Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Terkuak! Rincian Aliran Suap Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara, Proyek Rp107 Miliar Jadi Imbalan

Terkuak! Rincian Aliran Suap Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara, Proyek Rp107 Miliar Jadi Imbalan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang saat konferensi pers penahanan oleh KPK terkait kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi.

Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang saat konferensi pers penahanan oleh KPK terkait kasus dugaan suap proyek di Bekasi.

INFO CIKARANG — Fakta baru terungkap dalam sidang kasus korupsi yang menjerat mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Jaksa mengungkap secara rinci aliran dana suap miliaran rupiah yang diduga terkait pengaturan proyek di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, disebutkan bahwa Ade Kuswara menerima uang dari seorang pengusaha, Sarjan, dengan total mencapai lebih dari Rp11 miliar.

Uang tersebut diduga menjadi “pelicin” agar sejumlah proyek pemerintah Kabupaten Bekasi dapat dimenangkan oleh perusahaan milik Sarjan.

Kasus ini bermula pada Desember 2024, tak lama setelah hasil quick count Pilkada menunjukkan kemenangan Ade Kuswara.

Sarjan disebut langsung bergerak mencari akses untuk mendapatkan proyek.

Ia kemudian dipertemukan dengan Ade melalui perantara, dalam sebuah pertemuan di restoran kawasan Bekasi.

“Tujuannya jelas, untuk mendapatkan paket pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi,” demikian isi dakwaan jaksa dikutip Selasa, (5/5/2026).

Tak lama setelah pertemuan tersebut, aliran dana mulai berjalan.

Jaksa membeberkan, uang suap disalurkan melalui sejumlah orang kepercayaan dengan nominal yang tidak sedikit, antara lain:

Melalui Sugiarto: Rp3,3 miliar

Melalui Ricky Yuda Bahtiar alias Nyai: Rp5,1 miliar

Melalui Rahmat alias Acep: Rp2 miliar

Melalui HM Kunang: Rp1 miliar

Nama HM Kunang disebut memiliki peran penting sebagai perantara sekaligus pihak yang ikut mengatur distribusi proyek.

Sebagai imbal balik, Sarjan diduga mendapatkan berbagai proyek pemerintah dengan nilai fantastis, mencapai lebih dari Rp107 miliar.

Proyek tersebut tersebar di sejumlah dinas strategis, antara lain:

Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang

Dinas Perumahan Rakyat dan Pertanahan

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga

Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga

Dinas Pendidikan

Perusahaan-perusahaan yang digunakan untuk menggarap proyek itu juga beragam, mulai dari PT hingga CV yang terafiliasi dengan Sarjan.

Jaksa menilai praktik ini sebagai bentuk “ijon proyek”, di mana komitmen pemberian proyek sudah dilakukan bahkan sebelum proses pengadaan resmi berjalan.

Jika terbukti bersalah, Ade Kuswara dan pihak terkait terancam hukuman berat sesuai undang-undang tindak pidana korupsi.

Kasus ini pun menjadi sorotan karena menggambarkan bagaimana praktik korupsi bisa terjadi secara sistematis, melibatkan jaringan perantara hingga pengaturan proyek di tingkat daerah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi pengeroyokan. Seorang pria dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh rombongan konvoi motor di kawasan Jababeka, Cikarang.

    Konvoi Motor Berujung Pengeroyokan di Jababeka, Seorang Pria Dipukul Pakai Bambu Bendera

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Insiden pengeroyokan terjadi di kawasan Jababeka tepatnya di dekat Hollywood Junction, pada Sabtu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 18.28 WIB. Peristiwa tersebut diduga bermula dari rombongan anak muda yang melakukan konvoi sepeda motor dengan cara ugal-ugalan di jalan. Salah seorang korban menceritakan kronologi kejadian tersebut melalui unggahan di media sosial. “Malam min, […]

  • Aksi Berbahaya di Pantura Kedungwaringin: Remaja Bawa Sajam Berkendara Ugal-ugalan di Jalan Raya

    Aksi Berbahaya di Pantura Kedungwaringin: Remaja Bawa Sajam Berkendara Ugal-ugalan di Jalan Raya

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Bekasi dibuat resah oleh aksi nekat sekumpulan remaja yang membawa senjata tajam (sajam) saat berkendara di Jalan Pantura, Kedungwaringin. Peristiwa ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial pada Kamis sore, 9 Januari 2025. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat tiga remaja berboncengan di atas satu sepeda motor […]

  • Terlihat Banyak Tumpukan Sampah Di Sepanjang Bantaran Kali CBL, Ini Tanggapan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi

    Terlihat Banyak Tumpukan Sampah Di Sepanjang Bantaran Kali CBL, Ini Tanggapan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Bekasi – Sampah menumpuk di Jalan Raya Kali CBL (Cikarang-Bekasi-Laut), Kabupaten Bekasi, Selasa (27/8/2024). Berdasarkan pantauan wartawan, tumpukan sampah yang didominasi plastik dan sampah rumah tangga itu berada di bagian tepi kedua sisi jalan. Selain di tepi jalan, sampah juga terlihat menumpuk di Kali CBL. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Syaffri Donny Sirait mengatakan, […]

  • PA Cikarang catat peningkatan permohonan dispensasi kawin anak di bawah umur.

    Puluhan Anak di Bawah Umur di Bekasi Ajukan Dispensasi Kawin, Terpaksa Nikah Akibat Hamil di Luar Nikah

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Cikarang mencatat peningkatan permohonan dispensasi kawin bagi anak di bawah umur. Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), tercatat sebanyak 39 permohonan diajukan oleh pasangan berusia di bawah 19 tahun. Jumlah ini naik dibandingkan 2024 yang hanya mencapai 31 permohonan. Humas PA Cikarang, Tirmizi, menjelaskan bahwa […]

  • Ledakan di SPBE Cimuning menyebabkan kerusakan rumah warga di sekitar lokasi akibat jarak fasilitas yang sangat dekat dengan permukiman.

    Ledakan SPBE Cimuning Bekasi Rusak Belasan Rumah, Jarak ke Permukiman Hanya Belasan Kilometer

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ledakan yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam, menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di sekitar lokasi. Dampak ledakan SPBE Cimuning Bekasi terhadap rumah warga cukup signifikan karena jarak fasilitas tersebut dengan permukiman hanya sekitar 15 meter. Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa rumah […]

  • Sekolah Rakyat Perdana Hadir di Bekasi, Pendidikan Gratis untuk Anak Miskin

    Sekolah Rakyat Perdana Hadir di Bekasi, Pendidikan Gratis untuk Anak Miskin

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memulai program Sekolah Rakyat perdana di Bekasi, Jawa Barat, sebagai langkah awal sebelum diperluas ke daerah lain. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengonfirmasi bahwa program ini akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026, sekitar bulan Juni atau Juli. […]

expand_less