Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Enam Kali Ganti Bupati, Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat Tetap Jadi Langganan Banjir

Enam Kali Ganti Bupati, Jalan Imam Bonjol Cikarang Barat Tetap Jadi Langganan Banjir

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sen, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar
Jalan Imam Bonjol tetap tergenang meski lebih dari satu dekade berlalu.

Jalan Imam Bonjol tetap tergenang meski lebih dari satu dekade berlalu.

INFO CIKARANG — Sudah lebih dari satu dekade berlalu, namun persoalan banjir di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, tak kunjung menemukan ujung.

Sejak 2014 hingga penghujung 2025, jalan utama yang menjadi salah satu akses vital di wilayah tersebut masih rutin terendam air setiap kali hujan turun.

Kondisi ini kembali menuai keluhan dari warga dan pengguna jalan.

Saat hujan deras mengguyur, air kerap menggenangi badan jalan hingga setinggi betis, menyebabkan kemacetan panjang dan membuat banyak pengendara sepeda motor mogok di tengah jalan.

“Kalau hujan agak lama, pasti banjir. Motor banyak yang mati, macetnya bisa panjang,” ujar salah satu pengguna jalan yang kerap melintasi kawasan tersebut.

Ironisnya, persoalan ini bukan hal baru. Jalan Imam Bonjol telah menjadi langganan banjir lintas rezim kepemimpinan di Kabupaten Bekasi.

Tercatat, sudah enam kali pergantian bupati, namun persoalan klasik ini tetap bertahan tanpa solusi permanen.

Mulai dari era Bupati Neneng Hasanah Yasin, dilanjutkan almarhum Eka Supriatmaja, kemudian Dani Ramdan, H. Marzuki, Ade Kuswara, hingga kini di bawah kepemimpinan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, genangan air di Jalan Imam Bonjol masih menjadi pemandangan rutin setiap musim hujan.

Padahal, Jalan Imam Bonjol bukan sekadar jalan lingkungan. Ruas ini merupakan bagian dari jalur strategis Pantura Jawa Barat, dengan aktivitas lalu lintas tinggi yang menopang pergerakan warga, distribusi barang, hingga akses kawasan industri.

Warga menilai, persoalan banjir di ruas tersebut seharusnya sudah bisa ditangani jika ada keseriusan dan perencanaan matang, terutama terkait sistem drainase dan pengelolaan aliran air di sekitar jalan.

“Ganti pimpinan boleh, tapi masalah jangan diwarisin terus,” keluh warga lainnya.

Hingga kini, belum terlihat langkah konkret yang benar-benar menyentuh akar persoalan.

Penanganan yang dilakukan selama ini dinilai sebatas tambal sulam dan belum menyasar penyebab utama genangan, seperti buruknya drainase, sedimentasi, atau perubahan tata guna lahan di sekitar jalan.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah infrastruktur dasar.

Jalan yang seharusnya menjadi urat nadi mobilitas justru berubah menjadi titik rawan setiap kali hujan datang.

Jika dibiarkan terus berlarut, banjir di Jalan Imam Bonjol bukan hanya soal ketidaknyamanan, tetapi juga ancaman keselamatan pengguna jalan dan cermin dari persoalan tata kelola infrastruktur yang tak kunjung beres.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dianggap Semrawut, Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi akan Dibersihkan Total

    Dianggap Semrawut, Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi akan Dibersihkan Total

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemkot Bekasi akhirnya mengambil langkah tegas terkait menjamurnya bangunan liar di sepanjang sisi Kalimalang, khususnya di area sekitar Kampus Unisma, Bekasi Timur. Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, menegaskan bahwa proses penertiban tinggal menunggu pelaksanaan karena seluruh data telah dikumpulkan dan koordinasi dengan instansi terkait pun telah rampung. “Semua sudah dibahas bersama Forkopimda […]

  • Job Fair Bekasi Ricuh, Jadi Bukti Pengangguran Struktural Bukan Isapan Jempol

    Job Fair Bekasi Ricuh, Jadi Bukti Pengangguran Struktural Bukan Isapan Jempol

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Job fair yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi pada Selasa, 27 Mei 2025, diwarnai kericuhan akibat membludaknya pencari kerja. Lebih dari 25.000 pelamar memadati lokasi, padahal jumlah lowongan yang ditawarkan hanya sekitar 2.000 posisi. Kondisi ini disorot tajam oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, yang menilai insiden tersebut mencerminkan betapa mendesaknya […]

  • PHK Massal di Yamaha dan Sanken Cikarang, Bagaimana Nasib THR Karyawan?

    PHK Massal di Yamaha dan Sanken Cikarang, Bagaimana Nasib THR Karyawan?

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pabrik besar di Cikarang, PT Yamaha Musical Product Asia dan PT Sanken Indonesia, dipastikan akan menutup operasinya secara permanen, yang berdampak pada ratusan pekerja. Namun, bagaimana dengan hak Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2025 bagi mereka? Menurut Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Fuad Hasan, para pekerja tetap […]

  • Said Iqbal menyoroti ketimpangan UMP Jakarta yang dinilai kalah dari upah buruh Karawang.

    UMP DKI Jakarta Disoal Said Iqbal, Pramono Anung Langsung Buka Suara

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polemik Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta kembali mencuat setelah Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal menyebut upah buruh di ibu kota kalah dibandingkan upah pekerja pabrik di Karawang, Jawa Barat. Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Pramono menegaskan bahwa besaran UMP DKI Jakarta masih […]

  • Buruh bersiap menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, 15 Januari 2026.

    Buruh Siap Demo Lagi 15 Januari, Tak Hanya Tuntut Perihal Upah Minimum

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Para buruh bakal kembali turun ke jalan pada 15 Januari 2026, dengan lokasi aksi di depan Gedung DPR RI. Demo kali ini masih terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di beberapa wilayah Jawa Barat. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai […]

  • Satreskrim Polres Metro Bekasi menangkap perempuan berinisial Y (39) yang diduga terlibat kasus penipuan dan penggelapan setelah sempat buron dari proses hukum.

    Buron Kasus Penipuan Ditangkap di Tambun Selatan, Satreskrim Polres Metro Bekasi Pastikan Proses Hukum Profesional

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi berhasil menangkap seorang perempuan berinisial Y (39) yang sebelumnya sempat menjadi buronan dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Tersangka diamankan oleh Unit Harta dan Benda (Harda) Satreskrim Polres Metro Bekasi pada Rabu malam, 4 Maret 2026, di wilayah Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Penangkapan ini […]

expand_less