Konvoi Motor Berujung Pengeroyokan di Jababeka, Seorang Pria Dipukul Pakai Bambu Bendera
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month 20 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi pengeroyokan. Seorang pria dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh rombongan konvoi motor di kawasan Jababeka, Cikarang.
INFO CIKARANG — Insiden pengeroyokan terjadi di kawasan Jababeka tepatnya di dekat Hollywood Junction, pada Sabtu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 18.28 WIB.
Peristiwa tersebut diduga bermula dari rombongan anak muda yang melakukan konvoi sepeda motor dengan cara ugal-ugalan di jalan.
Salah seorang korban menceritakan kronologi kejadian tersebut melalui unggahan di media sosial.
“Malam min, bantu up kejadian tgl 8 maret pukul 18.28, terjadi pengeroyokan anak muda yang konvoi,” ucap pengirim video.
Ia menjelaskan bahwa sejak dari kejauhan rombongan motor tersebut sudah terlihat berkendara secara tidak tertib. Saat itu dirinya dan suami tengah berkendara dengan santai karena sedang membawa bayi.
“Awal mula dari kejauhan mereka sdh ugal-ugalan, dan kita bawa motor juga santai krn bawa bayi,” sambungnya.
Namun situasi berubah ketika salah satu anggota rombongan diduga menyenggol bagian belakang motor korban hingga terjatuh.
“Sampe salah satu kawannya jatuh krn nyenggol body belakang motor saya,” jelasnya.
Melihat kejadian tersebut, suami korban turun dari motor dan menegur rombongan konvoi karena kondisi mereka yang sedang membawa anak kecil.
“Spontan suami saya turun dan marah krn posisi kita bawa anak,” tandasnya.
Tak lama setelah itu, keributan pun terjadi dan suami korban diduga dikeroyok oleh sejumlah orang dari rombongan tersebut.
dan terjadilah pengeroyokan mereka memukul dan menghajar suami saya dengan bambu bendera mereka sampai helm suami saya pecah kacanya, dan luka bagian punggungnya”
Selain itu, korban perempuan juga mengalami luka akibat motor yang terjatuh saat kejadian berlangsung.
“Sedangkan kaki kiri saya bagian tulang kering bengkak krn kena motor yang jatuh akibat pengeroyokan tsb.”
Hingga kini belum diketahui apakah peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Warga berharap aparat dapat menindak rombongan konvoi yang berkendara secara ugal-ugalan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di jalan raya.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar