Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Terungkap dalam Epstein Files, Asal-usul Kekayaan Jeffrey Epstein Kembali Disorot

Terungkap dalam Epstein Files, Asal-usul Kekayaan Jeffrey Epstein Kembali Disorot

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Rilis dokumen DOJ membuka kembali misteri sumber harta ratusan juta dolar milik Jeffrey Epstein.

Rilis dokumen DOJ membuka kembali misteri sumber harta ratusan juta dolar milik Jeffrey Epstein.

INFO CIKARANG — Pembukaan jutaan dokumen oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada awal 2026 kembali menyeret nama Jeffrey Epstein ke pusat perhatian dunia.

Selain memuat detail kejahatan seksual yang menjeratnya, arsip yang dikenal sebagai Epstein Files juga menyoroti satu pertanyaan lama seperti dari mana sebenarnya kekayaan Epstein berasal?

Berbagai catatan keuangan, dokumen perbankan, dan berkas pengadilan memperlihatkan aliran dana bernilai fantastis yang mengalir ke rekening Epstein selama puluhan tahun.

Saat meninggal dunia pada 2019, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai USD 560–580 juta, termasuk properti mewah dan pulau pribadi di Karibia.

Berikut penelusuran daftar sumber utama kekayaan Jeffrey Epstein, dirangkum dari laporan Forbes, dokumen pengadilan, serta hasil investigasi media internasional.

1. Kedekatan Finansial dengan Les Wexner

Awal lonjakan kekayaan Epstein kerap dikaitkan dengan hubungannya bersama Les Wexner, pendiri L Brands (Victoria’s Secret dan Bath & Body Works).

Sejak akhir 1980-an, Epstein dipercaya mengelola keuangan pribadi Wexner.

Dalam periode tersebut, ia disebut menerima kompensasi dan transfer aset bernilai ratusan juta dolar, termasuk kepemilikan rumah mewah di Manhattan.

Relasi ini membuka akses Epstein ke lingkaran elite finansial global.

2. Pembayaran Tidak Lazim dari Leon Black

Setelah tak lagi bekerja dengan Wexner, Epstein menjalin kerja sama dengan Leon Black, pendiri Apollo Global Management.

Melalui perusahaan konsultan pribadinya, Epstein menerima pembayaran sekitar USD 158–170 juta sejak 2012.

Nilai honor tersebut kemudian menjadi sorotan karena dinilai tidak sebanding dengan praktik umum jasa konsultasi keuangan.

3. Penasihat Eksklusif Kalangan Super Kaya

Epstein memposisikan diri sebagai konsultan terbatas bagi individu dengan kekayaan minimal USD 1 miliar.

Sejumlah laporan menyebut kliennya berasal dari kalangan pewaris konglomerasi farmasi, manajer hedge fund, dan miliarder global.

Dari skema fee dan pengelolaan aset, Epstein mengumpulkan pemasukan besar selama hampir dua dekade.

4. Optimalisasi Pajak di Kepulauan Virgin AS

Salah satu langkah strategis Epstein adalah memindahkan aktivitas bisnisnya ke Kepulauan Virgin Amerika Serikat.

Dengan memanfaatkan insentif ekonomi lokal, perusahaannya memperoleh potongan pajak hingga 90 persen.

Dalam rentang 1999–2018, beban pajaknya disebut hanya sekitar 4 persen, menghasilkan penghematan ratusan juta dolar AS.

5. Ribuan Transaksi Bernilai Miliaran Dolar

Epstein Files mencatat lebih dari 4.700 transaksi keuangan lintas bank dengan total nilai mencapai USD 1,9 miliar.

Ia diketahui lama menjadi nasabah utama JPMorgan Chase sebelum berpindah ke Deutsche Bank.

Kedua institusi tersebut kemudian menyelesaikan gugatan hukum bernilai ratusan juta dolar terkait hubungan bisnis mereka dengan Epstein.

6. Properti Mewah dan Pulau Pribadi

Jejak kekayaan Epstein juga tampak dari aset fisik yang dimilikinya, antara lain:

Rumah mewah di Manhattan

Properti di Palm Beach dan New Mexico

Apartemen di Paris

Dua pulau pribadi di Karibia: Little St. James dan Great St. James

Nilai total aset properti ini mencapai puluhan juta dolar, belum termasuk jet pribadi dan fasilitas pendukung lainnya.

