Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » 14 Kecelakaan Terjadi Saat Mudik Lebaran 2026 di Bekasi, Polisi Garisbawahi Faktor Kelelahan Pengendara

14 Kecelakaan Terjadi Saat Mudik Lebaran 2026 di Bekasi, Polisi Garisbawahi Faktor Kelelahan Pengendara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 24 Mar 2026
  • comment 0 komentar

Ilustrasi kecelakaan lalu lintas saat arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG — Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Bekasi diwarnai sejumlah insiden kecelakaan lalu lintas.

Kepolisian mencatat total 14 kejadian terjadi selama periode mudik tahun ini.

Data tersebut disampaikan oleh jajaran Polres Metro Bekasi melalui Kasat Lantas, Sugihartono.

Dari total kejadian tersebut, terdapat korban jiwa dan puluhan korban luka dengan tingkat keparahan berbeda.

“Dari 14 kejadian, ada 2 orang meninggal dunia, 3 mengalami luka berat, dan 17 lainnya luka ringan,” ujar Sugihartono dalam keterangannya dikutip Selasa, (24/3/2026).

Polisi mengungkapkan, sebagian besar kecelakaan dipicu oleh faktor kelalaian pengendara atau human error.

Kondisi fisik yang menurun, terutama akibat kelelahan dan kurang istirahat, menjadi pemicu utama insiden di jalan selama arus mudik.

Pengendara yang memaksakan diri tetap berkendara dalam kondisi mengantuk dinilai sangat berisiko, terutama di jalur padat dengan durasi perjalanan panjang.

Pihak kepolisian mengingatkan para pemudik untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh sebelum dan selama perjalanan.

Jika mulai merasa lelah, pengendara diminta segera beristirahat di pos pelayanan atau rest area terdekat.

Selain itu, pengecekan kendaraan sebelum berangkat juga dinilai penting untuk meminimalisir potensi kecelakaan.

Disiplin dalam berlalu lintas, termasuk tidak membawa muatan berlebih, juga menjadi hal yang ditekankan.

“Kalau sudah lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan. Itu bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain,” tegasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim SAR gabungan bersama Basarnas, BPBD, Polairud, dan relawan menyisir aliran Sungai Citarum pada hari kedua pencarian seorang pelajar SMP yang dilaporkan tenggelam di Karawang.

    Pencarian Bocah SMP yang Tenggelam di Citarum Karawang Berlanjut, Tim SAR Gabungan Perluas Penyisiran hingga Rengasdengklok

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Harapan untuk menemukan seorang pelajar SMP yang dilaporkan tenggelam di Sungai Citarum masih terus diupayakan. Memasuki hari kedua pencarian pada Rabu (8/7/2026), tim SAR gabungan kembali diterjunkan untuk menyisir aliran sungai di wilayah Kabupaten Karawang. Operasi pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban diduga tenggelam, yakni di kawasan Kampung Wanasepi, Kelurahan Tunggakjati. Sejak […]

  • Misteri Sertifikat Tanah 11 Hektar di Bekasi: dari Darat Tiba-Tiba Pindah ke Perairan Paljaya

    Misteri Sertifikat Tanah 11 Hektar di Bekasi: dari Darat Tiba-Tiba Pindah ke Perairan Paljaya

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pagar laut di Bekasi masih menuai sorotan, dan sedikit demi sedikit fakta baru terkait masalah ini pun terkuak. Termasuk yang baru-baru ini terungkap, yakni mengenai pemindahan misterius sertifikat tanah ke area laut yang membuat heboh warga Kabupaten Bekasi. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan bahwa sertifikat […]

  • Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah semakin tegas dalam menangani pelanggaran lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menyebut reklamasi pagar laut seluas 2,5 hektare di perairan Pal Jaya, Kabupaten Bekasi, tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara perusahaan terkait dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Hanif, kesepakatan yang ada hanya mengatur akses masuk ke Tempat […]

  • Warga Jatiasih Temukan Senpi Rakitan Setelah Kejar-kejaran Motor, Ini Kronologinya!

    Warga Jatiasih Temukan Senpi Rakitan Setelah Kejar-kejaran Motor, Ini Kronologinya!

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga di Kampung Rawabogo, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, dilaporkan telah menemukan senjata api rakitan pada Minggu (19/1/2025) dini hari. Kronologi kejadian ini cukup menegangkan dan membuat geger warga setempat. Pada pukul 02.00 WIB, warga berinisial AI dan temannya, B, sedang berjalan di sekitar lokasi tersebut. Tiba-tiba, mereka menyaksikan peristiwa yang mengejutkan. […]

  • Pemkab Bekasi mengimbau pemudik Ramadhan 2026 untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti banjir dan longsor di jalur mudik.

    Mudik Lebaran 2026, BPBD Kab Bekasi Ingatkan Ancaman Banjir dan Longsor di Jalur Perjalanan

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran 2026 agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana di sejumlah jalur perjalanan. Imbauan waspada cuaca saat mudik lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi ini disampaikan agar para pemudik dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju […]

  • Air Mata Warga Tambun Salah Eksekusi: Rumah Digusur, Hak Milik Masih Berlaku!

    Air Mata Warga Tambun Salah Eksekusi: Rumah Digusur, Hak Milik Masih Berlaku!

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Suasana haru dan penuh emosi menyelimuti Cluster Setia Mekar Residence 2, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, ketika Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menemui warga yang menjadi korban penggusuran. Lima warga yang menjadi korban salah eksekusi ini mendapat perhatian khusus dari Nusron. Dalam pertemuan tersebut, ia menjanjikan […]

expand_less