurut warga sekitar, korban baru saja pulang […]

  • Warga menjauh dari lokasi kebakaran SPBE Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, akibat bau gas yang menyebar luas.

    Bau Gas Menyebar Hingga 500 Meter, Kebakaran SPBE Cimuning Picu Kepanikan Warga Mustikajaya

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, tidak hanya memunculkan kobaran api, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akibat penyebaran bau gas di lingkungan sekitar. Dalam peristiwa kebakaran SPBE Cimuning Bekasi bau gas radius 500 meter, warga melaporkan aroma gas yang cukup kuat hingga terasa di permukiman […]

  • Modus Penipuan Uang Koin di Cibitung Bekasi, Pelaku Sasar Warung Kecil

    Modus Penipuan Uang Koin di Cibitung Bekasi, Pelaku Sasar Warung Kecil

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus penipuan dengan modus penukaran uang koin kembali meresahkan masyarakat di Kabupaten Bekasi. Baru-baru ini, dua pelaku tertangkap kamera CCTV saat beraksi di sebuah warung kecil di Cibitung, Kamis (16/01/2025). Modusnya sederhana: pelaku menawarkan uang koin untuk ditukar, mengincar toko atau warung yang sedang membutuhkan uang receh untuk kembalian. Namun, uang koin […]

expand_less