7. Estate dan Pengembalian Pajak Pasca Kematian

Meski Epstein telah meninggal, arsip menunjukkan aliran dana dari estate miliknya masih berlangsung.

Tercatat adanya pengembalian pajak lebih dari USD 100 juta dari otoritas pajak AS (IRS), yang kemudian digunakan untuk kompensasi korban, penyelesaian gugatan hukum, dan kesepakatan dengan pemerintah Kepulauan Virgin AS.

Kendati demikian, Epstein Files belum sepenuhnya membuka daftar klien maupun keseluruhan sumber dana Epstein.

Sejumlah transaksi dan relasi finansial masih tertutup atau menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marak Uang Palsu, Pemilik Warung dan Pedagang Kecil Jadi Korban

    Marak Uang Palsu, Pemilik Warung dan Pedagang Kecil Jadi Korban

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Nasib apes dialami beberapa pedagang kecil di Karawang, Jawa Barat. Seorang pedagang cilok dan pemilik warung kelontong menjadi korban penipuan dengan uang palsu. Seorang bapak tua yang berjualan cilok harus menerima kenyataan pahit setelah seorang pembeli membayarnya dengan uang palsu pecahan Rp100 ribu. Padahal, keuntungan yang didapatnya pun tidak seberapa. Kejadian […]

  • Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bullying Brutal di SMK Cikarang Barat

    Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Bullying Brutal di SMK Cikarang Barat

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pelajar berusia 16 tahun dengan inisial AAI di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengalami kejadian mengenaskan usai menjadi sasaran kekerasan oleh sekelompok kakak kelasnya. Insiden tersebut menyebabkan rahang korban patah hingga harus menjalani operasi medis. Peristiwa ini ramai diperbincangkan setelah rekaman video perundungan tersebar luas di media sosial. Dalam […]

  • Kabupaten Bekasi Butuh Sawah, Bukan Tambahan Beton: Pesan Dedi Mulyadi ke Ade Kunang

    Kabupaten Bekasi Butuh Sawah, Bukan Tambahan Beton: Pesan Dedi Mulyadi ke Ade Kunang

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sawah-sawah di Kabupaten Bekasi menghadapi ancaman serius akibat pembangunan yang semakin masif. Menanggapi hal ini, calon Bupati Bekasi terpilih, Ade Kunang Kuswara, bersama wakilnya, mengadakan pertemuan dengan calon Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas langkah-langkah pelestarian sawah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan. Ade […]

  • Seorang anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan.

    Seorang Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Segera Ditahan Terkait Kasus Pengeroyokan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Seorang anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY terancam segera ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan. Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para tersangka. Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, mengatakan bahwa NY bersama dua tersangka lainnya masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Hingga kini, […]

  • Banjir rob kembali melanda pesisir Muara Gembong.

    Pesisir Pantai Muara Gembong Dilanda Banjir Rob, Tambak Ikan dan Permukiman Terancam Terendam

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Wilayah pesisir pantai di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, kembali dilanda banjir rob sejak Sabtu, 3 Januari 2026. Fenomena pasang air laut tersebut mengancam keberlangsungan tambak ikan milik warga serta permukiman yang berada di kawasan pesisir. Sejumlah pemilik tambak mengaku mulai khawatir dengan kondisi air laut yang terus naik. Jika rob semakin […]

  • Alat berat dikerahkan di TPA Burangkeng Bekasi untuk mengatasi peningkatan volume sampah setelah Lebaran 2026.

    Sampah Usai Lebaran Membludak, Beban TPA Burangkeng Kian Berat dan Rawan

    • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Usai perayaan Idulfitri 2026, persoalan klasik kembali muncul di Kabupaten Bekasi. Volume sampah melonjak tajam dan membebani TPA Burangkeng yang kini kondisinya semakin memprihatinkan. Lonjakan ini bukan sekadar angka, tapi juga menambah tekanan pada kapasitas TPA yang disebut-sebut sudah mendekati batas maksimal. Seorang pengepul sampah, Nandar Abdul Manaf atau yang akrab disapa […]

expand_less