Bencana Hidrometeorologi Landa Kabupaten Bekasi, 31 Desa Terdampak Banjir dan Longsor
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Jum, 23 Jan 2026
- comment 0 komentar

Curah hujan tinggi di Kabupaten Bekasi memicu banjir sekaligus longsor di beberapa titik.
INFO CIKARANG — Bencana hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Dari total wilayah terdampak tersebut, 30 desa mengalami banjir, sementara satu desa dilanda longsor. Data ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi berdasarkan laporan lapangan terbaru.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyebutkan bahwa jumlah warga terdampak cukup signifikan.
“Jumlah kepala keluarga terdampak mencapai 21.260 KK, dengan sebaran wilayah terdampak di 31 desa pada 13 kecamatan,” ujar Dodi, dikutip Jum’at (23/1/2026).
Menurut Dodi, banjir merendam sejumlah kecamatan, antara lain Muaragembong, Cabangbungin, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Pusat, Cikarang Utara, Pebayuran, Sukawangi, Babelan, hingga Kedungwaringin.
Sementara itu, tanah longsor dilaporkan terjadi di Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan.
BPBD Kabupaten Bekasi bersama unsur terkait saat ini terus melakukan langkah-langkah penanganan darurat di lokasi terdampak.
Upaya yang dilakukan meliputi pendataan warga, evakuasi korban, hingga penyaluran bantuan logistik.
“Kami melakukan asesmen di lapangan, mengevakuasi warga terdampak bersama relawan, sekaligus menyalurkan bantuan logistik dan memberikan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat,” kata Dodi.
Berdasarkan data BPBD, wilayah dengan dampak cukup luas antara lain Kecamatan Cabangbungin, Babelan, dan Muaragembong, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga lebih dari satu meter.
Sementara longsor di Cikarang Selatan dilaporkan terjadi di satu titik dan masih dalam pemantauan petugas.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah Kabupaten Bekasi masih tergolong tinggi dalam beberapa hari ke depan.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar