Kabupaten Bekasi Berangkatkan 3.346 Jemaah Haji 2026, Jadi Terbanyak Kedua di Jawa Barat
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Calon jemaah haji Kabupaten Bekasi mengikuti manasik haji sebagai persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci tahun 2026.
INFO CIKARANG — Kabupaten Bekasi kembali mencatat angka signifikan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Sebanyak 3.346 jemaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci, menjadikan daerah ini sebagai penyumbang jemaah haji terbanyak kedua di Jawa Barat.
Pelepasan jemaah haji ini diawali dengan kegiatan bimbingan manasik yang digelar di kawasan Cikarang Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, yang menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi para calon jemaah.
Menurutnya, manasik haji bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bekal utama dalam memahami tata cara ibadah, mulai dari rukun hingga kesiapan fisik dan mental selama berada di Tanah Suci.
“Manasik ini penting agar jemaah memiliki pemahaman yang utuh, baik secara teknis ibadah maupun kesiapan mental dan spiritual,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menunaikan ibadah haji.
Bahkan, sebagian besar jemaah yang berangkat tahun ini telah menunggu lebih dari satu dekade sejak mendaftar.
Selain itu, Asep mengingatkan pentingnya menjaga kondisi kesehatan.
Ia mengimbau jemaah yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, kolesterol, atau asam urat agar rutin melakukan pemeriksaan sebelum keberangkatan.
“Kesehatan adalah kunci utama. Jemaah harus benar-benar siap secara fisik karena ibadah haji membutuhkan stamina yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Mulyono Hilman Hakim, menjelaskan bahwa pelaksanaan manasik haji dilakukan secara terstruktur dan mengacu pada regulasi yang berlaku.
Ia menyebutkan, total jemaah haji Kabupaten Bekasi tahun ini mencapai sekitar 3.355 orang, dengan daftar tunggu yang masih cukup panjang, yakni lebih dari 65 ribu orang. Rata-rata waktu tunggu saat ini berkisar antara 26 hingga 30 tahun.
“Manasik haji bertujuan meningkatkan kualitas jemaah, agar mampu menjalankan ibadah sesuai tuntunan dan meraih haji yang mabrur,” jelasnya.
Adapun jadwal keberangkatan jemaah haji Kabupaten Bekasi direncanakan mulai 23 April 2026 dan berlangsung secara bertahap hingga pertengahan Mei 2026, mengikuti pembagian kelompok terbang (kloter).
Pemerintah Kabupaten Bekasi pun memastikan akan terus mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, baik dari sisi pelayanan, koordinasi, maupun fasilitas pendukung lainnya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar